<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://sekatanews.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://sekatanews.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>Keluarga Besar PWI Berduka, Ketum Akhmad Munir: Kami Kehilangan Kader Terbaik</title><link>https://sekatanews.com/detail/2146/keluarga-besar-pwi-berduka-ketum-akhmad-munir-kami-kehilangan-kader-terbaik</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jakarta (SekataNews.com) &#45; &lt;/strong&gt;Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.10 WIB di Rumah Sakit Budi Kemuliaan. Almarhum wafat akibat serangan jantung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan keterangan Wakil Bendahara Umum PWI Pusat, Sumber Rajasa Ginting, almarhum sempat menghadiri acara Deklarasi Peluncuran Serikat Wartawan Senior Indonesia (SWSI) pada Jumat malam di Kampus LSPR, Jakarta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah kegiatan tersebut, Zulmansyah bersama sejumlah pengurus PWI lainnya melanjutkan makan malam di kawasan Jalan Jaksa, Jakarta Pusat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekitar pukul 21.00 WIB, ia tiba&#45;tiba mengalami anfal dengan keluhan sesak dada hebat, lemas, hingga muntah&#45;muntah. Ia segera dilarikan ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan. Berdasarkan diagnosis dokter, almarhum mengalami serangan jantung, sejalan dengan riwayat penyakit jantung yang dimilikinya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pihak rumah sakit sempat merekomendasikan rujukan ke Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita untuk penanganan lanjutan. Namun, di tengah upaya medis tersebut, almarhum dinyatakan meninggal dunia pada pukul 00.10 WIB.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Sosok Aktivis Organisasi yang Tangguh&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepergian Zulmansyah Sekedang merupakan kehilangan besar bagi PWI dan komunitas pers nasional. Almarhum dikenal sebagai pribadi yang ramah, riang, serta memiliki dedikasi tinggi terhadap dunia jurnalistik dan organisasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rekam jejak pengabdiannya di PWI terbilang panjang dan signifikan, antara lain:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua PWI Provinsi Riau selama dua periode (2017–2022 dan 2022–2027)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat hasil Kongres ke&#45;24 di Bandung tahun 2023&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PWI Pusat dalam masa transisi organisasi&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Umum PWI Pusat hasil Kongres Luar Biasa (KLB)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekretaris Jenderal PWI Pusat hasil Kongres Persatuan pada 29–30 Agustus 2025 di Cikarang, Jawa Barat&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam perjalanan organisasi, almarhum dikenal sebagai figur pemersatu yang berperan penting dalam mengakhiri dualisme kepengurusan PWI Pusat melalui Kongres Persatuan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menyampaikan duka mendalam atas kepergian sahabatnya itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami kehilangan salah satu kader terbaik yang selalu total dalam bekerja untuk organisasi. Semangat dan dedikasi beliau akan selalu kami kenang,&quot; katanya, mengucapkan, pada Sabtu 18 April 2026, melalui rilis resmi PWI Pusat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia memohon doa dari seluruh pengurus dan anggota, insan pers, serta masyarakat luas.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/37979072406-screenshot_20260418_092557_chrome.jpg"/><pubDate>Sat, 18 Apr 2026 09:31:53 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2146/keluarga-besar-pwi-berduka-ketum-akhmad-munir-kami-kehilangan-kader-terbaik</guid></item><item><title>Dunia Pers Berduka, Sekjen PWI Pusat H. Zulmansyah Sekedang Wafat</title><link>https://sekatanews.com/detail/2145/dunia-pers-berduka-sekjen-pwi-pusat-h-zulmansyah-sekedang-wafat</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pekanbaru (SekataNews.com) &#45; &lt;/strong&gt;Innalillahi Wainnailaihi Roji&apos;un (&lt;span style=&quot;color:rgb(0,29,53);&quot;&gt;&lt;strong&gt;Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada&#45;Nya lah kami kembali)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;. Kabar duka itu menyelimuti industri platform Media di Indonesia. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, H. Zulmansyah Sekedang, wafat di usia lima puluh tiga (53) tahun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan informasi yang dirangkum, almarhum wafat atau meninggal dunia setelah dirawat di Rumah Sakit Budi Kemuliaan, Jakarta Pusat, akibat serangan jantung, sekira Pukul 00.05 WIB pagi Sabtu, 19 April 2026 dini hari. Menggunakan pesawat dari CGK Jakarta jenazah almarhum berangkat menuju Pekanbaru didampingi Ketua PWI Pusat Akhmad Munir dan Wabendum. Setibanya di bandara SSK II Pekanbaru akan dijemput pengurus dan anggota PWI Riau, sekira pukul 10.00 Wib pagi, dan akan di dimakamkan di Tempat Pemakaman Umun (TPU) Kartama, kota Pekanbaru, Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Innalillahi wainnailaihi raji&apos;un. Telah meninggal dunia Sekjen PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang hari Sabtu, 18 April 2026 pukul 00.05 di RS Budi Kemuliaan akibat serangan jantung. Mohon maaf atas kesalahan almarhum, Al Fatihah,&quot; kata wartawan senior Riau Novrizon Burman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Almarhum yang akrab disapa Bg Zum, itu dikenal tokoh pers nasional dan sosok penyelamat organisasi PWI Pusat. Untaian duka dan doa menyelimuti WhattApps Grup (WAG), terkhusus dikalangan wartawan aktif tingkat provinsi maupun daerah di Indonesia.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain kalangan jurnalis atau wartawan, untaian duka juga terus berdatangan hingga saat ini mulai seperti Ulama sekeligus Ustad kondang Ustad Abdul Somad, serta pejabat pemerintah maupun pihak swasta di Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mewakili manajemen Sekatanews.com dan kru redaksi, melalui tulisan ini kami semua mengucapkan turut berduka cita yang mendalam. kami bersaksi almarhum orang baik, semoga semua amal baiknya di terima Allah SWT, dan Husnul Khotimah hendaknya, serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Aamiin.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/11184232868-screenshot_20260418_080422_whatsapp.jpg"/><pubDate>Sat, 18 Apr 2026 05:30:00 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2145/dunia-pers-berduka-sekjen-pwi-pusat-h-zulmansyah-sekedang-wafat</guid></item><item><title>Ninja Sawit Kembali Beraksi, 48 Tandan Digondol, Dua Pelaku Berakhir di Polsek Langgam</title><link>https://sekatanews.com/detail/2144/ninja-sawit-kembali-beraksi-48-tandan-digondol-dua-pelaku-berakhir-di-polsek-langgam</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pelalawan (SekataNews.com) &#45; &lt;/strong&gt;Polsek Langgam, Polres Pelalawan bergerak cepat mengamankan dua pelaku pencurian buah kelapa sawit atau lebih dikenal Ninja Sawit milik PT. Mitra Unggul Pusaka (MUP). Aksi kedua tersangka terungkap setelah patroli security perusahaan memergoki mobil bermuatan sawit keluar dari areal kebun pada Senin, 13 April 2026 malam lalu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tersangka yang diamankan adalah J P, 34 tahun, petani warga Segati RT 001/RW 001, Desa Segati, Kecamatan Langgam, dan T, 37 tahun, wiraswasta warga KM 53 Desa Segati, Kecamatan Langgam. Keduanya ditangkap setelah membawa hasil curian menggunakan mobil Daihatsu Grandmax BM 9409 TZ dan diikuti sepeda motor Honda Beat warna hitam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut keterangan laporan polisi peristiwa tersebut terjadi di Jalan Areal PT MUP Kebun Segati Afdeling II Blok B 07E, Desa Segati, Kecamatan Langgam, Senin 13 April 2026 sekira pukul 18.30 WIB. Kronologis bermula saat security PT MUP, Doni Noveanju Sapudan Rumapea dan Boby Ardiantara NST, melihat mobil Grandmax putih keluar dari Blok B 96 E diikuti motor Beat.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah dicek, bak mobil berisi buah sawit. Saat ditanya Danru Security, sopir mobil mengaku buah milik J P. Tak lama, J dan T datang ke Pos 1 PT MUP dan berdalih buah dipanen dari kebun miliknya di dekat sungai. Setelah dicek bersama pihak perusahaan, lokasi yang ditunjuk ternyata masuk areal PT MUP Blok B 07 E. Pelapor Humas PT MUP, kemudian melaporkan kejadian ke Polsek Langgam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Barang bukti yang diamankan berupa 1 buah egrek, 48 tandan buah kelapa sawit, dan 1 unit sepeda motor Honda Beat tanpa nomor polisi. Akibat pencurian tersebut, PT Mitra Unggul Pusaka mengalami kerugian sekitar Rp3.081.040. Kedua tersangka dijerat Pasal 477 ayat 1 huruf g Undang&#45;Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dan saat ini menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Langgam untuk proses hukum lebih lanjut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal ini dibenarkan Kapolres Pelalawan AKBP John Loius Letedera, S.IK, melalui Kapolsek Langgam, IPTU Jerry Sinaga, S.H, kepada SekataNews.com pada Jumat, 17 April 2026 membenarkan penangkapan tersebut.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kedua tersangka sudah kami amankan beserta barang bukti. Kami tidak beri ruang bagi pelaku pencurian di wilayah hukum Polsek Langgam. Motif ekonomi tidak bisa jadi pembenaran untuk merugikan perusahaan. Proses hukum akan kami tuntaskan,&quot; pungkasnya, menegaskan.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/4367803173-20260417_205304.jpg"/><pubDate>Fri, 17 Apr 2026 21:01:15 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2144/ninja-sawit-kembali-beraksi-48-tandan-digondol-dua-pelaku-berakhir-di-polsek-langgam</guid></item><item><title>Aktivis Pekanbaru Dorong Reformasi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat.</title><link>https://sekatanews.com/detail/2143/aktivis-pekanbaru-dorong-reformasi-pengelolaan-sampah-berbasis-masyarakat</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pekanbaru (SekataNews.com) &#45;&lt;/strong&gt; Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor dalam reformasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat, menyusul krisis sampah yang terjadi pada awal 2025.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Krisis tersebut dipicu oleh tidak optimalnya kinerja pihak ketiga dalam pengangkutan sampah hingga menyebabkan penumpukan di berbagai titik kota dan mendorong Pemerintah Kota Pekanbaru menetapkan status darurat sampah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai respons, Pemko Pekanbaru melakukan perubahan kebijakan dengan menghentikan kerja sama pihak ketiga dan beralih ke sistem swakelola melalui pembentukan Lembaga Pengelolaan Sampah (LPS) di tingkat kelurahan. Sejak Juli 2025, sistem ini menempatkan masyarakat sebagai aktor utama dalam pengelolaan sampah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Dinas DLHK Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra, menyatakan bahwa LPS menjadi instrumen kunci dalam reformasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pengelolaan sampah harus berbasis partisipasi. LPS dibentuk dari, oleh, dan untuk masyarakat, sementara pemerintah berperan sebagai fasilitator dan regulator,” kata Reza, baru&#45;baru ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;DLHK mencatat, implementasi awal menunjukkan hasil positif dengan sekitar 85 persen persoalan sampah telah tertangani, baik di jalan protokol maupun kawasan permukiman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Meski demikian, tantangan masih dihadapi, terutama dalam mendorong pemerataan partisipasi masyarakat dan memperkuat sistem pengelolaan yang tidak lagi berorientasi pada pola “angkut dan buang”, melainkan pada pengurangan dan pengolahan dari sumber,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Upaya penguatan juga dilakukan melalui peningkatan pengawasan serta pengembangan program waste station dan bank sampah guna mendorong pemilahan dan peningkatan nilai ekonomi sampah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam diskusi bersama HMI, DLHK mengajak mahasiswa dan pemuda untuk berperan aktif dalam edukasi publik, pengawasan, serta penguatan program pengelolaan sampah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Bidang Lingkungan Hidup Badko HMI Riau&#45;Kepri, Vivaldi, menegaskan pentingnya peran kader HMI dalam isu lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kader HMI harus menjadi contoh dalam pengurangan sampah plastik dan aktif dalam kegiatan sosial yang berdampak langsung ke masyarakat,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain iti, ketua umum Badko HMI Riau&#45;Kepri, Wiriyanto Aswir, serta Ketua Umum HMI Cabang Pekanbaru terpilih, Raihan, menyatakan komitmen untuk menjadi mitra kritis dan solutif bagi pemerintah dalam mendorong keberlanjutan kebijakan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kolaborasi ini diharapkan menjadi momentum untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif, partisipatif, dan berkelanjutan, serta dapat menjadi model bagi kota&#45;kota lain di Indonesia,&quot; harapnya.***&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/7320117388-img-20260417-wa0034.jpg"/><pubDate>Fri, 17 Apr 2026 20:59:44 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2143/aktivis-pekanbaru-dorong-reformasi-pengelolaan-sampah-berbasis-masyarakat</guid></item><item><title>Aktivis Ini Sebut Z&#45;Park Wisata Produktif yang Memberdayakan Kaum Miskin</title><link>https://sekatanews.com/detail/2142/aktivis-ini-sebut-zpark-wisata-produktif-yang-memberdayakan-kaum-miskin</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pelalawan (SekataNews.com) &#45; &lt;/strong&gt;Z&#45;Park merupakan destinasi wisata yang ada di Kabupaten Pelalawan. Saat ini wisata tersebut pun tengah ramai menjadi perhatian masyarakat Kabupaten Pelalawan. Salah satu perhatian itu tak luput dari kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Ari Smokel, yang merupakan putra asli Pelalawan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pernyataannya, ia menilai Z&#45;Park menjadi wisata produktif yang mampu memberdayakan kaum miskin yang ada di Kabupaten Pelalawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Sebagai wisata yang sangat produktif di Kabupaten Pelalawan ini, kehadiran Z&#45;Park bagi kami perlu diapresiasi dan mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Agar wisata ini dapat berkembang lebih baik sehingga manfaatnya dirasakan oleh kaum miskin yang ada di Kabupaten Pelalawan,&quot; katanya, baru&#45;baru ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih lanjut, ia juga menyebut Z&#45;Park bukan sekadar tempat rekreasi, tetapi menjadi wadah pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi anak yatim dan masyarakat kurang mampu di Kabupaten Pelalawan. Mulai dari pengelolaan hingga aktivitas usaha di dalamnya, Z&#45;Park melibatkan tenaga kerja dari kalangan orang miskin serta memberikan ruang bagi pelaku UMKM kecil untuk berkembang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Saat ini, Z&#45;Park telah memberikan manfaat nyata kepada sekitar 400 orang penerima. Harapannya, ke depan jumlah ini terus meningkat menjadi 1.000 bahkan hingga 3.000 penerima manfaat, sehingga dampak sosialnya semakin luas dan signifikan,&quot; bebernya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain membuka lapangan pekerjaan, keberadaan Z&#45;Park juga menjadi berkah bagi masyarakat kurang mampu serta menambah ikon wisata baru yang membanggakan bagi masyarakat Pelalawan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Sebagai mahasiswa dan kader HMI, kami menyampaikan apresiasi setingi&#45;tingginya terhadap kehadiran Z&#45;Park dan mengajak seluruh masyarakat Pelalawan untuk berkunjung dan berekreasi di Z&#45;Park,&quot; ucap Ari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Karena dengan berwisata di sana, kita tidak hanya menikmati hiburan, tetapi juga turut berkontribusi langsung dalam membantu perekonomian masyarakat miskin di Kabupaten Pelalawan,&quot; pungkasnya menambahkan.***&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/25411204404-img-20260417-wa0028.jpg"/><pubDate>Fri, 17 Apr 2026 20:57:58 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2142/aktivis-ini-sebut-zpark-wisata-produktif-yang-memberdayakan-kaum-miskin</guid></item><item><title>KSPSI Soroti Maraknya Kecelakaan Kerja di Riau, Minta Disnakertrans Gencarkan Sosialisasi K3</title><link>https://sekatanews.com/detail/2141/kspsi-soroti-maraknya-kecelakaan-kerja-di-riau-minta-disnakertrans-gencarkan-sosialisasi-k3</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU,sekatanews.com&lt;/strong&gt; – Rentetan kecelakaan kerja yang terjadi di sejumlah wilayah di Provinsi Riau dalam waktu berdekatan memicu keprihatinan berbagai pihak. Kondisi ini dinilai sebagai indikasi lemahnya penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah satu insiden terjadi di PT SMS yang beroperasi di perbatasan Desa Tanjung Pauh dan Sungai Paku, Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi. Kecelakaan tersebut diduga berkaitan dengan kelalaian dalam penerapan standar K3.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tak berselang lama, kecelakaan serupa kembali terjadi di Kota Pekanbaru. Lift barang di proyek pembangunan Rumah Sakit Santa Maria dilaporkan jatuh dari lantai tujuh ke dasar bangunan pada Selasa malam (7/4/2026). Akibat kejadian tersebut, tiga pekerja mengalami luka berat dan hingga kini masih menjalani perawatan intensif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rentetan peristiwa ini mendapat sorotan dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI). Salah satu Ketua KSPSI Pusat, H Hermansyah, menilai tingginya angka kecelakaan kerja di Riau tidak lepas dari lemahnya implementasi K3, baik oleh perusahaan maupun pengawasan dari instansi terkait.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Miris kita melihat kondisi ini. Di saat Menteri Ketenagakerjaan gencar menyosialisasikan K3, justru terjadi kecelakaan kerja di berbagai daerah, khususnya di Riau. Ini menimbulkan pertanyaan, apakah perusahaan lalai atau sosialisasi dari dinas terkait yang masih minim?” ujar Hermansyah kepada media ini, Jumat (17/4/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menegaskan, bahwa jajaran yang bertanggung jawab terhadap K3, termasuk Balai Besar K3 (BBK3), harus lebih aktif dalam menjalankan fungsi pengawasan dan edukasi. Upaya tersebut, menurutnya, harus dilakukan secara menyeluruh melalui pendekatan preventif, promotif, hingga represif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pencegahan harus diperkuat. Jangan hanya bertindak setelah kejadian. Edukasi dan pengawasan harus dilakukan secara masif untuk menekan angka kecelakaan kerja secara signifikan,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hermansyah juga mengingatkan bahwa keselamatan kerja bukan sekadar formalitas administratif, melainkan kewajiban hukum yang berkaitan langsung dengan keselamatan jiwa pekerja. Oleh karena itu, seluruh pihak yang terlibat dalam suatu proyek, mulai dari pemberi kerja hingga kontraktor, harus dimintai pertanggungjawaban apabila terjadi kelalaian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menekankan pentingnya memastikan bahwa setiap pekerjaan berisiko tinggi telah memenuhi seluruh persyaratan regulasi, termasuk keberadaan tenaga ahli K3 di perusahaan serta kompetensi operator yang dibuktikan dengan sertifikasi resmi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Persoalannya bukan hanya pada kejadian kecelakaan, tetapi juga pada proses administrasi sejak awal. Apakah penetapan kontraktor sudah sesuai aturan? Apakah tenaga kerja yang dilibatkan memiliki kompetensi yang memadai? Ini harus menjadi perhatian serius,” jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, penerapan K3 di Riau tidak boleh hanya mengandalkan tindakan represif setelah insiden terjadi, tetapi harus mengedepankan langkah preventif guna meminimalisir risiko kecelakaan kerja, meskipun target zero accident belum sepenuhnya tercapai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Secara regulasi, penerapan K3 wajib dipatuhi sesuai Undang&#45;Undang tentang Keselamatan Kerja serta Undang&#45;Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;KSPSI pun mendorong Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau untuk lebih aktif melakukan sosialisasi dan pengawasan di lapangan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pelaksanaan K3 di Riau harus betul&#45;betul maksimal. Apa yang disampaikan Menteri Tenaga Kerja secara tidak langsung merupakan yang harus ditindak lanjuti. Apa lagi masalah K3 ini adalah masalah resiko kemanusiaan. Jadi jangan main&#45;main menyangkut K3 ini,&quot; pungkas Herman.(*)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/84085252287-screenshot_2026-04-17-19-10-05-24_99c04817c0de5652397fc8b56c3b3817.jpg"/><pubDate>Fri, 17 Apr 2026 19:22:04 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2141/kspsi-soroti-maraknya-kecelakaan-kerja-di-riau-minta-disnakertrans-gencarkan-sosialisasi-k3</guid></item><item><title>Dari Wisata ke Kesejahteraan, Z&#45;Park Bagi Rp1,7 Miliar ke 420 Mustahik</title><link>https://sekatanews.com/detail/2140/dari-wisata-ke-kesejahteraan-zpark-bagi-rp17-miliar-ke-420-mustahik</link><description>&lt;p&gt;PANGKALAN KERINCI (Sekatanews) – Di sudut Pangkalan Kerinci, senyum itu tampak sederhana, namun sarat makna. Nenek Yanti (60) menggenggam uang yang baru saja diterimanya. Bukan sekadar rupiah, tetapi harapan yang kembali tumbuh di usia senjanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Alhamdulillah… ini sangat membantu,” ucapnya lirih.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejak hadirnya Z Park Kerinci Skyland, hidupnya perlahan berubah. Jika dulu ia tak pernah merasakan bantuan langsung, kini setiap bulan ia menikmati hasil dari sebuah tempat wisata yang tak hanya ramai pengunjung, tetapi juga sarat nilai sosial.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada Senin (13/4/2026), Z&#45;Park kembali membagikan keuntungan kepada 420 mustahik orang&#45;orang yang justru menjadi pemilik utama dari kawasan wisata Z&#45;Park Kerinci Skyland.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masing&#45;masing menerima Rp1.300.000 pasca Lebaran. Jumlah penerima pun bertambah, dari sebelumnya 400 menjadi 420 orang, menandakan geliat pertumbuhan yang nyata. Selama satu tahun berdiri, total manfaat yang diterima setiap mustahik telah mencapai Rp4.300.000. Secara keseluruhan, sekitar Rp1,7 miliar keuntungan telah didistribusikan kepada mustahik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi sebagian orang, angka itu mungkin biasa. Namun bagi Nenek Yanti dan ratusan lainnya, itu adalah napas tambahan untuk bertahan hidup.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Dulu tak ada seperti ini. Sekarang bisa untuk kebutuhan sehari&#45;hari,” katanya, dengan mata yang tampak berkaca&#45;kaca.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di balik angka&#45;angka tersebut, ada konsep yang berbeda. Z&#45;Park tidak sekadar berdiri sebagai destinasi wisata, tetapi sebagai ruang berbagi dan pemberdayaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengelola Z&#45;Park, Rahmad Basuki, menyebut bahwa sejak awal, konsep ini memang dirancang untuk memberi dampak langsung kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Z&#45;Park ini bukan hanya tempat rekreasi. Ini milik para mustahik. Kita ingin mereka merasakan manfaatnya secara nyata,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih jauh, geliat Z&#45;Park juga merambat ke sektor lain. UMKM mulai tumbuh di dalam kawasan wisata. Warung kecil, penjual minuman, hingga pedagang makanan kini punya ruang untuk berkembang. Anak&#45;anak muda pun mendapatkan kesempatan kerja sesuatu yang sebelumnya tak mudah didapat. Dari sekadar tempat hiburan, Z&#45;Park perlahan menjelma menjadi simbol harapan baru di Pelalawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setiap pengunjung yang datang mungkin hanya melihat wahana dan pemandangan. Namun di balik itu, ada cerita tentang kehidupan yang berubah tentang para mustahik yang kini bukan hanya penerima, tetapi juga bagian dari sebuah perjalanan ekonomi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di penghujung cerita, Nenek Yanti kembali tersenyum. Sederhana, namun penuh doa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Semoga Z&#45;Park terus maju… supaya kami juga terus merasakan manfaatnya.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan di sanalah, di antara riuh wisata dan tawa pengunjung, harapan itu terus tumbuh pelan, tapi pasti.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/48025103655-img-20260417-wa0029.jpg"/><pubDate>Fri, 17 Apr 2026 10:25:13 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2140/dari-wisata-ke-kesejahteraan-zpark-bagi-rp17-miliar-ke-420-mustahik</guid></item><item><title>Dr. Welly Wirman, M.Si Nahkodai ISKI Korwil Riau Periode 2026–2029</title><link>https://sekatanews.com/detail/2139/dr-welly-wirman-msi-nahkodai-iski-korwil-riau-periode-2026–2029</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pekanbaru (SekataNews.com) &#45; &lt;/strong&gt;Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) Koordinator Wilayah Riau resmi melaksanakan pelantikan pengurus periode 2026–2029. Kegiatan ini dirangkaikan dengan talkshow bertema “Masa Depan Profesi Komunikasi Indonesia: Akademisi, Praktisi, dan Kreator dalam Ekosistem Digital” yang berlangsung di Gedung Rektorat Lantai 4 Universitas Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Acara yang dilaksanakan pada Kamis, 16 April 2026, itu dihadiri oleh kalangan akademisi, praktisi, serta berbagai pemangku kepentingan di bidang komunikasi. Dalam prosesi pelantikan, Dr. Welly Wirman, M.Si resmi dikukuhkan sebagai Ketua ISKI Korwil Riau periode 2026–2029.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Umum ISKI Pusat, Prof. Dr. Drs. Atwar Bajari, M.Si, yang diawali dengan pembacaan Surat Keputusan oleh Sekretaris Jenderal ISKI Pusat, Dr. Ilham Gemiharto, M.Si, dan dilanjutkan dengan pengukuhan seluruh jajaran pengurus.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Momentum ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran ISKI di daerah, khususnya dalam mendorong pengembangan keilmuan dan praktik komunikasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. Dukungan dari berbagai perguruan tinggi dan stakeholder turut menegaskan pentingnya kolaborasi dalam membangun ekosistem komunikasi di Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sesi talkshow, diskusi menyoroti dinamika perubahan kebutuhan kompetensi di dunia kerja komunikasi. Profesi komunikasi kini tidak lagi terbatas pada peran konvensional, melainkan berkembang menjadi lebih fleksibel dan menuntut kemampuan adaptasi, kreativitas, serta pemanfaatan teknologi digital.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menanggapi hal tersebut, Prof. Atwar Bajari menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam melakukan penyesuaian, termasuk evaluasi dan pengembangan kurikulum agar selaras dengan kebutuhan industri.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Hal ini dinilai penting guna menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing yang kuat di era digital,&quot; katanya menegaskan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Ketua ISKI Korwil Riau terpilih, Dr. Welly Wirman, M.Si, menegaskan komitmennya untuk menjadikan ISKI sebagai ruang kolaborasi yang inklusif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Sebagai bagian dari dunia akademik, kami berharap ISKI dapat menjadi ruang kolaborasi antara perguruan tinggi penyelenggara ilmu komunikasi, akademisi, praktisi, dan masyarakat dalam membangun ekosistem komunikasi yang sehat, kritis, dan konstruktif di Indonesia,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kegiatan ini, ISKI Korwil Riau diharapkan mampu memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan, sekaligus menjadi penggerak dalam pengembangan ilmu komunikasi serta peningkatan kualitas praktik komunikasi, baik di tingkat lokal maupun nasional.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/5028353672-img-20260416-wa0044.jpg"/><pubDate>Thu, 16 Apr 2026 20:27:46 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2139/dr-welly-wirman-msi-nahkodai-iski-korwil-riau-periode-2026–2029</guid></item><item><title>Halal Bihalal PCNU dan JATMAN Riau di  Ukui, Dihadiri Kapolres Pelalawan</title><link>https://sekatanews.com/detail/2138/halal-bihalal-pcnu-dan-jatman-riau-di -ukui-dihadiri-kapolres-pelalawan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pelalawan (SekataNews.com) &#45; &lt;/strong&gt;Halal bihalal PCNU Kabupaten Pelalawan bersama JATMAN Provinsi Riau berlangsung khidmat di halaman Ponpes Khoirul Ulum, Desa Bukit Jaya, Kecamatan Ukui, Rabu, 15 April 2026. Kegiatan ini dihadiri langsung Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K, bersama Forkopimda Pelalawan serta ratusan jamaah dari berbagai badan otonom NU.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang berlansung usai ba&apos;dah Dzuhur, itu dibuka oleh MC, dilanjutkan tilawah Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Syubbanul Wathon oleh PAC Muslimat Ukui. Acara inti diisi tawassul/istighosah Mbah Kyai Sarofan, sambutan tuan rumah Ketua Jatman Riau KH. Khairul Khudori, sambutan Bupati Pelalawan yang diwakili Staf Ahli, dan sambutan Kapolres Pelalawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi ulama dan umara ditengah&#45;tengah masyarakat.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Halal bihalal ini momentum memperkuat ukhuwah dan menjaga kondusifitas Pelalawan. Polri siap bersinergi dengan NU menjaga kerukunan umat,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mauidhoh hasanah disampaikan Ketua PCNU Pelalawan KH. Karmani, MH sebelum ditutup dengan doa bersama. Kegiatan berakhir pukul 16.00 WIB dalam situasi aman dan terkendali.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Turut hadir pada acara tersebut Staf Ahli Bupati Bidang Hukum &amp;amp; Politik dr. Endid Pratikno mewakili Bupati Pelalawan, Pengurus JATMAN Riau KH. Kudori, Ketua PCNU Pelalawan KH. Karmani, MH, Kabag Ren Kompol AZ. Rofiqi, SH, Kasat Lantas AKP Tatit Rizkyan Hanafi, S.T.K., S.I.K, Kasat Binmas AKP Harjanto Edy, S.H., M.H, Kapolsek Ukui AKP Ardi Surya Kusuma, S.T.K., S.I.K, dan Camat Ukui Joko Hadi SZ, S.K.M.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Serta lurah dan kepala desa se&#45;Kecamatan Ukui, Pengurus Cabang Muslimat Pelalawan, Pengurus Cabang Pemuda Ansor Gus Jayuli, Pengurus Anak Cabang Muslimat Ukui, serta tokoh agama, tokoh masyarakat dan jamaah yang berjumlah ±300 orang.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/41174895561-img-20260416-wa0040.jpg"/><pubDate>Thu, 16 Apr 2026 16:30:00 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2138/halal-bihalal-pcnu-dan-jatman-riau-di -ukui-dihadiri-kapolres-pelalawan</guid></item><item><title>Ingin Cepat Sampai, Pengendara Ini Ditilang Usai Trobos Macet dan Gunakan Plat Palsu</title><link>https://sekatanews.com/detail/2137/ingin-cepat-sampai-pengendara-ini-ditilang-usai-trobos-macet-dan-gunakan-plat-palsu</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pelalawan (SekataNews.com) &#45;&lt;/strong&gt; Ada&#45;ada saja kelakuan pemobil satu ini. Alih&#45;alih ingin cepat sampai, malah bikin ulah, Alhasil, satu unit mobil jenis Toyota Innova warna hitam dicegat Polisi Lalulintas (Polantas) ketika nekat menerobos jalan buka tutup di Km 76 Lintas Timur, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, pada Kamis, 16 April 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengendara mobil Toyota Innova, itu melanggar antrian dengan memotong kendaraan lain. Tetapi juga menggunakan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau plat palsu yang sesuai dengan spesifikasi. Akibatnya langsung diberi sanski tilang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami memberikan tindakan penilangan kepada pengendara yang menerobos antrian dan memakai TNKB palsu dengan barang bukti 1 lembar STNK,&quot; ungkap&amp;nbsp; Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara SIK melalui Kasat Lantas AKP Tatit Rizkyan Hanafi STrk SIK MH.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kasat Lantas Tatit, menjelaskan bahwa tindakan tegas ini merupakan bagian dari upaya menciptakan ketertiban dan keselamatan berlalu lintas, khususnya di lokasi pengerjaan penimbunan jalan yang menerapkan sistem buka&#45;tutup tersebut&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Personil ditempatkan di lapangan bukan hanya untuk mengatur arus lalu lintas. Tetapi juga memastikan seluruh pengguna jalan mematuhi aturan demi menghindari potensi kecelakaan dan kemacetan panjang,&quot; kata Kasat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Maka penertiban dan sanksi tegas diberikan pengendara yang melakukan pelanggaran, disamping menjaga arus lalu lintas di titik pengerjaan jalan Km 76 Jalintim yang kerap mengalami antrean panjang. Juga mengurai agar kepadatan kendaraan tidak terjadi&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kepada seluruh masyarakat pengguna jalan agar tetap disiplin dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Jangan saling mendahului dan menerobos antrian,&quot; pinta mantan Kapolsek Pangkalan Kerinci tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ditambahkan Kasat Lantas, larangan agar tidak menerobos antrian dan tertib berlalulintas, terutama saat di berlakukan buka tutup di penimbunan Jalan Lintas Timur, agar tak terjadi kemacetan panjang dan kecelakaan lalulintas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Apabila ada yang melakukan pelanggaran serupa akan diberikan tindakan serupa. Personil di tempatkan di lapangan untuk terus melakukan pengawasan guna menciptakan Kamseltibcarlantas (keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas) di jalan raya,&quot; pungkasnya kepada SekataNews.com.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/6722295758-20260416_201726.jpg"/><pubDate>Thu, 16 Apr 2026 20:28:10 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2137/ingin-cepat-sampai-pengendara-ini-ditilang-usai-trobos-macet-dan-gunakan-plat-palsu</guid></item><item><title>Halal Bihalal PWRI di Pekanbaru : Bersama Kirim Doa Pendiri Pelalawan</title><link>https://sekatanews.com/detail/2136/halal-bihalal-pwri-di-pekanbaru--bersama-kirim-doa-pendiri-pelalawan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pekanbaru (SekataNews.com) &#45; &lt;/strong&gt;Bupati Pelalawan diwakili Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Pelalawan, Drs. Fahrizal, M.Si, menghadiri kegiatan silaturahmi dan halal bihalal bersama pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Unit Purna Bakti PNS/ASN Pemerintah Kabupaten Pelalawan, yang dilaksanakan di Fan&apos;s Coffee Pekanbaru, Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa, 14 April 2026, itu merupakan ajang mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dengan para purnabakti ASN yang telah memberikan pengabdian bagi Kabupaten Pelalawan.Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga diisi dengan santapan rohani yang memberikan penguatan nilai&#45;nilai keagamaan serta mempererat kebersamaan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, Asisten II menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada para purnabakti ASN yang telah memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan Kabupaten Pelalawan. Fakhrizal menegaskan bahwa pengalaman dan pemikiran para anggota PWRI masih sangat dibutuhkan sebagai sumber inspirasi dan masukan bagi pemerintah daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami sangat menghargai dedikasi dan pengabdian bapak dan ibu sekalian selama menjadi ASN. Meskipun telah purna tugas, kami berharap silaturahmi tetap terjaga, dan para wredatama dapat terus memberikan sumbangsih pemikiran demi kemajuan Kabupaten Pelalawan,&quot; kata Fakhrizal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Asisten II juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wadah mempererat hubungan emosional antara pemerintah daerah dengan para pensiunan ASN.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Dan para pendiri kabupaten pelalawan yang sangat berjasa baik yang masih hidup maupun yang telah tiada, kepada yang telah tiada mari kita kirimkan doa serta bacakan al fatihah, semoga allah swt mengampuninya dn menerima segala amal ibadahnya,&quot; pesannya, mengakhiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Turut hadir pada kesempatan itu Drs.H.Zardewan,MM, mantan wakil bupati dan sekda pelalawan pada masanya, H.Amir Arifin. S.Sos mantan ass III pada masanya serta beberapa mantan kepala dinas pada masanya, hadir juga Ketua Umum PWRI, Drs. Zamur Das, M.Si, serta Penasehat PWRI, Drs. H. Tengku Kasroen Haroen, bersama para pengurus dan anggota PWRI lainnya.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/66854253834-img-20260415-wa0081.jpg"/><pubDate>Tue, 14 Apr 2026 22:41:07 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2136/halal-bihalal-pwri-di-pekanbaru--bersama-kirim-doa-pendiri-pelalawan</guid></item><item><title>Razia THM di Pelalawan, Polisi Tangkap 2 Pengunjung Wisma CNO dan Cafe Positif Narkoba</title><link>https://sekatanews.com/detail/2135/razia-thm-di-pelalawan-polisi-tangkap-2-pengunjung-wisma-cno-dan-cafe-positif-narkoba</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pelalawan (SekataNews.com) &#45; &lt;/strong&gt;Polres Pelalawan kembali menggencarkan razia Tempat Hiburan Malam (THM) sebagai langkah tegas memberantas narkoba di wilayah hukumnya. Pada Selasa malam, 14 April 2026, tim gabungan menyisir dua lokasi rawan di Pangkalan Kerinci dan menemukan dua pengunjung positif narkoba.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan razia, itu dipimpin langsung oleh Pawas Polres Pelalawan, AKP Thomas Bernandes, S.Sos, didampingi KBO Sat Lantas IPTU Yulinas Kenedi, Kanit II Sat Reskrim IPTU Asbon Mairizal, S.Psi, Kanit Provos IPDA Rudianto Butar Butar serta personel Pleton Siaga Ombak Regu V gabungan Bag, Sat dan Sie Polres Pelalawan. Puluhan personel diterjunkan untuk menyisir lokasi yang kerap dijadikan tempat berkumpul malam hari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Pelalawan AKBP Johm Louis Letedara , S.I.K melalui Kasi Humas Polres Pelalawan, AKP Thomas Bernandes, S.Sos, menegaskan operasi ini bukti keseriusan Polri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Sesuai atensi Bapak Kapolda Riau, kami menerapkan zero toleransi terhadap narkoba. Tidak ada kompromi. THM yang terbukti jadi tempat penyalahgunaan akan kami tindak tegas, termasuk pengelolanya,&quot; katanya, menegaskan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lokasi patroli pekat malam itu menyasar Wisma CNO Pangkalan Kerinci dan Cafe Remang di Jln Simpang Anjing, Pasarbaru Pangkalan Kerinci. Petugas melakukan pemeriksaan identitas pengunjung dan pekerja, menggeledah area usaha hingga gudang penyimpanan, melaksanakan tes urine di tempat, serta memberikan imbauan kamtibmas agar pengelola tidak memberi ruang bagi peredaran narkoba.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari lima pengunjung yang dites urine, dua di antaranya positif narkoba, yakni B S Z,, 27 tahun, warga Pangkalan Kerinci, dan N P U, 26 tahun, warga Langgam. Tiga pengunjung lainnya, , dinyatakan negatif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;AKP Thomas Bernandes, S.Sos selaku Pawas dan Kasi Humas menyampaikan kedua pengunjung yang positif langsung diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ini peringatan keras. Kami akan terus lakukan razia rutin dan acak. Jangan coba&#45;coba main narkoba di Pelalawan,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seluruh rangkaian razia berlangsung mulai pukul 21.30 WIB hingga 22.30 WIB dalam situasi aman dan kondusif. Polres Pelalawan memastikan operasi pekat akan terus diintensifkan demi menjaga generasi muda dan menciptakan ruang publik yang bersih dari narkoba.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/69624102605-20260415_202013.jpg"/><pubDate>Wed, 15 Apr 2026 06:30:00 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2135/razia-thm-di-pelalawan-polisi-tangkap-2-pengunjung-wisma-cno-dan-cafe-positif-narkoba</guid></item><item><title>Rapat Perdana dan Halal Bihalal, Begini Pesan Ketum APSAI Pelalawan</title><link>https://sekatanews.com/detail/2134/rapat-perdana-dan-halal-bihalal-begini-pesan-ketum-apsai-pelalawan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pelalawan (SekataNews.com) &#45; &lt;/strong&gt;Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Hj. Rohani Tamrin, SE., memimpin kegiatan Halal Bihalal untuk mempererat tali silaturahmi bersama Komnas PA dan Forum anak Kabupaten Pelalawan, berlangsung di Rumah Ketua APSAI Pelalawan, di Pangkalan Kerinci, pada Rabu, 15 April 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hj. Rohani Tamrin, SE., dalam forum silaturahmi menyampaikan pentingnya memperhatikan kesejahteraan dan perlindungan anak di Kabupaten Pelalawan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kita berharap bisa kolaborasi, kegiatan yang bisa di support. Silaturahmi merupakan langkah awal perdana langkah kedepan tidak ada ketimpangan antara pemberdayaan perempuan dan Komnas PA dan Forum Anak di Pelalawan,&quot; katanya, menuturkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang penuh harmonisasi, itu turut dihadiri oleh Wakil Bupati Pelalawan H. Husni Tamrin, SH., Sekjen APSAI Hj. Neno Fitria, S.Km, Komnas PA Pelalawan, Erick Suhenra, S.Ikom, Kabid Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak Roziah D, S. Sos, anggota Bidang Komunikasi dan Publikasi APSAI, Risky Apdalli, S.IP, anggota Bidang Kesehatan dr. Hari Fitro Adha, Ketua Forum Anak Azra Selbi dan pengurus APSAI Pelalawan lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kita telah melewati ibadah puasa, pada kesempatan ini untuk kita bersilaturahmi dan saling menjaga silaturahmi dan saling memaafkan. Mewakili seluruh keluarga besar APSAI ini, saya mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri Mohon maaf lahir dan batin. Setelah pelantikan pada bulan Februari yang lalu, kita semua berharap bisa &amp;nbsp;bekerjasama semoga apa yang ingin kita capai kedepannya lebih maju, lebih baik dan sukses. Untuk itu, kita akan jalankan program sesuai dengan Juknis dan peraturannya,&quot; ucap Bunda Rohani, sapaan akrak Ketum APSAI itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Senada dengan hal, itu Sekjan APSAI Pelalawan Hj. Neno, menyampaikan bahwa dengan telah terjalinnya kolaborasi dan berjasama dengan Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) dan forum anak Indonesia juga bertujuan untuk memperkuat upaya kebersama dalam mewujudkan Indonesia yang lebih ramah anak, serta melindungi hak&#45;hak anak dan &amp;nbsp;menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi tumbuh kembang generasi penerus bangsa yang ada di kab Pelalawan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Dan kolaborasi ini akan diwujudkan melalui komitmen serta program&#45;program yang berhubungan dengan anak sesuai dengan tepoksi masing&#45;masing,&quot; ajak Bunda Neno.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, Ketua Komnas PA Kabupaten Pelalawan Erick Suhenra, S.Ikom, menyampaikan bahwa kedepan lebih fokus memberikan bantuan pendampingan terhadap anak yang mengalami masalah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kita harus bisa berkolaborasi, dengan beberapa sekolah di daerah. Jika ada terjadi sesuatu dengan anak, menjadi korban kekerasan, anak kurang mampu agar dapat memberikan bantuan pendampingan, pembinaan, pencegahan, terlebih pada tingkat kasus pencabulan saat ini sedang banyak kejadian,&quot; tegas Erick.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sosialisasi bersama instansi lain juga sangat perlu dilakukan atas kasus seperti Predator terhadap anak, mencegah kekerasan terhadap anak dan seksual. &quot;Pada kegiatan kolaborasi ini dapat dipastikan membantu pihak pemerintah dalam menunjang program&#45;program strategis salah satunya dalam pencegahan stunting dan peduli anak,&quot; tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Semantara itu, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Pelalawan sebagai mentor dan pembina melalui Kabid Pemenuhan hak dan Perlindungan Anak, Roziah D. S.Sos., menyampaikan bahwa program&#45;program yang ditaja APSAI perlu dukungan agar dapat tercapai sesuai juknis yang ada.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Sebagai pembina dan pendamping anak seperti APSAI diharapkan dapat mengembangkan, pembinaan, pendampingan dan kolaborasi. Kedepan, APSAI telah menyusun program diantaranya Publikasi dan informasi, Legal organisasi dan kelembagaan, Pelatihan dan pendidikan, Sosial dan pemberdayaan, Anak berkebutuhan khusus,&quot; pungkasnya berharap.***&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/28625766342-img-20260415-wa0066.jpg"/><pubDate>Wed, 15 Apr 2026 20:42:30 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2134/rapat-perdana-dan-halal-bihalal-begini-pesan-ketum-apsai-pelalawan</guid></item><item><title>Wabup Husni Tamrin Resmi Buka Manasik Haji Tingkat Kabupaten Tahun 1447 H/2026 M</title><link>https://sekatanews.com/detail/2133/wabup-husni-tamrin-resmi-buka-manasik-haji-tingkat-kabupaten-tahun-1447-h2026-m</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pelalawan (SekataNews.com) &#45; &lt;/strong&gt;Wakil Bupati Pelalawan Husni Thamrin, secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Manasik Haji tingkat Kabupaten Pelalawan Tahun 1447 H/2026 M yang dilaksanakan di Balai Seminai Kabupaten Pelalawan, pada Rabu, 15 April 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Kementerian Haji Kabupaten Pelalawan, Pelaksana Tugas Kementerian Agama, Asisten I Setda Pelalawan Zulkifli, S.Ag, serta kepala OPD terkait.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://sekatanews.com/gambar/images/img_69df94e65dcaf.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, Wakil Bupati mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan manasik haji sebagai bekal penting bagi para calon jemaah sebelum berangkat ke Tanah Suci.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Alhamdulillah, hari ini kita dapat melaksanakan manasik haji. Kami doakan bapak dan ibu semua menjadi haji dan hajjah yang mabrur,” kata Wabup Tamrin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wabup Tamrin, menekankan pentingnya mengikuti seluruh arahan dan bimbingan dari para pembimbing selama manasik maupun saat pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Ketika beramal di sana, ikuti apa yang telah diajarkan oleh para pembimbing. Dengarkan dengan serius, pahami, dan jika tidak mengerti jangan ragu untuk bertanya. Perbanyak diskusi dengan pembimbing dan sesama jemaah,&quot; pesannya.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://sekatanews.com/gambar/images/img_69df94c05b9e4.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Wakil Bupati juga berbagi pengalaman pribadinya saat menunaikan ibadah haji pada tahun 2007/2008. Ia mengingatkan pentingnya menjaga sikap rendah hati serta saling membantu, terutama bagi jemaah yang lebih muda kepada yang lebih tua.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Jangan merasa tersinggung jika diarahkan. Saya dulu termasuk jemaah termuda, tetapi harus membantu jemaah yang lebih tua. Di situlah nilai kebersamaan dan kekeluargaan sangat terasa,” ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, Husni Tamrin juga mengingatkan agar para jemaah tetap fokus dalam beribadah dan tidak terpengaruh oleh perbedaan kebiasaan yang ditemui di Tanah Suci.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Di Mekkah kita akan melihat berbagai kebiasaan. Tidak perlu dihiraukan, fokus saja pada ibadah kita sesuai dengan tuntunan yang benar,&quot; tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wakil Bupati kemudian berpesan kepada petugas haji untuk memberikan perhatian khusus kepada jemaah lanjut usia, serta mengimbau para jemaah, khususnya ibu&#45;ibu, agar tidak segan melaporkan kondisi kesehatan kepada petugas medis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kalau merasa kurang sehat, segera sampaikan kepada dokter. Perbanyak istighfar dan doa. Ibadah haji ini adalah perjalanan yang sangat mulia dan penuh kenikmatan, apalagi jika dijalani dengan penuh keikhlasan,&quot; ajaknya, mengingatkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menutup sambutannya, Wakil Bupati mengajak seluruh jemaah untuk mendoakan keselamatan bangsa dan para pemimpin, serta berharap seluruh jemaah diberikan kelancaran dalam menjalankan ibadah.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/78736959971-img-20260415-wa0053.jpg"/><pubDate>Wed, 15 Apr 2026 10:30:00 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2133/wabup-husni-tamrin-resmi-buka-manasik-haji-tingkat-kabupaten-tahun-1447-h2026-m</guid></item><item><title>Kejar Target 3.076 Tersambung, Pemkab Pelalawan Bentuk Satgas Percepatan Jargas</title><link>https://sekatanews.com/detail/2132/kejar-target-3076-tersambung-pemkab-pelalawan-bentuk-satgas-percepatan-jargas</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pelalawan (SekataNews.com) &#45;&lt;/strong&gt; Pemerintah Kabupaten Pelalawan menggelar rapat koordinasi dan membentuk Satgas percepatan dan verifikasi pendataan calon pelanggan terkait jaringan gas (jargas) rumah tangga di wilayah Kerinci Timur, pada Rabu, 8 April 2026 lalu, bertempat di Kantor PT. Noorell belakang Pasar Baru Pangkalan Kerinci.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rapat dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pelalawan Tengku Zulfan dan dihadiri perwakilan PT PGN, Asisten II Setdakab Pelalawan Drs. Fakhrizal, M.Si, kepala OPD terkait, camat, lurah, serta mitra kerja, dan forum RTRW.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam rapat tersebut dibahas bahwa capaian sambungan rumah (SR) jargas di Kabupaten Pelalawan masih belum memenuhi target dari total 3.076 sambungan. Pemerintah daerah pun telah diberikan waktu perpanjangan selama dua minggu hingga akhir April 2026 untuk mengejar kekurangan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://sekatanews.com/gambar/images/img_69df93e2e244b.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Sekda Pelalawan Tengku Zulfan menyampaikan bahwa rapat ini digelar untuk mencari solusi konkret dalam percepatan pencapaian target, sekaligus menjawab berbagai kendala di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Masih banyak masyarakat yang ragu menggunakan jargas karena informasi yang berkembang bahwa biayanya mahal. Ini perlu kita luruskan, karena informasi tersebut tidak sepenuhnya benar dan cenderung simpang siur,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, kendala lain yang ditemukan di antaranya banyak calon pelanggan yang tinggal di rumah sewa sehingga enggan mendaftar, serta adanya kebijakan jaminan pembayaran bagi pelanggan yang pernah menunggak, yang dinilai cukup memberatkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekda mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berkolaborasi dan bersinergi dalam mencapai target penambahan sambungan rumah (SR) bagi calon pelanggan baru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kita harus membuat terobosan agar target ini tercapai, sehingga program ini tidak dianggap gagal oleh pemerintah pusat dan tidak dialihkan ke daerah lain. Kita juga harus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat sehingga kekhawatiran yang dirasakan masyarakat terkait penggunaan jargas bisa kita atasi,&quot; tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai langkah percepatan, dalam rapat tersebut disepakati pembentukan Satuan Tugas (Satgas) untuk tiga wilayah, diantaranya Kerinci Kota, Kerinci Timur dan Kerinci Barat, hal ini dilakukan dalam rangka percepatan dan verifikasi pendataan calon pelanggan jargas rumah tangga di Kabupaten Pelalawan, dimana dimasing&#45;masing wilayah diketuai oleh lurah masing&#45;masing, yang beranggotakan perwakilan diskopukm, PT.Noorell, PGN, perwakilan pelanggan 2022/2023, perwakilan Rt/Rw, didampingi OPD teknis, sedangkan untuk koordinator lapangan ditunjuk Camat Pangkalan Kerinci.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui pembentukan Satgas ini, diharapkan proses verifikasi data calon pelanggan dapat dilakukan secara lebih cepat dan akurat, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penggunaan jargas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Pelalawan juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong keberhasilan program jargas sebagai bagian dari program strategis nasional dan unggulan daerah, agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada kesempatan yang sama Asisten II Setdakab. Fakhrizal menghimbau kepada masyarakat untuk mendukung Program Strategis Nasional (PSN).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Program Jargas gratis, murah, mudah, aman dan membahagiakan, serta banyak keunggulan lainnya yang mendukung kemandirian energi,&quot; pungkasnya.***&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/35840527472-screenshot_20260415_202409_google.jpg"/><pubDate>Sat, 11 Apr 2026 20:34:44 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2132/kejar-target-3076-tersambung-pemkab-pelalawan-bentuk-satgas-percepatan-jargas</guid></item><item><title>Respon Cepat..! Dugaan Pungli Pengambilan Ijazah di SMP Sungai Penuh, Disdik dan Inspektorat Siap Tindak Tegas</title><link>https://sekatanews.com/detail/2131/respon-cepat-dugaan-pungli-pengambilan-ijazah-di-smp-sungai-penuh-disdik-dan-inspektorat-siap-tindak-tegas</link><description>&lt;p&gt;&lt;br&gt;Sekatanews.com,Sungai Penuh – Dugaan praktik pungutan liar (pungli) kembali mencuat di lingkungan pendidikan Kota Sungai Penuh. Kali ini, pungutan disebut terjadi dalam proses pengambilan ijazah tahun 2025 di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Informasi yang diperoleh menyebutkan, pengambilan ijazah diduga dilakukan dengan membayar sejumlah uang sebesar Rp50 ribu per siswa. Pungutan tersebut diduga dilakukan oleh seorang oknum pegawai tata usaha berinisial AR.&lt;br&gt;Sejumlah orang tua siswa mengaku keberatan dengan adanya biaya tersebut. Pasalnya, ijazah merupakan dokumen resmi negara yang seharusnya dapat diambil tanpa dipungut biaya tambahan.&lt;br&gt;“Kalau memang ada aturan resmi, tentu kami tidak masalah. Tapi ini tidak ada penjelasan, tiba&#45;tiba diminta bayar Rp50 ribu saat ambil ijazah,” ujar salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya.&lt;br&gt;Menanggapi hal tersebut, Inspektur Inspektorat Kota Sungai Penuh, Wira Utama, menegaskan pihaknya akan segera menindaklanjuti informasi yang beredar. Ia memastikan, jika terbukti adanya pelanggaran, maka sanksi tegas akan diberikan kepada oknum yang terlibat.&lt;br&gt;“Kami akan melakukan penelusuran dan pemeriksaan. Jika benar terjadi pungutan yang tidak sesuai aturan, tentu akan ada tindakan tegas,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh. Pihaknya menegaskan tidak ada kebijakan yang memperbolehkan pungutan dalam pengambilan ijazah.&lt;br&gt;“Ijazah adalah hak siswa dan tidak boleh dipungut biaya. Jika ditemukan adanya oknum yang melakukan pungutan, kami tidak akan mentolerir dan akan memberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Kasus ini menjadi perhatian publik dan diharapkan menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk memperketat pengawasan di sektor pendidikan, guna mencegah praktik pungli yang merugikan masyarakat.(Die)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/61839531913-img_20260414_191458.png"/><pubDate>Tue, 14 Apr 2026 19:17:22 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2131/respon-cepat-dugaan-pungli-pengambilan-ijazah-di-smp-sungai-penuh-disdik-dan-inspektorat-siap-tindak-tegas</guid></item><item><title>PT. GHS Implementasikan Program CSR Lewat Perbaikan Infrastruktur</title><link>https://sekatanews.com/detail/2130/pt-ghs-implementasikan-program-csr-lewat-perbaikan-infrastruktur</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Indragiri Hilir (SekataNews.com) &#45;&lt;/strong&gt; Masyarakat desa di wilayah operasional merasakan langsung manfaat dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang dijalankan oleh PT Guntung Hasrat Makmur (PT. GHS) melalui kegiatan perbaikan infrastruktur yaitu, normalisasi kanal sepanjang periode Januari hingga Juni 2025. Upaya ini dinilai sangat membantu dalam mengurangi risiko banjir yang sebelumnya kerap terjadi, sekaligus mendukung peningkatan produktivitas lahan warga sehingga memberikan dampak positif bagi aktivitas pertanian dan perekonomian masyarakat sehari&#45;hari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Desa Sapta Mulia Jaya, Rizki Adi Wijaya, menyampaikan bahwa normalisasi kanal dengan dimensi 3 meter x 4 meter sepanjang 1.000 meter telah membawa perubahan signifikan bagi kondisi lingkungan desanya. Ia menuturkan bahwa sebelum dilakukan normalisasi, kanal sering mengalami pendangkalan yang menghambat aliran air.