Beri Nama Nona Seroja, Irjen Herry : Kelahiran Ini Peristiwa Berharga Bagi Riau dan Konservasi

Kamis, 11 Juni 2026 | 11:54:55 WIB
Beri Nama Nona Seroja, Irjen Herry : Kelahiran Ini Peristiwa Berharga Bagi Riau dan Konservasi

Pelalawan (Sekatanews.com) - Kelahiran gajah betina yang sempat tak terdeteksi sebelumnya membuktikan Tesso Nilo masih menyimpan keajaiban. Momen ini makin mempererat sinergi Polri, TNI, Balai TNTN, Pemda, dan masyarakat untuk satu tujuan, melestarikan Gajah Sumatera, di Flying Squad Balai Taman Nasional Tesso Nilo, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.

Melihat kejadian langkah, itu Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, didampingi PJU Polda, Wakil Bupati Pelalawan Husni Tamrin, Kapolres AKBP John Louis Letedera, Kajari Eka Nugraha, Pabung Kodim 0313/KPR Mayor Inf Lilik Haryono, Balai TNTN dan Forkompinda lainnya hadir lamgsung meninjau anak Gajah Sumatera betina diberi nama "Nona Seroja" yang lahir secara misterius dari induk bernama Ria, tersebut.

"Kelahiran ini peristiwa berharga bagi Riau dan konservasi. Ini pertanda baik di tengah tantangan penyempitan habitat dan perburuan. Saya terhormat memberi nama Nona Seroja dengan restu Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, mengatakan simbol harapan dan keindahan. Polda Riau berkomitmen dukung perlindungan lingkungan dan satwa liar. Kami perkuat penegakan hukum terhadap kejahatan lingkungan. Mari jaga habitatnya, lindungi keberadaannya untuk anak cucu," kata Irjen Herry, berharap dalam arahannya.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB pagi, itu Kapolda Irjen Herry, bersama rombngan berinteraksi langsung dengan gajah konservasi binaan di Flying Squad, Balai Taman Nasional Tesso Nilo, Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan. Kawasan ini adalah salah satu benteng terakhir habitat Gajah Sumatera di Riau.

Hal sedana juga disampaikan Wakil Bupati Pelalawan Husni Tamrin, bahwa kelahiran "Nona Seroja" menjadi harapan baru bagi keberlangsungan populasi Gajah Sumatera di Riau, sekaligus memperkuat peran Taman Nasional Tesso Nilo sebagai salah satu kawasan konservasi penting bagi satwa endemik Indonesia.

"Ini berkah kita bersama. Tentunga kami berharap "Nona Seroja" dapat tumbuh sehat dan menjadi simbol keberhasilan pelestarian satwa liar di Kabupaten Pelalawan serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan habitat Gajah Sumatera," harap Bung HT, sapaan akrab Wabup Pelalawan.

Sementara itu, Kepala Balai TNTN Heru Submantoro, menyampaikan bahwa nama "Nona Seroja" kini menjadi pengingat bahwa harapan bagi Gajah Sumatera masih ada, selama hutan Tesso Nilo terus kita jaga bersama.

“Kelahiran anak gajah dari induk Ria jadi kejutan membahagiakan bagi petugas dan mahout. Ini harapan baru konservasi Gajah Sumatera. Tesso Nilo masih mampu mendukung satwa ikonik ini. Menjaga kawasan ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab bersama. Semoga Nona Seroja jadi simbol kesadaran merawat alam dan satwa dilindungi," pungkasnya.***

Terkini