Sungai Penuh – Isu dugaan penganiayaan yang menyeret salah satu Kepala Bidang (Kabid) di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh akhirnya mendapat klarifikasi langsung dari pihak yang bersangkutan. Pejabat berinisial DTH menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial tersebut tidak benar.
DTH menyampaikan bahwa kabar yang menyudutkan dirinya muncul tanpa dasar yang jelas dan berpotensi merusak reputasi serta kepercayaan publik terhadap dirinya sebagai aparatur pemerintah.
“Apa yang beredar tentang saya di media sosial tidak benar,” tegas DTH saat dikonfirmasi Via Whatsapp, Minggu (29/03/2026).
Ia menduga adanya pihak-pihak tertentu yang sengaja menyebarkan isu tersebut untuk menjatuhkan nama baiknya. Menyikapi hal itu, DTH menyatakan siap mengambil langkah hukum sebagai bentuk perlindungan terhadap kehormatan dan integritasnya.
“Saya siap menempuh jalur hukum untuk meluruskan persoalan ini dan menjaga nama baik saya,” tambahnya.
Sebelumnya, isu dugaan penganiayaan ini sempat menjadi perhatian publik dan memicu beragam tanggapan di masyarakat. Hal ini tidak terlepas dari posisi DTH sebagai pejabat publik yang diharapkan menjadi teladan.
Sejumlah pihak juga sempat mendorong agar aparat penegak hukum menindaklanjuti informasi yang beredar secara serius dan transparan. Namun, dengan adanya klarifikasi ini, DTH berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.
Meski demikian, masyarakat diimbau untuk tetap bijak dalam menyikapi informasi di media sosial serta mengedepankan asas praduga tak bersalah.
Klarifikasi ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih berimbang sekaligus meredam spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat.