<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://sekatanews.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://sekatanews.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>Inovasi Limbah Biji Durian Antar Putra Desa Sanglar Raih Dua Medali Nasional</title><link>https://sekatanews.com/detail/2347/inovasi-limbah-biji-durian-antar-putra-desa-sanglar-raih-dua-medali-nasional</link><description>&lt;p&gt;YOGYAKARTA (Sekatanews) — Nama Kabupaten Indragiri Hilir kembali hadir dalam deretan prestasi mahasiswa di tingkat nasional. Kali ini, kabar membanggakan datang dari M. Ridwan, putra asli Desa Sanglar, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, yang berhasil meraih Silver Medal dan Bronze Medal pada ajang NEIRA 3 (National Empowerment, Innovation, Research and Art 3) di Yogyakarta.&lt;br&gt;Kompetisi yang berlangsung pada 29–30 Agustus 2026 tersebut mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Suntoso Foundation bersama Himpunan Mahasiswa Budaya Hutan dan Universitas Gadjah Mada itu diikuti sekitar 30 perguruan tinggi dengan lebih dari 600 peserta.&lt;br&gt;&quot;Alhamdulillah, dari 600 perserta, saya bisa meraih medali perunggu dan perak,&quot;kata M Ridwan kepada wartawan, Selasa (1/9/2026).&lt;br&gt;Mahasiswa Pascasarjana UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Jurusan Pendidikan Bahasa Arab ini berkompetisi pada kategori Essay Presentation. Ia mengangkat sebuah gagasan yang berangkat dari potensi lokal melalui karya berjudul DuriKooki: Sinergi Ekonomi Sirkular Berbasis Limbah Biji Durian untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan dan Wirausaha Hijau yang Berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui karya tersebut, Ridwan mengembangkan gagasan untuk mengolah biji durian yang selama ini lebih banyak berakhir sebagai limbah menjadi produk cookies. Inovasi itu menggabungkan aspek pemanfaatan limbah, ketahanan pangan, sekaligus peluang ekonomi masyarakat.&lt;br&gt;&quot;Selama ini biji durian cuma dinilai sebagai bakal bibit saja, kebanyakan berakhir di tong sampah, padahal bisa diolah jadi lebih bermanfaat, menjadi sumber ekonomi masyarakat juga,&quot; bebernya&lt;br&gt;Bagi Ridwan, potensi yang ada di sekitar masyarakat sebenarnya dapat menjadi sumber lahirnya berbagai inovasi apabila dikelola dengan kreativitas dan pengetahuan.&lt;br&gt;&quot;Banyak peluang inovasi dan kreativitas di sekitar kita,&quot;katanya&lt;br&gt;Prestasi yang diraih Ridwan memiliki makna tersendiri karena ia tumbuh sebagai anak desa dari keluarga sederhana. Sebagai anak seorang petani, ia terbiasa melihat secara langsung bagaimana kerja keras dan ketekunan menjadi bagian dari kehidupan sehari&#45;hari.&lt;br&gt;Latar belakang tersebut justru menjadi motivasi baginya untuk terus menempuh pendidikan dan mencari kesempatan untuk berkembang.&lt;br&gt;“Saya bangga menjadi putra asli Desa Sanglar dan anak seorang petani. Dari keluarga dan lingkungan desa, saya banyak belajar tentang kerja keras, kesabaran, dan perjuangan. Semua itu menjadi bekal bagi saya untuk terus berusaha dan tidak takut bermimpi,” kata Ridwan.&lt;br&gt;Keberhasilan mengikuti kompetisi nasional, bagi Ridwan bukan hanya persoalan memperoleh penghargaan. Ada pesan yang ingin ia sampaikan kepada anak&#45;anak muda di daerah, terutama mereka yang berasal dari desa.&lt;br&gt;“Saya ingin menunjukkan bahwa asal kita dari desa bukan berarti kesempatan kita lebih kecil. Anak petani pun bisa berprestasi dan bersaing dengan siapa saja. Yang terpenting adalah kemauan untuk belajar, berani mencoba, terus berproses, serta tidak mudah menyerah,” ujarnya.&lt;br&gt;Keberhasilan Ridwan menjadi kebanggaan tersendiri bagi Desa Sanglar dan Kabupaten Indragiri Hilir. Ia berhasil membawa identitas daerah asalnya dalam sebuah kompetisi yang mempertemukan peserta dari berbagai wilayah Indonesia.&lt;br&gt;Perjalanan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa karya dan gagasan berkualitas dapat tumbuh dari mana saja. Desa tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga dapat menjadi sumber inspirasi untuk melahirkan ide&#45;ide yang mampu dibawa ke tingkat nasional.&lt;br&gt;Ridwan berharap pencapaiannya dapat menjadi pemantik semangat bagi generasi muda Indragiri Hilir agar lebih berani mengambil peluang di bidang pendidikan, penelitian, inovasi, maupun berbagai kompetisi lainnya.&lt;br&gt;&quot;Saya ingin agar anak&#45;anak muda di desa tidak merasa rendah diri karena kondisi ekonomi ataupun latar belakang keluarga,&quot;harapnya&lt;br&gt;&quot;Jangan malu menjadi anak desa dan jangan minder karena berasal dari keluarga petani. Kita harus bangga dengan tempat kita berasal. Jadikan kesederhanaan sebagai kekuatan untuk terus bergerak maju. Karena mimpi yang besar bisa tumbuh dari rumah yang sederhana,” imbuhnya.&lt;br&gt;Prestasi M. Ridwan di Yogyakarta akhirnya menjadi lebih dari sekadar pencapaian pribadi. Silver Medal dan Bronze Medal tersebut menjadi bagian dari perjalanan seorang putra asli Desa Sanglar dalam membawa nama Kabupaten Indragiri Hilir ke panggung nasional.&lt;br&gt;Dari lingkungan desa dan keluarga petani, Ridwan belajar tentang perjuangan. Dari pendidikan, ia menemukan jalan untuk berkembang. Dan melalui sebuah karya tentang pemanfaatan limbah biji durian, ia berhasil menunjukkan bahwa anak desa juga mampu berkarya dan bersaing di tingkat nasional.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/92752449948-screenshot_2026-09-01-11-43-15-88_6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7.jpg"/><pubDate>Tue, 01 Sep 2026 11:53:27 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2347/inovasi-limbah-biji-durian-antar-putra-desa-sanglar-raih-dua-medali-nasional</guid></item><item><title>Tingkatkan Pelayanan Masyarakat, Harmendizal : 2 Rumah Sakit Dan 21 Puskesmas Kerinci Sudah Bersatatus BLUD</title><link>https://sekatanews.com/detail/2346/tingkatkan-pelayanan-masyarakat-harmendizal--2-rumah-sakit-dan-21-puskesmas-kerinci-sudah-bersatatus-blud</link><description>&lt;p&gt;Sekatanews.com.KERINCI – Pemerintah Kabupaten Kerinci terus mendorong optimalisasi penerapan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) pada rumah sakit dan Puskesmas guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kebijakan BLUD dinilai menjadi langkah strategis dalam mempercepat pelayanan, terutama dalam hal pengelolaan keuangan yang lebih fleksibel. Dengan sistem ini, fasilitas kesehatan dapat langsung menggunakan pendapatan yang diperoleh untuk memenuhi kebutuhan operasional seperti pengadaan obat, alat kesehatan, serta peningkatan sarana dan prasarana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rumah Sakit dan Sejumlah Puskesmas di Kabupaten Kerinci kini telah berstatus BLUD dan mulai menunjukkan peningkatan kinerja pelayanan. Waktu tunggu pasien berangsur menurun, pelayanan menjadi lebih responsif, serta ketersediaan obat&#45;obatan semakin terjamin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di sisi lain, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kerinci yang mulai beroperasi sejak November 2025 masih mempertahankan kebijakan pengobatan dasar gratis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kabar Gembira RS dan Puskesmas yang ada di Kabupaten Kerinci telah &amp;nbsp;berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sejak Agustus 2026 ini artinya Pelayanan kesehatan kepada masyarakat juga lebih meningkat.&lt;br&gt;Hal tersebut dibenarkan oleh Kadis Kesehatan Kabupaten Kerinci, H hermendizal, SE., SKM., MM, ia menyebut Penerapan BLUD di RS dan Puskesmas dikerinci Dalam Rangka Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat. “Kita tahu, selama ini capaian di bidang kesehatan di Kabupaten Kerinci sudah cukup baik,” ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena itu, Ia berterima kasih kepada Pemerintah Daerah Pak Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah dan seluruh Stacholder terkait yang telah bekerja keras sehingga seluruh Fasilitas Pelayanan Kesehatan di Kabupaten Kerinci &amp;nbsp;21 Puskesmas dan 2 RS serta 1 Labkesda yang ada di Kabupaten Kerinci sudah berubah status menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Dengan perubahan status tersebut, maka puskesmas tidak perlu lagi menyetorkan kas ke daerah, hanya membuat laporannya saja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Mereka bisa lebih fokus untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” ungkap Kadis Kesehatan saat di Konfirmasi di Ruang Kerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meski demikian, ia menegaskan bahwa perubahan sistem tersebut tidak akan mengurangi komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Kami tetap berkomitmen memberikan akses layanan kesehatan seluas&#45;luasnya, meskipun nantinya ada penyesuaian Sistem Pelayanan,” Tambahnya&lt;br&gt;Dalam menghadapi peningkatan jumlah pasien, RSUD Kerinci juga tengah melakukan pengembangan kapasitas melalui pembangunan gedung baru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan layanan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, Ke depan, Rumah Sakit juga menargetkan pengembangan sejumlah layanan spesialis, seperti hemodialisis (cuci darah), kemoterapi, serta layanan medis lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemerintah daerah menegaskan bahwa penerapan BLUD bukan untuk mengejar keuntungan, melainkan untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan secara profesional, transparan, dan akuntabel.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“ Dengan penerapan BLUD yang optimal serta pengembangan fasilitas yang berkelanjutan, diharapkan layanan kesehatan di Kabupaten Kerinci semakin berkualitas, merata, dan tetap terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat,” Harapnya. (Die)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/26342562304-1693549887331-20230901_132828_(1).jpg"/><pubDate>Mon, 31 Aug 2026 21:13:20 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2346/tingkatkan-pelayanan-masyarakat-harmendizal--2-rumah-sakit-dan-21-puskesmas-kerinci-sudah-bersatatus-blud</guid></item><item><title>H. Ahmad Yani, Wakil Dekan II FUAD IAIN Kerinci, Gelar Sidang Promosi Doktor di Padang</title><link>https://sekatanews.com/detail/2345/h-ahmad-yani-wakil-dekan-ii-fuad-iain-kerinci-gelar-sidang-promosi-doktor-di-padang</link><description>&lt;p&gt;Sekaranews.com.SUNGAIPENUH/PADANG – Kabar membanggakan kembali hadir dari lingkungan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci. Dr. H. Ahmad Yani, SE., M.Si., yang menjabat sebagai Wakil Dekan II Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) serta dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Kerinci, akan menggelar sidang promosi doktor (S3) Manajemen.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Berdasarkan informasi resmi yang disampaikan Dekan Fakultas Syariah IAIN Kerinci, Dr. H. Arzam, S.Ag., M.Ag., sidang tersebut akan dilaksanakan pada Selasa, 1 September 2026, di Ruang Sidang Disertasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPI YPTK Padang.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam ucapan selamat dan sukses yang disampaikan Dekan beserta segenap sivitas akademika Fakultas Syariah IAIN Kerinci, peristiwa ini menjadi prestasi tersendiri bagi pengembangan sumber daya manusia di lingkungan kampus tersebut.&lt;br&gt;&lt;br&gt;H. Ahmad Yani menempuh pendidikan Program Doktor dalam bidang Manajemen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Putra Indonesia (UPI) YPTK Padang. Keberhasilan menyelesaikan tahapan sidang promosi ini menambah deretan dosen IAIN Kerinci yang memiliki kualifikasi akademik setingkat doktor, sekaligus memperkuat kapasitas pengajaran dan penelitian di kampus.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Semoga proses sidang berjalan lancar, sukses, dan membawa manfaat besar bagi kemajuan ilmu pengetahuan serta perkembangan IAIN Kerinci di masa mendatang.(Ung)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/94548487253-img_20260831_205030.jpg"/><pubDate>Mon, 31 Aug 2026 20:59:19 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2345/h-ahmad-yani-wakil-dekan-ii-fuad-iain-kerinci-gelar-sidang-promosi-doktor-di-padang</guid></item><item><title>Pemuda Muhammadiyah Lantik Pengurus Baru di Pelalawan</title><link>https://sekatanews.com/detail/2344/pemuda-muhammadiyah-lantik-pengurus-baru-di-pelalawan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pelalawan (Sekatanews.com) &#45;&lt;/strong&gt; Bejo Utomo, dilantik sebagai Ketua Pemuda Muhammadiyah Pelalawa periode 2026&#45;2027. Pelantikan berlansung di aula TK Al&#45;huda Pangkalan Kerinci, Kabupeten Pelalawan, Riau, baru&#45;baru ini. Pelantikan dilaksanakan pasca organisasi tersebut ssempat mengalami kevakuman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Setelah melewati masa kevakuman, organisasi pemuda Muhammadiyah kabupaten Pelalawan kembali di aktifkan di periode 2026&#45;2027 dengan ketua terpilih Bejo Utomo,&quot; kata ketua Panitia Agung Maulana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia mengatakan pelantikan berlangsung meriah oleh pengurus Provinsi dan dihadiri perwakilan Forkompinda Pelalawan. &quot;Kami ucapkan terima kasih atas partisipasinya,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal senada juga disampaikan ketua Pemuda Muhammadiyah Pelalawan bahwasannya sebagai pelopor dan bertindak progresif sesuai cita&#45;cita organisasi Muhammadiyah yang berkemajuan serta dapat berkolaborasi ataupun bermitra dengan berbagai pihak seperti pemerintahan dan perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami pemuda Muhammadiyah kabupaten Pelalawan akan tetap terus berusaha bergerak ke arah yang lebih baik lagi serta mengajak kawan&#45;kawan pemuda Muhammadiyah kabupaten Pelalawan untuk selalu jaga ke kompakan serta bertindak untuk lebih bermanfaat lagi dan berkemajuan,&quot; pungkasnya.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/46371333727-img-20260830-wa0049.jpg"/><pubDate>Sun, 30 Aug 2026 22:53:22 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2344/pemuda-muhammadiyah-lantik-pengurus-baru-di-pelalawan</guid></item><item><title>Gencarkan Safari Masjid, Agung Prayoga: Mahasiswa Harus Jadi Bagian dari Solusi</title><link>https://sekatanews.com/detail/2343/gencarkan-safari-masjid-agung-prayoga-mahasiswa-harus-jadi-bagian-dari-solusi</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pelalawan (Sekatanews.com) &#45; &lt;/strong&gt;Pimpinan Daerah Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (PD HIMA Persis) Pelalawan kembali turun ke tengah masyarakat melalui program Safari Masjid. Kali ini, kegiatan dipusatkan di Masjid At&#45;Taqwa, Kelurahan Pelalawan, Kecamatan Pelalawan, dengan membawa semangat keagamaan sekaligus kepedulian sosial.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Umum (Ketum) PD HIMA Persis Pelalawan, Agung Prayoga, menegaskan bahwa Safari Masjid tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial mahasiswa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya hadir dengan gagasan dan kemampuan intelektual, tetapi juga harus mampu hadir di tengah masyarakat dan memberikan manfaat secara nyata. Bagi kami, pengabdian bukan sekadar kegiatan, tetapi bagian dari tanggung jawab moral dan amal jariyah,” lata Agung, sapaan akrabnya itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Safari Masjid tersebut diisi dengan sejumlah kegiatan, mulai dari gotong royong membersihkan lingkungan masjid, Maghrib Mengaji, salat berjamaah, tahsin Al&#45;Qur’an, hingga tausiyah yang disampaikan oleh Dr. Yumesri, S.Sos.I., M.Pd.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Semangat kepedulian kemudian diwujudkan melalui aksi sosial. PD HIMA Persis Pelalawan menyalurkan paket sembako kepada 15 lansia di Kelurahan Pelalawan dengan dukungan BAZNAS Kabupaten Pelalawan. Selain itu, HIMA Persis juga menyerahkan bantuan pembangunan Masjid At&#45;Taqwa sebesar Rp2 juta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi Agung, kegiatan tersebut merupakan upaya sederhana untuk menghadirkan mahasiswa di tengah persoalan nyata masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami ingin kader HIMA Persis tidak hanya pandai berbicara tentang perubahan, tetapi juga mampu menjadi bagian dari perubahan itu sendiri. Kita datang ke masyarakat untuk belajar, bersilaturahmi, mendengar kebutuhan mereka, sekaligus memberikan apa yang bisa kita berikan,” ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menilai mahasiswa memiliki tanggung jawab sosial yang tidak kalah penting dari pencapaian akademik. Menurutnya, ilmu dan intelektualitas harus memiliki dampak ketika dibawa keluar dari ruang kampus.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Mahasiswa tidak hanya diukur dari seberapa tinggi kemampuan intelektualnya, tetapi juga dari seberapa besar kebermanfaatan yang mampu diberikan kepada lingkungan sekitarnya,” tegas Agung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kegiatan tersebut, PD HIMA Persis Pelalawan juga memberikan sertifikat apresiasi kepada Pengurus Masjid At&#45;Taqwa, KKN UIN Suska Riau 2026, dan Karang Taruna Kelurahan Pelalawan atas dukungan dan kolaborasi dalam menyukseskan kegiatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agung berharap Safari Masjid dapat menjadi gerakan yang terus tumbuh, bukan hanya sebagai agenda organisasi, tetapi sebagai ruang pembentukan karakter kader dan penguatan hubungan mahasiswa dengan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Harapan kami, masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan, pendidikan, kepedulian, dan pemberdayaan masyarakat. Di sanalah mahasiswa harus mengambil peran,” pungkasnya, berharap.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/87162506026-img-20260830-wa0037.jpg"/><pubDate>Sun, 30 Aug 2026 22:51:48 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2343/gencarkan-safari-masjid-agung-prayoga-mahasiswa-harus-jadi-bagian-dari-solusi</guid></item><item><title>Proyek Revitalisasi Pasar Beringin Jaya Sungai Penuh Capai 70 Persen, Target Diperkirakan Tepat Waktu</title><link>https://sekatanews.com/detail/2342/proyek-revitalisasi-pasar-beringin-jaya-sungai-penuh-capai-70-persen-target-diperkirakan-tepat-waktu</link><description>&lt;p&gt;Sekatanewa.com.&#45;SUNGAIPENUH – Pembangunan Proyek Revitalisasi Pasar Rakyat Beringin Jaya di Kota Sungai Penuh berjalan stabil dengan progres pekerjaan telah menyentuh angka 70 persen. Sempat muncul persoalan di lapangan, hal itu dipastikan hanyalah kesalahpahaman komunikasi yang sudah diselesaikan, sehingga pelaksanaan tetap berjalan sesuai rencana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Donny Pratama, perwakilan PT CSK selaku kontraktor pelaksana, membenarkan telah mengadakan pertemuan dengan pihak PT Kuarindo untuk meluruskan situasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;“Tidak ada persoalan sebenarnya, hanya miskomunikasi saja. Kami sudah duduk bersama dan menyelesaikannya,” ujar Donny. Hal senada ditegaskan Isep dari PT Kuarindo yang mengonfirmasi masalah telah diselesaikan lewat dialog terbuka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan tercapainya kesepahaman, kedua belah pihak berkomitmen menjaga hubungan kerja yang baik demi kelancaran proyek bernilai sekitar Rp46,8 miliar ini. Meski konflik selesai, pihak terkait berharap PT CSK tetap segera menuntaskan seluruh kewajiban pembayaran kepada rekanan dan penyedia material guna menjaga kepercayaan pelaku usaha lokal yang mendukung proyek ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pantauan langsung di lokasi membuktikan aktivitas pembangunan berjalan normal. Pihak pengawas, PT Cimedang, menyatakan optimis pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dengan hasil yang memuaskan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Insyaallah pelaksanaan pekerjaan bisa sesuai target waktu dan hasilnya sesuai dengan keinginan masyarakat, terutama masyarakat Kota Sungai Penuh,” tutup keterangan pihak PT Cimedang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tokoh Masyarakat Sungai Penuh Syahdol Meira kepada awak media mengatakan, merasa sangat puas dengan dibangunnya pasar beringin modern ini.Dirinya berharap pembangunan ini selesai degan waktu yang telah ditetapkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Dari pengamatan saya, masyarakat sangat antusias menanti pembangunan ini.Harapan saya pembagunan ini dapat mencapai target waktu yang ditentukan, sehingga masyakat dapat menikmati pasar modern ini,&quot;ucap Dpt Syahdol Meira.(Ung)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/57229732624-img-20260829-wa0035.jpg"/><pubDate>Sat, 29 Aug 2026 21:26:55 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2342/proyek-revitalisasi-pasar-beringin-jaya-sungai-penuh-capai-70-persen-target-diperkirakan-tepat-waktu</guid></item><item><title>Kolaborasi Sejak Dini, PT Musim Mas Tekan Karhutla Wilayah Operasionalnya</title><link>https://sekatanews.com/detail/2341/kolaborasi-sejak-dini-pt-musim-mas-tekan-karhutla-wilayah-operasionalnya</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pelalawan (Sekatanews.com) &#45;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt; Komitmen PT Musim Mas dalam membantu pemerintah mencegah dan menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Pelalawan, Riau, terus diperkuat. Perusahaan tidak hanya bergerak ketika api telah muncul, tetapi mengedepankan pencegahan dini, kesiapsiagaan personel, penguatan sarana pemadam, edukasi masyarakat, hingga kolaborasi lintas sektor.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;General Manager PT Musim Mas, Jerry Liu, mengatakan upaya pencegahan karhutla dilakukan jauh sebelum musim kemarau tiba. Langkah tersebut dinilai penting mengingat secara geografis Kabupaten Pelalawan termasuk wilayah yang memiliki tingkat kerawanan karhutla cukup tinggi saat musim kemarau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kalau kita melihat geografis Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau ini memang termasuk paling rawan karhutla saat kemarau. Makanya upaya pencegahan dan pemadaman harus dilakukan terus&#45;menerus, termasuk upaya pencegahan sejak dini jauh hari sebelum kemarau tiba,” kata Jerry di sela kunjungan Menteri Kehutanan, di Ukui, Kabupaten Pelalawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Jerry, kepedulian PT Musim Mas terhadap persoalan karhutla bukan program yang baru muncul ketika kebakaran terjadi. Komitmen tersebut telah dijalankan selama bertahun&#45;tahun melalui berbagai kegiatan yang melibatkan perusahaan, pemerintah, aparat keamanan dan masyarakat di sekitar wilayah operasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Salah satu langkah utama dilakukan melalui sosialisasi pencegahan dan simulasi penanganan karhutla secara rutin. Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai instansi terkait, di antaranya BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Lingkungan Hidup, Manggala Agni, TNI dan Polri,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelatihan tidak berhenti pada penyampaian teori di dalam ruangan, tetapi dilanjutkan dengan simulasi lapangan. Tujuannya agar regu pemadam perusahaan maupun masyarakat desa memiliki keterampilan, kesiapan dan kecepatan dalam menghadapi potensi kebakaran.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://sekatanews.com/gambar/images/img_6a929d9c2ff5d.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&quot;Secara internal, PT Musim Mas juga memiliki regu pemadam kebakaran yang dikoordinasikan oleh personel bersertifikat. Perusahaan menyiapkan berbagai sarana dan prasarana pemadaman untuk mendukung respons cepat ketika terjadi kebakaran di wilayah perusahaan maupun membantu penanganan di kawasan sekitar,&quot; ungkap Jerry.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Komitmen tersebut semakin diperkuat melalui program Masyarakat Bebas Api (MBA). Program ini menggandeng pemerintah desa, lembaga adat, tokoh masyarakat, TNI, Polri serta berbagai elemen lainnya untuk membangun kesadaran bahwa pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui program MBA, PT Musim Mas juga menjalin nota kesepahaman dengan pemerintah desa dalam upaya pencegahan dan penanganan karhutla. Desa yang mampu menjaga wilayahnya tetap bebas dari karhutla mendapatkan apresiasi berupa dukungan peralatan pemadam dan reward sebagai bentuk penghargaan atas keberhasilan menjaga lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Ini rutin dilaksanakan sebagai upaya mendorong optimalisasi pencegahan dini serta kesiapsiagaan kita semua terhadap potensi karhutla saat kemarau,” terangnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tidak hanya mengedepankan penindakan terhadap kebakaran, PT Musim Mas juga berupaya memberikan solusi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Melalui program CSR, perusahaan membantu kegiatan pembukaan dan pembersihan lahan sehingga masyarakat memiliki alternatif yang lebih aman dan ramah lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, sejak 24 Agustus 2026, perusahaan mengirimkan tim perbantuan ke lokasi karhutla di Kecamatan Kerumutan dengan kekuatan 12 personel pemadam, satu unit mini excavator PC75, enam unit mesin pompa, enam selang hisap, 12 roll selang buang, tujuh unit nozel serta sejumlah peralatan pendukung lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Alat berat tersebut turut dimanfaatkan untuk membantu membuat sekat bakar guna melokalisasi api agar tidak semakin meluas. Langkah ini menjadi bagian dari respons cepat perusahaan dalam mendukung tim gabungan sekaligus membantu melindungi kawasan dan masyarakat di sekitar lokasi kebakaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Manager Humas PT Musim Mas, Malinton H. Purba, S.H., baru&#45;baru ini mengatakan kolaborasi dengan aparat keamanan juga terus diperkuat. Salah satunya melalui patroli karhutla bersama Polres Pelalawan di wilayah hukum Polres Pelalawan, termasuk kawasan konsesi PT Musim Mas di Kecamatan Pangkalan Kuras.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Patroli tersebut sekaligus menjadi bagian dari dukungan terhadap program Green Policing Polda Riau. Dalam kegiatan yang dihadiri Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K., General Manager PT Musim Mas Jerry Liu dan jajaran terkait, dilakukan pula penanaman pohon di sejumlah titik areal konsesi sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Perusahaan juga memberikan reward hingga Rp25 juta bagi desa yang berhasil menjaga wilayahnya bebas dari karhutla setiap tahun,&quot; harap Malinton, menambahkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apresiasi serupa disampaikan Kalaksa BPBD Pelalawan Zulfan, M.Si. Ia menilai dukungan PT Musim Mas berupa personel, peralatan pemadam, patroli dan kolaborasi bersama pemerintah serta masyarakat sangat membantu memperkuat kesiapsiagaan dan mempercepat penanganan karhutla di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami mengapresiasi kepedulian PT Musim Mas. Sinergi seperti ini sangat penting untuk memperkuat kesiapsiagaan, mempercepat pemadaman dan mencegah api meluas,” pungkas Zulfan, kepada Sekatanews.com.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/47066721717-screenshot_20260829_153207_chrome.jpg"/><pubDate>Sat, 29 Aug 2026 15:52:53 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2341/kolaborasi-sejak-dini-pt-musim-mas-tekan-karhutla-wilayah-operasionalnya</guid></item><item><title>DEWI Meranti Diharapkan Jadi Agenda Tahunan dan Destinasi Wisata Pelalawan</title><link>https://sekatanews.com/detail/2340/dewi-meranti-diharapkan-jadi-agenda-tahunan-dan-destinasi-wisata-pelalawan</link><description>&lt;p&gt;PELALAWAN (Sekatanews) &#45; Mahasiswa KKN UIN Suska Riau turut mengambil bagian dalam menyukseskan rangkaian kegiatan Desa Wisata (DEWI) Meranti di Desa Meranti, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Desa Meranti tersebut digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke&#45;81 sekaligus menjadi wadah bagi masyarakat untuk memperkenalkan potensi desa, meningkatkan kreativitas, dan mempererat kebersamaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rangkaian kegiatan DEWI Meranti berlangsung mulai 8 Agustus hingga 19 Agustus 2026. Kegiatan diawali dengan pembukaan bazar UMKM sampai acara puncak yang dilaksanakan pada 19 Agustus 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam rangkaian DEWI Meranti, bazar menghadirkan makanan, minuman, dan berbagai produk UMKM masyarakat, selain itu juga ditampilkan pentas seni dengan sejumlah perlombaan, seperti tari, nyanyi, dan drama yang melibatkan berbagai unsur masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peserta pentas seni berasal dari perwakilan berbagai RT di Desa Meranti, siswa&#45;siswi TK Pertiwi, SDN 16 Meranti, SMPN 6 Pangkalan Kuras, Karang Taruna, hingga mahasiswa KKN UIN Suska Riau. Keterlibatan berbagai kelompok tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat dalam menyukseskan kegiatan sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Semarak DEWI Meranti juga terlihat dari penataan lingkungan desa. Masyarakat secara bersama&#45;sama membuat dan menghias gapura di berbagai lorong desa dengan mengusung tema daur ulang. Selain itu, terdapat empat lokasi Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang ditata dan dihias di pekarangan maupun tanah milik warga. Lampu&#45;lampu hias juga dipasang untuk memperindah lingkungan desa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga mendorong masyarakat untuk bergotong royong dan menunjukkan kreativitas dalam memperindah lingkungan tempat tinggal.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kekompakan warga menjadi salah satu bagian penting dalam pelaksanaan DEWI Meranti, baik dalam mempersiapkan pentas seni maupun dalam pembuatan dan penataan lingkungan desa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN UIN Suska Riau turut mengambil bagian dalam kepanitiaan dari awal sampai akhir acara serta semua persiapan lainnya termasuk perlombaan antar RT dan TOGA.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Alhamdulillah kami dilibatkan dalam semua kegiatan di Dewi Meranti tahun ini, dan kami bangga menjadi bagian dari kegiatan yang bersejarah ini,&quot; terang ketua KKN UIN Suska M. Baihaqi WR, Kamis (27/8/2026).&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Puncak DEWI Meranti pada 19 Agustus berlangsung meriah. Acara tersebut diisi dengan penampilan band dan penyanyi sebagai bintang tamu, pengumuman para pemenang lomba, serta penampilan kembali para pemenang lomba pentas seni.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada malam puncak tersebut, mahasiswa KKN UIN Suska Riau juga menampilkan pentas seni berupa tari, sementara Karang Taruna Desa Meranti menampilkan drama bertema G30S/PKI. Berbagai penampilan tersebut turut menambah kemeriahan acara yang mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi mahasiswa KKN UIN Suska Riau, keterlibatan dalam DEWI Meranti menjadi bagian dari proses membangun kerja sama secara langsung dengan masyarakat. Melalui kegiatan kepanitiaan dan gotong royong, mahasiswa juga berkesempatan terlibat dalam kegiatan sosial sekaligus mendukung masyarakat dalam mempersiapkan dan menjalankan rangkaian kegiatan desa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ada juga perwakilan kita yang tampil untuk memeriahkan acara puncak Dewi Meranti ini, &quot; lanjut Baihaqi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mahasiswa KKN UIN Suska Riau di Desa Meranti ini berharap kegiatan aktraktif ini dapat terus dilaksanakan pada tahun&#45;tahun berikutnya dan semakin berkembang hingga membawa nama Desa Meranti dikenal secara nasional.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Senoga acara ini menjadi agenda tahunan, terus berkembang dan menjadi destinasi wisata kebanggan Kabupaten Pelalawan dan Riau, harapan kita seperti itu ,” pungkas Baihaqi.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/19969047131-screenshot_20260829_152725_chrome.jpg"/><pubDate>Fri, 28 Aug 2026 15:55:49 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2340/dewi-meranti-diharapkan-jadi-agenda-tahunan-dan-destinasi-wisata-pelalawan</guid></item><item><title>Apresiasi Pegawai Teladan, Kadis Dinkes Berikan Penghargaan</title><link>https://sekatanews.com/detail/2339/apresiasi-pegawai-teladan-kadis-dinkes-berikan-penghargaan</link><description>&lt;p&gt;&lt;u&gt;Sekatanews.com,Kerinci,&#45;Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci memberikan apresiasi kepada pegawai teladan Semester I sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi, disiplin, integritas, inovasi, serta kinerja dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;u&gt;Penghargaan tersebut diberikan kepada dua pegawai yang dinilai menunjukkan komitmen dan kinerja terbaik dalam menjalankan tugas, yakni Hj. Hernidayanti, S.Gz., MKM dan Eksa Pramadana, SKM., MKM.&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;u&gt;Pemberian sertifikat atau piagam penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh pegawai dan tenaga kesehatan di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci untuk terus meningkatkan profesionalisme, semangat kerja, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;u&gt;Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci, H. Hermendizal, SE., SKM., MM, mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk penghormatan dan apresiasi atas kontribusi pegawai dalam mendukung pembangunan dan pelayanan kesehatan di Kabupaten Kerinci.&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;u&gt;“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi, prestasi, inovasi dan pengabdian dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujar Hermendizal, Kamis (27/8/2026).&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;u&gt;Menurutnya, pemberian penghargaan kepada pegawai maupun tenaga kesehatan teladan juga menjadi bagian penting dalam mendorong terciptanya budaya kerja yang profesional, disiplin, berintegritas dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;u&gt;Ia berharap penghargaan tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi bagi penerima, tetapi juga dapat memacu seluruh jajaran Dinas Kesehatan untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan kontribusi terbaik.&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;u&gt;“Semoga penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan profesionalisme, semangat kerja, serta memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas,” katanya.&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;u&gt;Hernidayanti dan Eksa dinilai telah menunjukkan dedikasi serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Penghargaan tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap upaya pegawai dalam memberikan pelayanan dan mendukung program&#45;program kesehatan di daerah.&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;u&gt;Melalui pemberian penghargaan pegawai teladan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci berharap semangat dedikasi, integritas dan inovasi terus tumbuh di lingkungan kerja.&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;u&gt;Dengan demikian, budaya kerja yang positif dapat semakin kuat dan pada akhirnya memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Kerinci.&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/82765280023-img_20260827_124506.jpg"/><pubDate>Thu, 27 Aug 2026 15:56:46 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2339/apresiasi-pegawai-teladan-kadis-dinkes-berikan-penghargaan</guid></item><item><title>Koordinat Karhutla Wilayah Korporasi Terkuak, KMPKS: Gakkum Dipertanyakan</title><link>https://sekatanews.com/detail/2338/koordinat-karhutla-wilayah-korporasi-terkuak-kmpks-gakkum-dipertanyakan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pekanbaru (Sekatanews.com) &#45;&lt;/strong&gt; Penyebaran kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kian massif di Provinsi Riau. Dari sekian ribuk hektar (Ha) yang terjadi Karhutla, Kesatuan Mahasiswa Peduli Kebijakan Sosial (KMPKS) menemukan berbagai titik koordinat diwilayah konsesi korporasi/perusahaan saat pelaksanaan pemadaman api Karhutla. Ironisnya dari data yang diterima mereka belum mendapat kabar adanya penyegelan maupun penetapan dugaan korporasi pelaku Karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Umum (Ketum) KMPKS Agung Maulana, mempertanyakan kinerja Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup (Gakkum KLH) dan pihak terkait lainnya yang lebih dulu menyambangi Karhutla di Riau, sebelum Presiden Prabowo melaksakan rapat Karhutla di Pekanbaru, pada Senin, 24 Agustus 2026 kemarin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kinerja Gakkum KLH wajib kami pertanyakan akan dampak penyebaran Karhutla di Riau. Jelas titik kordinatnya telah tersebar di berbagai platform digital. Namun, sampai saat ini belum ada tindakan nyata dari Gakkum KLH itu sendiri,&quot; kata Agung, menegaskan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aktivis yang dikenal vokal, itu menilai Instruksi Presiden Prabowo saat menyambangi Riau, tersebut seakan&#45;akan tidak membuat Gakkum KLH bekerja maksimal.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Agung, boleh dikatakan perintah atau instruksi orang no satu di Indonesia tersebut diabaikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup melalui Gakkum KLH.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ada apa dengan Gakkum KLH, ini patut kita pertanyakan kembali. Jangan sampai masyarakat menjadi korban penyakit dan lainnya, akibat ulah&#45;ulah tak bertanggung jawab ini. Segera tetapkan pelaku korporasi yang terlibat, jangan masyarakat kecil yang jadi korban berikutnya dari bencana ini,&quot; pungkasnya.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/13251008986-20260826_182151.jpg"/><pubDate>Wed, 26 Aug 2026 23:40:20 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2338/koordinat-karhutla-wilayah-korporasi-terkuak-kmpks-gakkum-dipertanyakan</guid></item><item><title>Kabut Asap Melanda, Wabup Tamrin Ajak Masyarakat Muslim Makmurkan Masjid</title><link>https://sekatanews.com/detail/2337/kabut-asap-melanda-wabup-tamrin-ajak-masyarakat-muslim-makmurkan-masjid</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pelalawan (Sekatanews.com) &#45; &lt;/strong&gt;Ratusan jamaah memadati Masjid Al&#45;Muthmainnah, Jalan Raja, Kelurahan Kerinci Kota, Kabupaten Pelalawan, untuk menunaikan Salat Subuh berjamaah, Rabu 26 Agustus 2026. Shalat Subuh berjamaah tersebut dihadiri Wakil Bupati Pelalawan H. Husni Tamrin, SH bersama istri Hj. Rohani Tamrin serta rombongan Gerakan Subuh Berjamaah (GSB). Antusiasme jamaah tetap tinggi meskipun kondisi udara di wilayah tersebut diselimuti kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wabup H. Husni Tamrin, menyampaikan rasa syukur melihat tingginya antusiasme masyarakat dalam memakmurkan masjid. Menurutnya, kondisi kabut asap tidak menyurutkan semangat masyarakat untuk melaksanakan ibadah dan meramaikan masjid.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kita bersyukur Salat Subuh berjamaah pagi ini sangat ramai. Walaupun kondisi lingkungan kita saat ini berkabut asap, namun hal itu tidak menyurutkan keinginan kita untuk memakmurkan masjid,” kata Tamrin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun demikian, mantan anggota DPRD Provinsi itu juga mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang kurang baik akibat karhutla. Ia mengimbau warga mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak ada keperluan yang mendesak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Asap akibat karhutla sudah membuat sebagian warga mengalami sesak. Untuk itu, kita berharap masyarakat menjaga kesehatan dan tidak keluar rumah jika tidak ada kepentingan yang penting,” pesannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, Husni Tamrin, juga menyampaikan perkembangan penanganan karhutla di sejumlah wilayah Pelalawan. Ia mengatakan kebakaran di wilayah Kerumutan telah dapat diatasi, sementara tim gabungan masih berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan di Desa Rantau Baru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Untuk di Kerumutan, kebakaran sudah dapat diatasi. Sementara di Rantau Baru, tim gabungan masih terus bekerja keras memadamkan api, untuk warga juga di humbau jangan membakar lahan, dan jika berpergian memancing jangan membuang puting rokok sembarangan karena dapat memicu api yang bisa menimbulkan kebakaran hutan dan lahan, yg dapat merugikan orang banyak,&quot; pungkasnya.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/22295825498-img-20260826-wa0068.jpg"/><pubDate>Wed, 26 Aug 2026 11:30:00 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2337/kabut-asap-melanda-wabup-tamrin-ajak-masyarakat-muslim-makmurkan-masjid</guid></item><item><title>KNPI Pelalawan Bantu Sembako dan Relawan, Imustiar: Semoga Cepat Berlalu</title><link>https://sekatanews.com/detail/2336/knpi-pelalawan-bantu-sembako-dan-relawan-imustiar-semoga-cepat-berlalu</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pelalawan (Sekatanews.com) &#45;&lt;/strong&gt; Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus membara di Kecamatan Kerumutan Kabupaten Pelalawan, Riau. Sebagai Bentuk kepedulian terhadap dampak Karhutla, Ketua DPD II KNPI Kabupaten Pelalawan Imustiar, S.IP., M.H, menurukan relawan Karhutla dan menyerahkan bantuan sembako,serta air mineral ke Dapur Umum Desa Banjar Panjang, Kecamatan Kerumutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bantuan yang diserahkan sejak Selasa, 25 Agustus 2026, itu diterima langsung oleh Kepala Desa Banjar Panjang, Maliki, untuk didistribusikan kepada relawan dan petugas pemadam kebakaran yang bertugas di lokasi karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Semoga bencana ini cepat berlalu. Kami dari KNPI Kabupaten Pelalawan berkolaborasi dengan KNPI Kecamatan Kerumutan hadir untuk menunjukkan kepedulian pemuda terhadap bencana Karhutla saat ini. Setidaknya saat ini hampir 900 hektar hutan dan lahan yang terbakar di wilayah Kelurahan Kerumutan. Kita hadir untuk relawan Karhutla KNPI dan lainny,” kata Imustiar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Anggota DPRD Provinsi ini, berharap semua tim yang berjibaku dilapangan termasuk relawan Karhutla dari KNPI bisa diberikan kesehatan dan segera bisa memadamkan api yang sedang melanda Kabupaten Pelalawan, umumnya Provinsi Riau.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, Kepala Desa Banjar Panjang, Maliki, mengapresiasi kepedulian KNPI terhadap bencana karhutla yang melanda desanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Terima kasih kepada pengurus KNPI Kabupaten Pelalawan maupun Kecamatan Kerumutan yang telah memberikan bantuan dan ikut turun memadamkan api,” pungkasnya.***&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/63834247750-20260826_201512.jpg"/><pubDate>Wed, 26 Aug 2026 07:30:00 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2336/knpi-pelalawan-bantu-sembako-dan-relawan-imustiar-semoga-cepat-berlalu</guid></item><item><title>KKN Kelompok 17 Universitas Abdurrab Edukasi dan Buat Lubang Resapan Biopori</title><link>https://sekatanews.com/detail/2335/kkn-kelompok-17-universitas-abdurrab-edukasi-dan-buat-lubang-resapan-biopori</link><description>&lt;p&gt;Kampar (Sekatanews.com) &#45; Kelompok 17 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Abdurrab melaksanakan kegiatan pembuatan Lubang Resapan Biopori (LRB) di Desa Senama Nenek, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, Riau. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan sekaligus upaya memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan air dan lingkungan secara sederhana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lubang resapan biopori merupakan lubang yang dibuat di dalam tanah untuk membantu meningkatkan resapan air ke dalam tanah. Selain membantu mengurangi genangan saat hujan, lubang biopori juga dapat dimanfaatkan sebagai tempat memasukkan sampah organik yang nantinya dapat terurai menjadi kompos.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN Kelompok 17 tidak hanya melakukan pembuatan lubang biopori, tetapi juga memberikan edukasi mengenai manfaat dan cara penerapannya agar masyarakat dapat melanjutkan pembuatan biopori secara mandiri di lingkungan rumah maupun fasilitas umum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua KKN Kelompok 17 Universitas Abdurrab, Muhammad Aldi Irfan, menyampaikan bahwa program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan solusi sederhana yang bisa diterapkan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Biopori tidak hanya membantu resapan air, tetapi juga dapat menjadi salah satu cara untuk mengelola sampah organik,” katanya, kepada Sekatanews.com baru&#45;baru ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat Desa Senama Nenek untuk lebih aktif dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Dengan penerapan lubang resapan biopori secara berkelanjutan, lingkungan diharapkan menjadi lebih bersih, sehat, serta memiliki sistem resapan air yang lebih baik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Program Lubang Resapan Biopori menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi KKN Kelompok 17 Universitas Abdurrab dalam menghadirkan program kerja yang sederhana, edukatif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Senama Nenek,&quot; pungkasnya berharap.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/11065564427-img-20260825-wa0049.jpg"/><pubDate>Tue, 25 Aug 2026 21:03:03 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2335/kkn-kelompok-17-universitas-abdurrab-edukasi-dan-buat-lubang-resapan-biopori</guid></item><item><title>Turunkan Satgas Relawan Karhutla, Geo: Sedikit Bukti Kepedulian Grib</title><link>https://sekatanews.com/detail/2334/turunkan-satgas-relawan-karhutla-geo-sedikit-bukti-kepedulian-grib</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pelalawan (Sekatanews.com) &#45; &lt;/strong&gt;Menyikapi Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kian meluas diberbagai daerah di Kabupaten Pelalawan, Riau. Ketua DPC Grib Pelalawan Geo Sihite, turut menurunkan pengurusnya dari Satuan Tugas (Satgas) relawan Karhutla yang terjadi di Desa Rantau Baru, Kacamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Satgas relawan Karhutla kita turunkan guna membantu petugas gabungan yang sedang berjuang di Desa Rantau Baru. Ini sedikit bukti kepedulian Grib, di Pelalawan,&quot; kata Geo, sapaanya ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Geo berharap, Satgas relawan yang ikut berjibaku bisa tetap membersamai petugas, agar tidak terjadi hal&#45;hal yang tidak diinginkan dalam penanganan Karhutla dilapangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Anggota Satgas relawan yang terjun memadamkan api, kita arahkan agar bisa bersama&#45;sama dengan petugas dilapangan demi keselamatan bersama,&quot; harapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain menurunkan Satgas relawan Karhutla, tambah Geo, Grib Pelalawan juga sudah membantu seorang pasien di RSUD Selasih yang terkendala berobat cuci darah beberapa waktu lalu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Alhamdulillah, setelah kita dampingi, kni telah melakukan kontrol berobat cuci darah yang ke sekian kalinya di RSUD Selasih,&quot; pungkasnya.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/10067148482-img-20260824-wa0059.jpg"/><pubDate>Tue, 25 Aug 2026 06:30:00 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2334/turunkan-satgas-relawan-karhutla-geo-sedikit-bukti-kepedulian-grib</guid></item><item><title>Prabowo Perintahkan Cabut Izin Konsesi Korporasi Karhutla, KMPKS: Ada, Berani?</title><link>https://sekatanews.com/detail/2333/prabowo-perintahkan-cabut-izin-konsesi-korporasi-karhutla-kmpks-ada-berani</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pekanbaru (Sekatanews.com) &#45;&lt;/strong&gt; Kedatangan Presiden RI Prabowo Subianto, ditanah Melayu, Pekanbaru, Provinsi Riau, dalam rangka memantau kondisi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang kian massif di berbagai daerah di Riau tersebut diharapkan membuat gebrakan baru dalam penanganan Karhutla yang menjadi fenomena rutin pada musim kemarau, ditambah dengan dampak El Niño (Panas Berlebihan) yang kian panjang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat rapat Karhutla yang dilaksanaka pada Senin, 24 Agustus 2026 kemarin, Prabowo, dengan tegas mengintruksikan bawahannya mulai dari Panglima TNI, Kapolri, dan BNPB agar memberikan data korporasi/perusahaan sebagai pelaku usaha yang lalai ataupun sengaja membakar lahan sehingga menyebabkan ribuan hektar (Ha) lahan perkebunan terdampak Karhutla dan membahayakan masyarakat luas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menyikapi hal tersebut Kasatuan Mahasiswa Peduli Kebijakan Sosial (KMPKS) mengapresiasi kebijakan Presiden Prabowo, dalam atensinya demi lingkungan sehat dan kelestarian alam generasi kedepan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kebijakan Presiden tersebut sangat kita apresiasi. Namun, kita tetap minta pembuktian pihak terkait dilapangan, sebab nyatanya pada hari ini ada dugaan konsesi korporasi HGU Sawit dan HTI Eukaliptus yang luas terhadi Karhutla. Kita minta keberanian Gakkum dan APH segera menindak lanjuti,&quot; kata Ketum KMPKS Agung, menegaskan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari data litbang KMPKS katanya, telah ribuan Ha, lahan yang terdampak Karhutla di Kab/kota se Riau. Sejauh ini pihaknya belum ada menerima informasi bahwa adanya penyegelan dugaan konsesi HGU ataupun HTI yang terdampak Karhutla itu sendiri oleh Gakkum maupun APH terkait.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kedepan kita lihat bersama bagaimana penyelesaian akhir penyebab Karhuta di Riau ini. Apakah banyak pelaku usaha atau korporasi perkebunan dan HTI, atau malah sebaliknya,&quot; beber Agung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu Ketum KMPKS tersebut juga menilai kenaikan pangkat untuk para petinggi jajaran TNI/Polri pada rapat di Pekanbaru, itu telalu menyayat hati masyarakat dan petugas gabungan yang telah bertungkus lumus sebagai garda terdepan yang membantu memadamkan Karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami menilai pernyataan kenaikan pangkat tersebut harus ada indikator yang memenuhi kriteria kepuasan masyarakat. Sebab masyarakat terdampat tiap musim kemarau akibat Karhutla ini,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kendati demikian, KMPKS tidak menampik kemungkinan jika kepuasan masyarakat terhadap penanganan ini wajib diberi reward atau hadiah kepada warga, relawan, atau petugas gabungan yang memang berkoban memadamkan bola&#45;bola api tersebut demi generasi kedepan dan kesehetan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Jika hadiah diberikan kepada yang memang berjuang seperti Relawan dan petugas gabungan garda terdepan kita lebih apresiasi hal itu. Jika perlu, korporasi pemilik lahan bertanggung jawab atas semua hadiah yang akan diberikan Pemerintah nantinya. Karena kami menilai tidak sedikit korban dari warga relawan dsn petugas yang memamg sukarela demi menjaga lingkungan sehat ini,&quot; pungkasnya, berharap.***&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/51300549362-img-20260822-wa0019.jpg"/><pubDate>Tue, 25 Aug 2026 16:30:00 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2333/prabowo-perintahkan-cabut-izin-konsesi-korporasi-karhutla-kmpks-ada-berani</guid></item><item><title>Mahasiswa KKN UIN Suska Riau Edukasi Bank Sampah dan Olah Limbah Tutup Botol di Sorek Dua</title><link>https://sekatanews.com/detail/2332/mahasiswa-kkn-uin-suska-riau-edukasi-bank-sampah-dan-olah-limbah-tutup-botol-di-sorek-dua</link><description>&lt;p&gt;PELALAWAN (Sekatanews) &#45; Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau di &amp;nbsp;yang tengah &amp;nbsp;melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) program kerja di Desa Sorek Dua Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan memberikan edukasi terkait&amp;nbsp;&lt;br&gt;Bank Sampah dan Pemanfaatan Limbah Tutup Botol kepada &amp;nbsp;siswa&#45;siswi di SMP Sorek Dua dan SDN 006 Sorek Dua.&lt;br&gt;Ketua KKN Mahasiswa UIN Suska Riau, Mahfidzul Amal menyebutkan Kegiatan yang berlangsung pada pekan kedua Agustus itu bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta mengenalkan cara sederhana dalam memilah dan memanfaatkan sampah.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&quot;Intinya kita mengajak adik adik siswa SD dan SMP peduli akan sampah, tidak membuang sampah sembarangan,&quot;terang Mahfidzul, Selasa (24/8/2026)&lt;br&gt;Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN memberikan edukasi mengenai pengelolaan bank sampah dan mengajak siswa mempraktikkan pemanfaatan limbah tutup botol plastik menjadi berbagai kerajinan kreatif, seperti gantungan kunci dan hiasan lainnya.&lt;br&gt;Mahfidzul mengungkao rasa bangganya tersebab tingginya antusias para siswa mengikuti kegiatan kegiatan tersebut. Melalui praktik yang dilakukan bersama sama, siswa tidak hanya belajar mengurangi dan memilah sampah, tetapi juga mengembangkan kreativitas serta memahami bahwa limbah yang dianggap tidak berguna dapat diolah menjadi barang yang memiliki nilai manfaat.&lt;br&gt;&quot;Ada edukasi dinkegiatan tersebut yang diterima siswa bahwa sampah itu memiliki nilai manfaat jika diolah secara tepat,&quot;lanjutnya&lt;br&gt;Program ini diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan peduli lingkungan sejak dini dan mendorong warga sekolah untuk menerapkan pengelolaan sampah secara berkelanjutan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk kontribusi mahasiswa KKN UIN Suska Riau dalam memberikan edukasi dan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Sorek Dua.&lt;br&gt;&quot;Semangat yang ingin kita tanamkan ke Adik adik siswa siswa adalah dari sampah menjadi karya, dari kepedulian menjadi perubahan,&quot;pungkasnya&lt;br&gt;Kontribusi berita : Adhwa Dwi Faredil&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/95221441276-screenshot_2026-08-25-17-56-05-53_6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7.jpg"/><pubDate>Tue, 25 Aug 2026 18:05:08 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2332/mahasiswa-kkn-uin-suska-riau-edukasi-bank-sampah-dan-olah-limbah-tutup-botol-di-sorek-dua</guid></item><item><title>Ikthiar Hadapi Karhutla, Pemkab Pelalawan Gelar Shalat Istisqa bersama masyarakat di Setiap Kecamatan</title><link>https://sekatanews.com/detail/2331/ikthiar-hadapi-karhutla-pemkab-pelalawan-gelar-shalat-istisqa-bersama-masyarakat-di-setiap-kecamatan</link><description>&lt;p&gt;PELALAWAN (Sekatanews) &#45; Pemerintah Kabupaten Pelalawan bersama masyarakat melaksanaka Shalat Istisqa di Lapangan Mini Soccer Pangkalan Kerinci, Selasa (25/8/2026). Kegiatan ini juga dilaksanakan secara serentak diseluruh kecamatan di Kabupaten Pelalawan, hal &amp;nbsp;menjadi ikhtiar bersama memohon kepada Allah SWT agar menurunkan hujan di tengah musim kemarau yang masih berlangsung dan ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, serta sejumlah wilayah di Indonesia.&lt;br&gt;Shalat Istisqa &amp;nbsp;diikuti Bupati Pelalawan H.Zukri, Wakil Bupati Pelalawan H. Husni Tamrin, Ketua DPRD Pelalawan Syafrizal, SE, Sekretaris Daerah Tengku Zulfan, unsur Forkopimda, para Asisten Setda, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Aparatur Sipil Negara (ASN), tokoh agama, dan ratusan masyarakat.&lt;br&gt;Bertindak sebagai imam adalah Zulkarnain sementara khutbah disampaikan oleh Ustadz Iswadi. Dalam khutbahnya, ia mengajak seluruh jamaah untuk memperbanyak istighfar, memperkuat ketakwaan, serta menjaga kelestarian alam sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT.&lt;br&gt;Dalam kegiatan ini, Bupati Zukri juga menyampaikan bahwa ikhtiar menghadapi Karhutla tidak hanya dilakukan melalui upaya pemadaman di lapangan, tetapi juga dengan memperkuat doa kepada Allah SWT.&lt;br&gt;&quot;Kita terus berikhtiar bersama memadamkan kebakaran hutan dan lahan. Hari ini kita juga bermunajat kepada Allah SWT agar menurunkan hujan sebagai rahmat bagi Pelalawan, Riau, dan seluruh daerah yang sedang menghadapi Karhutla. Semoga Allah mengabulkan doa kita serta memberikan keselamatan bagi masyarakat dan para petugas yang bekerja di lapangan.&quot; ujar Bupati.&lt;br&gt;Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dengan tidak membuka lahan menggunakan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.&lt;br&gt;Sebagai bentuk ikhtiar bersama, Shalat Istisqa tidak hanya dilaksanakan di tingkat kabupaten, tetapi juga digelar secara serentak di seluruh kecamatan, kelurahan, dan desa se&#45;Kabupaten Pelalawan pada hari yang sama. Pelaksanaan serentak ini menjadi simbol persatuan masyarakat dalam memohon turunnya hujan dan perlindungan Allah SWT dari bencana kebakaran hutan dan lahan.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/35559552526-img-20260825-wa0045.jpg"/><pubDate>Tue, 25 Aug 2026 15:20:30 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2331/ikthiar-hadapi-karhutla-pemkab-pelalawan-gelar-shalat-istisqa-bersama-masyarakat-di-setiap-kecamatan</guid></item><item><title>Semarakkan HUT Kemerdekaan RI, Mahasiswa KKN UHTP Gelar Turnamen Voli Antar RT</title><link>https://sekatanews.com/detail/2330/semarakkan-hut-kemerdekaan-ri-mahasiswa-kkn-uhtp-gelar-turnamen-voli-antar-rt</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pekanbaru,&lt;/strong&gt;&lt;a href=&quot;sekatanews.com&quot;&gt;&lt;strong&gt;sekatanews.com&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; — Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke&#45;81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa semarak di lingkungan RW 02 Kelurahan Mentangor, Kecamatan Kulim, Pekanbaru. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 2 Universitas Hang Tuah Pekanbaru (UHTP) bersama masyarakat menggelar turnamen bola voli antar RT, Sabtu (22/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Turnamen tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Perwakilan masing&#45;masing RT turut ambil bagian dalam pertandingan, sementara warga lainnya memadati lokasi untuk menyaksikan jalannya pertandingan sekaligus memberikan dukungan kepada tim kebanggaan mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua RW 02 Kelurahan Mentangor, Samsul Bahuri, mengapresiasi pelaksanaan turnamen tersebut. Menurutnya, kegiatan olahraga menjadi salah satu cara yang efektif untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan sekaligus mempererat hubungan antarwarga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Tahun ini kita merayakan Hari Kemerdekaan sangat meriah dengan mengadakan turnamen voli antar RT,” ujar Samsul Bahuri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, menjalin silaturahmi, serta menumbuhkan semangat sportivitas di tengah masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Selain meriah, kegiatan seperti ini juga dapat mempererat hubungan antarwarga dan meningkatkan rasa kebersamaan di lingkungan RW 02,” tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Turnamen voli ini sekaligus menjadi bagian dari kolaborasi mahasiswa KKN Kelompok 2 UHTP dengan masyarakat Kelurahan Mentangor. Kehadiran mahasiswa KKN diharapkan tidak hanya menjalankan program akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah melewati sejumlah pertandingan, turnamen kini memasuki babak semifinal yang dijadwalkan berlangsung hari ini, Selasa (25/8/2026). Pertandingan tersebut diperkirakan kembali mendapat dukungan meriah dari masyarakat yang ingin menyaksikan tim dari lingkungan masing&#45;masing memperebutkan tiket menuju babak final.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Anggota Kelompok 2 KKN UHTP, Hanifatul Hasanah mengatakan, turnamen ini bukan sekadar pertandingan olahraga. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat kemerdekaan melalui kebersamaan, sportivitas, silaturahmi, dan gotong royong.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&apos;Melalui kegiatan ini semangat kemerdekaan negeri ini tidak hanya berhenti pada acara seremoni brlaja, tetapi kita harapkan terus tumbuh dalam kehidupan masyarakat sehari&#45;hari,&quot; ucap Hani.(*)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/74394923078-screenshot_2026-08-25-06-21-54-44_6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7.jpg"/><pubDate>Tue, 25 Aug 2026 06:22:22 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2330/semarakkan-hut-kemerdekaan-ri-mahasiswa-kkn-uhtp-gelar-turnamen-voli-antar-rt</guid></item><item><title>Massa Aksi Tuntut Bebaskan Warga Ditahan Bakar Halaman Tapak Rumah</title><link>https://sekatanews.com/detail/2329/massa-aksi-tuntut-bebaskan-warga-ditahan-bakar-halaman-tapak-rumah</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pelalawan (Sekatanews.com) &#45; &lt;/strong&gt;Dalam aksi pada Senin, 24 Agustus 2026 menuntut kasus lahan diluar HGU PT. THIP yang pernah disegel Gakkum KLH pada tahun 2019 lalu, akibat Kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) di dalam konsesi perkebunannya tersebut. Ratusan massa warga Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau, ikut menuntut pembebasan seorang warga lanjut usia (Lansia) berumur 66 tahun yang saat ini ditahan di Mapolres Pelalawan, diduga akibat membakar halaman tapak rumah yang sedang dibersihkan tersangka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Warga kami yang sudah lansia berumur 66 tahun, kami minta Pemda Pelalawan membantu penyelesaian terkait UU kearifan lokal. Sebab, tersangka hanya membakar sampah halaman rumah yang ingin dibangun, dengan luasan yang tidak menimbulkan resiko. Apalagi sekeliling halaman rumahnya ada sekat kanal dan padat penduduk yang sekiranya tidak akan menyebar,&quot; kata koordinator aksi Ali, menjelaskan disambut gemuruh massa aksi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut mereka, banyak perusahaan yang terdampak Karhutla di wilayah Kecamatan Teluk Meranti. Namun, kenapa hanya warga yang sudah lansia yang menjadi tersangka tanpa standar prosedur yang jelas. Ironisnya, lansia tersebut tinggal dirumah anaknya dan biaya hidup ditanggung anaknya, yang mana notabene orang tidak mampu&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Disini keluarga tak ada menerima surat penangkapan dan penahanan, menjenguk keluarga pun di persulit. Kami juga meminta agar Pemda Pelalawan, agar bisa membantu warga lansia yang saat ini telah ditahan di Mapolres Pelalawan,&quot; pintanya dihadapan Sekdakab Pelalawan Tengku Zulfan, dan jajaran kepolisian saat aksi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menanggapi hal, itu Sekdakab Pelalawan Tengku Zulfan, akan berkoordinasi ke pimpinan untuk mengetahui sejauh mana proses yang menimpa warga lansia tersebut. Dihadapan massa aksi ia menjelaskan akan berupaya berbuat terbaik untuk masyarakat, terkhusus jika memang membakar sampat halaman/tapak rumah atau membuhun (dalam dialek melayu) di wikayah rumah warga yang dianggap terkontrol.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Untuk warga kita akan koordinasi ke Pimpinan, hingga Kapolres. Nantinya sama&#45;sama dilihat proses nya sejauh mana perkembangan warga yang saat ini telah di Polres Pelalawan,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Usai menanggapi beberapa tuntutan warga, ratusan massa dan perwakilan Pemda Pelalawan menanda tangani hasil tuntutun aksi tersebut. Selanjutnya massa membubarkan diri dengan kondusif.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/84588012829-img-20260824-wa0034.jpg"/><pubDate>Mon, 24 Aug 2026 17:56:36 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2329/massa-aksi-tuntut-bebaskan-warga-ditahan-bakar-halaman-tapak-rumah</guid></item><item><title>Kasus Lahan PT. THIP Tak Kunjung Tuntas, Warga Gruduk Kantor Bupati</title><link>https://sekatanews.com/detail/2328/kasus-lahan-pt-thip-tak-kunjung-tuntas-warga-gruduk-kantor-bupati</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pelalawan (Sekatanews.com) &#45;&lt;/strong&gt; Masih ingat per kasus lahan PT Tabung Haji Indonesia Plantations (THIP) yang telah puluhan tahun tak selesai. Pada Senin 24 Agustus 2026, ratusan massa warga Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, menggeruduk Kantor Bupati Pelalawan. Kedatangan warga tersebut untuk menyampaikan aspirasi terkait persoalan lahan seluas 294 hektare yang mereka klaim berada di luar Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan PT THIP.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masyarakat meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan mengambil langkah konkret agar lahan tersebut dikeluarkan dari penguasaan perusahaan dan dikembalikan kepada masyarakat untuk dikelola serta dimanfaatkan dalam menunjang perekonomian warga setempat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam penyampaian aspirasinya, salah seorang perwakilan masyarakat Pulau Muda M. Ali, mengungkapkan kekecewaan terhadap pemerintah daerah yang dinilai belum memberikan perhatian maksimal terhadap persoalan lahan yang telah mereka perjuangkan sejak 1998 hingga 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Jangan hanya ketika membutuhkan suara masyarakat pada saat pemilihan bupati datang menemui masyarakat. Tetapi ketika masyarakat mengadu dan menghadapi persoalan seperti ini, jangan sampai bupati tidak menampakkan diri,” kata kordinator aksi Ali.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ali menegaskan, masyarakat Pulau Muda tidak meminta sesuatu yang berlebihan. Mereka hanya berharap lahan yang menurut mereka berada di luar HGU perusahaan dapat dikembalikan kepada masyarakat sehingga bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan warga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Yang kami tuntut adalah lahan seluas 294 hektare yang berada di luar HGU perusahaan PT THIP agar dikeluarkan dan dikembalikan kepada masyarakat. Lahan ini sangat penting untuk menunjang perekonomian masyarakat Pulau Muda,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut masyarakat, perjuangan mempertahankan lahan tersebut telah dilakukan selama kurang lebih tiga tahun. Berbagai upaya telah ditempuh sejak 2023 hingga 2026 untuk mendapatkan kepastian serta penyelesaian atas persoalan lahan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain persoalan 294 hektare lahan, masyarakat juga menyinggung terkait kewajiban perusahaan terhadap masyarakat sekitar. Mereka menilai PT THIP belum memberikan hak masyarakat sebesar 20 persen sebagaimana yang mereka harapkan sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat setempat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masyarakat berharap persoalan tersebut dapat segera difasilitasi pemerintah sehingga tidak terus berlarut&#45;larut dan menimbulkan konflik di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami sudah berjuang sejak 2023 sampai sekarang. Kami ingin pemerintah hadir dan memberikan kepastian terhadap persoalan tanah masyarakat ini,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aksi masyarakat Pulau Muda tersebut mendapat respons dari Pemerintah Kabupaten Pelalawan. Aspirasi warga diterima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pelalawan Tengku Zulfan bersama Asisten I Setdakab Pelalawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pertemuan tersebut, Sekda Tengku Zulfan menyatakan pemerintah daerah akan mengakomodir aspirasi yang disampaikan masyarakat Pulau Muda dan meneruskannya kepada pihak&#45;pihak terkait.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kita akan mengakomodir dan menyampaikan tuntutan masyarakat. Pemerintah tentu tidak pernah ingin mengabaikan permasalahan yang dihadapi masyarakat,” kata Tengku Zulfan di hadapan massa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia mengatakan, Pemkab Pelalawan akan berupaya menghadirkan pihak pimpinan PT THIP untuk duduk bersama dengan masyarakat Desa Pulau Muda. Pertemuan tersebut dinilai penting agar persoalan terkait lahan dapat dibahas secara terbuka dan dicari jalan keluar yang dapat diterima kedua belah pihak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kita akan mengusahakan kehadiran pimpinan PT THIP untuk membicarakan permasalahan lahan perusahaan dengan masyarakat Desa Pulau Muda. Tujuannya agar aspirasi masyarakat ini mendapatkan solusi yang tepat bagi kedua belah pihak,” jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tengku Zulfan juga menyampaikan bahwa Pemkab Pelalawan tidak menutup kemungkinan untuk mendukung masyarakat membawa persoalan tersebut ke tingkat kementerian apabila penyelesaian di daerah tidak menemukan titik temu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kalau memang permasalahan ini tidak mendapatkan solusi di daerah, pemerintah daerah siap mendukung masyarakat untuk menyampaikannya ke kementerian,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, masyarakat Pulau Muda menegaskan akan melanjutkan perjuangan mereka ke tingkat pemerintah pusat apabila tuntutan terkait lahan 294 hektare tersebut tidak mendapatkan penyelesaian dari Pemkab Pelalawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masyarakat berharap pemerintah daerah benar&#45;benar dapat menjalankan fungsi mediasi antara masyarakat dan perusahaan, sekaligus memastikan status serta batas&#45;batas lahan yang menjadi pokok persoalan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Warga juga meminta agar seluruh pihak mengedepankan penyelesaian secara dialogis dan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku, sehingga persoalan lahan tersebut tidak berlarut&#45;larut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami akan terus memperjuangkan hak masyarakat. Kalau di daerah tidak ada penyelesaian, kami akan melanjutkan aksi ke kementerian,” pungkas perwakilan masyarakat lainnya dalam aksi.***&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/13566095013-img-20260824-wa0034.jpg"/><pubDate>Mon, 24 Aug 2026 17:54:50 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2328/kasus-lahan-pt-thip-tak-kunjung-tuntas-warga-gruduk-kantor-bupati</guid></item><item><title>Instruksi Presiden Prabowo, Kader Gerindra Pelalawan Beri Bantuan Posko Karhutla</title><link>https://sekatanews.com/detail/2327/instruksi-presiden-prabowo-kader-gerindra-pelalawan-beri-bantuan-posko-karhutla</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pelalawan (Sekatanews.com) –&lt;/strong&gt; Kepedulian terhadap para pejuang penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus ditunjukkan di tengah bencana kebakaran yang terjadi di sejumlah wilayah. Anggota DPRD Kabupaten Pelalawan dari Partai Gerindra, Yusri, S.H., M.H., turut memberikan dukungan bagi personel dan masyarakat yang terlibat dalam penanganan Karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dukungan tersebut diwujudkan melalui bantuan untuk dapur umum penanganan Karhutla di Kecamatan Kerumutan, yang digagas oleh Kapolsek Kerumutan, Iptu Budi Santoso, dan berlokasi di Desa Pematang Tinggi, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, Yusri menyerahkan bantuan berupa 50 sak beras dan 50 kardus minuman untuk mendukung kebutuhan konsumsi para petugas serta masyarakat yang terlibat dalam penanganan karhutla di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yusri mengatakan, kondisi kebakaran yang terjadi di sejumlah wilayah membutuhkan kepedulian dan dukungan dari berbagai pihak. Menurutnya, para petugas yang berjibaku memadamkan api siang dan malam rela meninggalkan keluarga demi menjalankan tugas kemanusiaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Para pejuang yang siang malam meninggalkan keluarga dan berjibaku memadamkan api ini membutuhkan dukungan kita bersama. Sesuai instruksi pimpinan, Pak Presiden Prabowo dan Ketua DPD Gerindra Riau, M. Rahul, kita harus memberikan support sebisa mungkin,” ujar Yusri, Senin, 24 Agustus 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menegaskan, bantuan tidak harus selalu dalam jumlah besar. Hal terpenting, kata Yusri, adalah adanya kepedulian dan keinginan untuk membantu sesuai kemampuan masing&#45;masing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kalau tidak bisa bantu banyak orang, bantulah beberapa orang. Kalau masih belum bisa, bantulah satu orang. Jika masih belum bisa, minimal jangan menyulitkan apalagi menyakiti orang lain,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yusri berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi para petugas dan masyarakat yang berada di lokasi penanganan karhutla, khususnya dalam mendukung operasional dapur umum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga mengapresiasi langkah Polsek Kerumutan yang menggagas dapur umum sebagai bentuk kepedulian terhadap personel dan masyarakat yang terlibat langsung dalam penanganan kebakaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, penanganan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat, tetapi membutuhkan gotong royong seluruh elemen masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan sedikit meringankan kebutuhan saudara&#45;saudara kita yang sedang berjuang di lapangan. Mari kita bersama&#45;sama memberikan dukungan sesuai kemampuan kita,” pungkasnya, berharap kepada Sekatanews.com.***&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/19233238366-20260824_173648.jpg"/><pubDate>Mon, 24 Aug 2026 10:30:00 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2327/instruksi-presiden-prabowo-kader-gerindra-pelalawan-beri-bantuan-posko-karhutla</guid></item><item><title>Benny Wirsa Mundur dari Pencalonan Ketua Golkar Sungai Penuh, Utamakan Stabilitas dan Persatuan</title><link>https://sekatanews.com/detail/2326/benny-wirsa-mundur-dari-pencalonan-ketua-golkar-sungai-penuh-utamakan-stabilitas-dan-persatuan</link><description>&lt;p&gt;Sekatanews.com.SUNGAI PENUH — Benny Wirsa Martalaga menyatakan mengundurkan diri dari pencalonan sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kota Sungai Penuh. Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral untuk menjaga stabilitas keamanan, meredam potensi konflik, serta menghindari pembelahan yang lebih besar di tubuh Partai Golkar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelum mengambil keputusan tersebut, Benny mengaku telah melakukan komunikasi dan pertemuan politik dengan sejumlah pihak, termasuk Hutri Randa. Komunikasi tersebut dilakukan dalam rangka membangun dialog, mencari titik temu, serta melihat perkembangan dinamika politik internal Partai Golkar menjelang Musyawarah Daerah (Musda) DPD II Partai Golkar Kota Sungai Penuh.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pertemuan dan komunikasi politik dengan Hutri Randa menjadi bagian dari upaya Benny untuk membaca situasi secara lebih menyeluruh serta mempertimbangkan langkah terbaik bagi kepentingan organisasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Benny menegaskan bahwa keputusan untuk mundur bukan karena kehilangan semangat untuk membangun Partai Golkar. Menurutnya, kepentingan organisasi, persatuan kader, dan kondusivitas daerah harus ditempatkan di atas kepentingan pribadi maupun ambisi politik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saya memilih untuk mundur demi menjaga persatuan Partai Golkar dan keamanan serta ketenangan masyarakat Kota Sungai Penuh. Jangan sampai proses Musda justru menimbulkan perpecahan yang lebih besar,” ujar Benny.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Benny, dinamika menjelang Musda telah berkembang cukup tajam. Karena itu, diperlukan sikap yang mengedepankan kedewasaan politik dan kepentingan bersama agar perbedaan pilihan tidak berubah menjadi konflik internal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia berharap keputusan tersebut dapat menjadi momentum untuk menurunkan tensi politik serta membuka ruang bagi seluruh kader Golkar untuk kembali bersatu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Golkar adalah rumah besar kita bersama. Jangan karena perbedaan dalam memilih ketua, kita kehilangan persaudaraan dan merusak soliditas organisasi. Saya ingin Golkar tetap kuat, solid dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Benny juga mengajak seluruh kader, pengurus, pimpinan kecamatan, organisasi sayap, dan seluruh elemen Partai Golkar untuk tetap menjaga soliditas serta menghormati mekanisme organisasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menegaskan tetap menghormati seluruh proses dan keputusan organisasi yang akan berlangsung. Benny berharap Musda dapat dilaksanakan secara tertib, demokratis, sesuai ketentuan organisasi, serta menghasilkan kepemimpinan yang mampu merangkul seluruh elemen Golkar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Bagi saya, jabatan bukan tujuan utama. Yang lebih penting adalah bagaimana Golkar tetap utuh dan tidak terbelah. Saya rela mengambil langkah ini apabila keputusan tersebut dapat membantu menjaga keamanan dan persatuan,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan pengunduran dirinya, Benny berharap tidak ada lagi pihak yang mempertajam perbedaan. Ia mengajak seluruh kader untuk mengakhiri ketegangan dan kembali memusatkan perhatian pada masa depan Partai Golkar di Kota Sungai Penuh.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Perbedaan pilihan adalah hal biasa dalam demokrasi. Tetapi persaudaraan dan keutuhan organisasi harus kita jaga bersama. Mari kita jadikan Musda sebagai momentum konsolidasi, bukan sumber perpecahan,” pungkas Benny.(Ung)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/49610414054-27partai-golkar.jpg"/><pubDate>Sat, 22 Aug 2026 21:52:52 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2326/benny-wirsa-mundur-dari-pencalonan-ketua-golkar-sungai-penuh-utamakan-stabilitas-dan-persatuan</guid></item><item><title>Hamparan HTI dan Sawit Terpampang Saat Karhutla, KMPKS: Gakkum KLH &quot;Mandul&quot;?</title><link>https://sekatanews.com/detail/2325/hamparan-hti-dan-sawit-terpampang-saat-karhutla-kmpks-gakkum-klh-mandul</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pekanbaru (Sekatanews.com) &#45;&lt;/strong&gt; Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau, memberi warna pandangan tersendiri kepada Kesatuan mahasiswa peduli kebijakan sosial (KMPKS). Mengapa tidak, dari sebaran video petugas di berbagai platform online maupun digital, tampak hamparan luas kebun Hutan Tanaman Industruli (HTI) jenis Sawit dan Eukaliptus. Namun, hingga saat ini Penegakkan Hukum Kementrian Lingkungan Hidup (Gakkum KLH) baik pusat maupun daerah, tak kunjung mengumumkan maupun menyegel wilayah Korporasi/Perushaan yang terdampak Karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepada awak media Ketum KMPKS Agung Maulana, S.Ikom, mengatakan jika dirunut kebakaran hebat sejak 2019, lalu massa Presiden Jokowi Dodo, mengunjungi Riau, guna melihat beberapa titik Karhutla di Riau, sampai saat ini para Korporasi/Perusahaan yang oernah disegel sangat minim sekali penetapan tersangka maupun terdakwa yang terlibat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Bahkan banyak masyarakat kecil yang dijadikan terdakwa oleh APH. Apakah restoratif di Negeri ini terlalu berpihak ke pengusaha, sehingga warga yang hanya membakar lahan rumah atau usaha UMKM menjadi terdawa dalam kasus besar Karhuta,&quot; kata Agung, menegaskan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ditambahkannya, dengan Karhutla yang terjadi di Provinsi Riau, hari ini khususnya banyak kita lihat hamparan HGU Sawit dan HTI Eukaliptus mengalamj kebakaran. Dimana Gakkum KLH, sebagai lining sektor utama penindakan korporasi tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami menilai Gakkum KLH mandul terhadap Korporasi. Kami mempertanyakan ketegasan meraka terhadap kerusakan maupun kelalaian akibat Karhutla maupun kerusakan lainnya,&quot; tegasnya.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/13355666547-20260822_200925.jpg"/><pubDate>Sat, 22 Aug 2026 20:17:57 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2325/hamparan-hti-dan-sawit-terpampang-saat-karhutla-kmpks-gakkum-klh-mandul</guid></item><item><title>Rangking 1 Penyebab Kebakaran, KMPKS: Presiden Harus Evaluasi Pohon Eukaliptus</title><link>https://sekatanews.com/detail/2324/rangking-1-penyebab-kebakaran-kmpks-presiden-harus-evaluasi-pohon-eukaliptus</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pekanbaru (Sekatanews.com) &#45; &lt;/strong&gt;Selain merusak lingkungan dan hewani, berbagai penelitian yang didalami gabungan mahasiswa dari Kesatuan mahasiswa peduli kebijakan sosial (KMPKS) menemukan bahwa pohon eukaliptus dengan nama latin Eucalyptus, itu merupakan rantai no wahid atau rangking 1 yang rentan jadi penyebab kebakaran. Tak khayal, jika ditanam mencapai ribuan bahkan ratusan ribu hektar (Ha), bagaimana dampak negatif dari pohon penghasil bubuk kertas, serat, dan obat&#45;obatan herbal tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam ini Ketum KMPKS Agung Maulana, S.Ikom, dengan tegas mendesak Presiden RI Prabowo Subianto, melalui anak buah kebinetnya, khususnya Menteri Lingkungan Hidup dan Menteri Kehutanan, selaku pemberi ijin budidaya serta Hutan Tamanan Industri (HTI) kepada seluruh korporasi HTI di Republik Indonesia (RI).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pohon ini bersifat sangat mudah terbakar karena mengandung minyak volatil dan kulit kayu yang mengelupas, sehingga memicu percikan api dan membuat kobaran api cepat meluas,&quot; kata Ketum KMPKK Agung, menegaskan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga mengutip kejadian di beberapa megara yang pernah menjadi dampak daei kerusakan lingkungan dan kekejaman Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) akibat penyebaran kayu akasia jenis eukaliptus tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kebakaran hutan yang sangat dahsyat pernah terjadi di East Bay tahun 1991, yang menewaskan 25 orang dan menyebabkan ribuan orang kehilangan tempat tinggal. Hamparan luas pohon eukaliptus terbakar,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selanjutnya, ditambahkan Agung, Karhutla paling mematikan di Portugal pernah terjadi pada Juni dan Oktober 2017. Bencana ini menewaskan lebih dari 100 orang, melukai ratusan lainnya, dan menghanguskan total lahan seluas lebih dari 500.000 hektar akibat gelombang panas ekstrem serta angin kencang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Serta Karhutla dahsyat juga pernah terjadi pula Kebakaran hutan besar di Los Angeles, California, yang terjadi pada Januari 2025, diperparah oleh keberadaan pohon eukaliptus (eucalyptus) yang&amp;nbsp;&amp;nbsp;menyebabkan Kematian korban jiwa&amp;nbsp; sebanyak 440 orang,&quot; bebernya, kepada Sekatanews.com.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain KMPKS, ITB Bandung juga pernah meneliti dampak negatif dari pohon eukaliptus. Oleh sebab itu KMPKS mendesak Presiden RI, agar segera mengevaluasi hingga menbut izin HTI yang masih memanfaatkan tanaman pohon eukaliptus tersebut.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Presiden harus evaluasi pohon eukaliptus. Jangan sampai demi untung segelintir pengusaha asing dan aseng, regenerasi bangsa tergadaikan. Alam NKRI wajib dijaga guna kelangsungan hidup generasi kita,&quot; tegasnya lagi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia sempat mengutip kata&#45;kata Mutiara Kapolda Riau, Irjen Herry Haryawan &quot;Kita Jaga Alam, Alam Jaga Kita&quot;. Dengan program Polda Riau Green Policing, itu pihaknya berharap jangan sampai korporasi HTI maupun HGU merusak alam akibat dampak Karhutla yang timbul berkepanjangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Sejak 19&#45;21 Agustus Karhula hebat kayu eukaliptus terjadi di Provinsi Kalimantan, begitu juga di Riau hingga saat ini masih proses pendinginan oleh pertugas dilapangan. Jika ini dibiarkan terlalu lama, maka aksi massa yang akan menuntut nantinya hingga Istana Negara,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kandati demikian, media ini mengkonfirmasi salah satu korporasi terefiliasi HTI manyoritas menanam kayu akasia jenis Eukaliptus yang tersebar di Riau dan Kalimantan, yakni manajemen APRIL Grup, melalui Corcom SHR nya Wan M. Jeck Anza dan Disra Aldrick, saat dikonfirmasi chat dan telepon seluler memilih bungkam hingga artikel ini naik tayang.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/28161581053-20260822_192432.jpg"/><pubDate>Sat, 22 Aug 2026 20:16:18 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2324/rangking-1-penyebab-kebakaran-kmpks-presiden-harus-evaluasi-pohon-eukaliptus</guid></item><item><title>Kontribusi Nyata Sukseskan HUT RI ke&#45;81, PT Musim Mas Berbagi untuk Para Pejuang Bangsa</title><link>https://sekatanews.com/detail/2323/kontribusi-nyata-sukseskan-hut-ri-ke81-pt-musim-mas-berbagi-untuk-para-pejuang-bangsa</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pelalawan (Sekatanews.com) &#45; &lt;/strong&gt;PT Musim Mas kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan kemasyarakatan dan pembangunan daerah. Dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke&#45;81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Pangkalan Kuras, perusahaan menerima penghargaan atas partisipasinya dalam menyukseskan penyelenggaraan peringatan HUT RI Tahun 2026. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Plt. Camat Pangkalan Kuras Rudiyanto, S.E., M.M., usai pelaksanaan upacara pada 17 Agustus 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Upacara peringatan kemerdekaan itu dipusatkan di Halaman Kantor Camat Pangkalan Kuras, Sorek Satu, dan berlangsung khidmat dengan dihadiri berbagai unsur pimpinan daerah. Hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Camat Pangkalan Kuras Rudiyanto, S.E., M.M., Kapolsek Pangkalan Kuras Kompol Rinaldi Parlindungan, S.H., Danramil 04 Pangkalan Kuras, anggota DPRD Kabupaten Pelalawan, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Upika).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peringatan HUT RI juga diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) Pangkalan Kuras, aparatur sipil negara (ASN), tokoh adat, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, hingga pelajar dari berbagai jenjang pendidikan. Kebersamaan seluruh peserta mencerminkan semangat persatuan dan gotong royong dalam mengisi kemerdekaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Usai pelaksanaan upacara, PT Musim Mas kembali menunjukkan kepedulian sosialnya dengan memberikan bingkisan berupa dua liter minyak goreng SunCo kepada 50 keluarga veteran dan pensiunan ASN di Kecamatan Pangkalan Kuras. Bantuan tersebut disalurkan berdasarkan data yang dihimpun pihak kecamatan sebagai bentuk penghormatan atas jasa para pejuang dan pengabdian aparatur yang telah berkontribusi bagi pembangunan daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Plt. Camat Pangkalan Kuras Rudiyanto, S.E., M.M. menyampaikan apresiasi atas konsistensi PT Musim Mas dalam mendukung berbagai kegiatan sosial dan pembangunan di wilayahnya. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi modal penting dalam membangun Kecamatan Pangkalan Kuras yang semakin maju dan sejahtera.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apresiasi serupa juga disampaikan oleh Anggota DPRD Kabupaten Pelalawan M. Tambunan dari Fraksi PDI Perjuangan dan Muhammad Bakri dari Fraksi PAN. Keduanya menilai partisipasi PT Musim Mas tidak hanya membantu menyukseskan peringatan HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga menunjukkan kepedulian nyata kepada masyarakat, khususnya para keluarga veteran dan pensiunan ASN.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mewakili perusahaan, Humas PT Musim Mas Yusri Effendi Nasution, S.H., mengungkapkan rasa syukur karena dapat berbagi kebahagiaan bersama masyarakat pada momentum Hari Kemerdekaan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menegaskan bahwa pemberian bingkisan minyak goreng SunCo merupakan bentuk penghormatan kepada keluarga veteran dan pensiunan ASN yang telah memberikan kontribusi besar bagi bangsa dan pembangunan, khususnya di Kecamatan Pangkalan Kuras.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Penghargaan yang diterima PT Musim Mas sekaligus menjadi bukti eratnya kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun daerah,&quot; tutur Yusri, kepada Sekatanews.com.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Semangat kebersamaan yang terjalin diharapkan terus berlanjut melalui berbagai program sosial dan kemitraan, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat serta memperkuat nilai&#45;nilai kepedulian, gotong royong, dan nasionalisme di Kabupaten Pelalawan.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/75246438929-20260821_225404.jpg"/><pubDate>Fri, 21 Aug 2026 23:03:07 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2323/kontribusi-nyata-sukseskan-hut-ri-ke81-pt-musim-mas-berbagi-untuk-para-pejuang-bangsa</guid></item></channel></rss>