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Normalisasi kanal yang dilakukan oleh PT Guntung Hasrat Makmur (PT GHS) sangat membantu masyarakat kami. Sebelumnya, aliran air sering tersumbat dan menyebabkan genangan, terutama saat musim hujan. Sekarang aliran air jauh lebih lancar dan risiko banjir bisa ditekan,” kata Rizki, baru&#45;baru ini kepada awak media.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dampak dari program tersebut turut dirasakan oleh para petani di wilayahnya. “Kami melihat langsung manfaatnya bagi sektor pertanian. Lahan masyarakat yang sebelumnya tergenang kini bisa lebih produktif. Ini tentu sangat membantu perekonomian warga,” lanjut Rizki.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Kepala Desa Hibrida Mulya, Beni Nur Setiawan, juga memberikan apresiasi atas pelaksanaan normalisasi kanal di wilayahnya yang mencapai 2.000 meter dengan dimensi 3 meter x 4 meter, serta pembersihan jalan dan koridor kanal sepanjang 3 meter x 2.500 meter.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Beni, program yang dilaksanakan oleh PT GHS tidak hanya berdampak pada sistem drainase, tetapi juga meningkatkan aksesibilitas masyarakat. “Kami sangat mengapresiasi kontribusi CSR PT GHS, Selain normalisasi kanal, pembersihan jalan dan koridor kanal membuat akses masyarakat menjadi lebih baik dan nyaman untuk dilalui,” ungkap Beni.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beni menegaskan “Kehadiran PT Guntung Hasrat Makmur memberikan dampak positif yang nyata. Kami berharap kerja sama seperti ini terus berlanjut, karena sangat membantu pembangunan infrastruktur desa dan kesejahteraan masyarakat,” tambah Beni.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program normalisasi kanal ini merupakan bagian dari komitmen PT Guntung Hasrat Makmur&amp;nbsp; dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah sekitar operasional perusahaan. Upaya ini difokuskan pada perbaikan sistem tata air guna mencegah banjir serta mendukung optimalisasi pemanfaatan lahan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui pelaksanaan program CSR yang tepat sasaran Perusahaan dan kolaborasi Masyarakat dan apparat pemerintah, menunjukkan peran aktif dalam menjawab kebutuhan masyarakat.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kolaborasi yang terjalin antara perusahaan dan pemerintah desa diharapkan dapat terus diperkuat guna menciptakan lingkungan yang lebih aman, produktif, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/61580068540-img-20260414-wa0011.jpg"/><pubDate>Tue, 14 Apr 2026 13:30:00 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2130/pt-ghs-implementasikan-program-csr-lewat-perbaikan-infrastruktur</guid></item><item><title>Ketahanan Pangan Menguat, Ratusan Ayam Petelur BUMDes Hasilkan Ratusan Telur per Hari</title><link>https://sekatanews.com/detail/2129/ketahanan-pangan-menguat-ratusan-ayam-petelur-bumdes-hasilkan-ratusan-telur-per-hari</link><description>&lt;p&gt;KERINCI&amp;nbsp;&amp;nbsp;(Sekatanews)– Upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tambak Tinggi, Kecamatan Depati Tujuh Kabupaten Kerinci. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah pengembangan usaha peternakan ayam petelur yang kini mulai menunjukkan hasil menggembirakan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;BUMDes Tambak Tinggi mengelola kandang ayam petelur berukuran 9 x 16 meter dengan kapasitas populasi sebanyak 700 ekor ayam. Program ini telah berjalan selama 26 minggu masa pemeliharaan, dan dalam dua minggu terakhir telah memasuki masa panen.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kades Tambak Tinggi&amp;nbsp;&amp;nbsp;Sri Usiarto Putra menyampaikan&amp;nbsp;&amp;nbsp;produksi telur saat ini cukup stabil, peran serta masyarakat menjadi modal penting dalam suksesnya Budi daya ayam petelur yang dijalankan oleh BUMDes.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Dalam kondisi normal, hasil panen mencapai sekitar 650 butir telur per hari. Ini menjadi pencapaian yang baik dan menunjukkan bahwa usaha ini memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Produksi telur harian tersebut tidak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat desa, tetapi juga mulai dipasarkan ke wilayah sekitar. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan desa sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi warga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program peternakan ayam petelur ini merupakan bagian dari strategi BUMDes Tambak Tinggi dalam mendukung ketahanan pangan lokal. Dengan memanfaatkan lahan dan sumber daya yang ada, desa mampu menghasilkan bahan pangan secara mandiri dan berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ke depan, BUMDes berencana untuk meningkatkan kapasitas produksi, baik melalui penambahan populasi ternak maupun pengembangan fasilitas kandang. Selain itu, peningkatan kualitas pakan dan manajemen pemeliharaan juga menjadi fokus utama guna menjaga produktivitas ayam tetap optimal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Camat Depati Tujuh, Indra Hermawan, S.STP.MTr.IP menyampaikan apresiasinya atas suksesnya program ketahanan pangan yng digalakkan BUMDes Tambak Tinggi, di kesempatan tersebut camat memberikan motivasi kepada pengelola BUMDes agar terus menjaga kualitas produksi serta meningkatkan manajemen usaha. Ia menekankan pentingnya konsistensi dalam pemeliharaan ternak, termasuk pengelolaan pakan, kebersihan kandang, dan kesehatan ayam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;img src=&quot;https://sekatanews.com/gambar/images/img_69de102cb47f3.jpg&quot;&gt;Selain itu, Camat juga mendorong agar hasil produksi telur dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat sebelum dipasarkan ke luar daerah. Hal ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan lokal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ternak ayam petelur ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pengelola BUMDes Tambak Tinggi untuk terus mengembangkan usaha peternakan ayam petelur sebagai salah satu pilar ekonomi desa yang berkelanjutan,&quot;kata camat Indra di segala sela kunjungan di kandang ayam petelur milik BUMDes Tambak Tinggi, Selasa (14/4/2026)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan keberhasilan awal ini, BUMDes Tambak Tinggi diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa&#45;desa lain dalam mengembangkan usaha berbasis ketahanan pangan yang produktif dan berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Semoga kesuksesan ini menginspirasi desa desa lain untuk melakukan hal yang sama dalam menjaga ketahanan pangan daerah melalui ternak ayam petelur,&quot;pungkas Camat didampingi sekcam Susila Dewi, S.Pd dan kasi keudes Eka Nursafitry, A.Md***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/78946217277-screenshot_2026-04-14-16-52-18-61_6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7.jpg"/><pubDate>Tue, 14 Apr 2026 17:08:52 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2129/ketahanan-pangan-menguat-ratusan-ayam-petelur-bumdes-hasilkan-ratusan-telur-per-hari</guid></item><item><title>Tak Patuh Lapor CSR, Perusahaan Terancam Sanksi</title><link>https://sekatanews.com/detail/2128/tak-patuh-lapor-csr-perusahaan-terancam-sanksi</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PELALAWAN&lt;/strong&gt; (Sekatanews) – Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pelalawan, Tengku Muhammad Sukron, S.Sos., M.E., menegaskan seluruh perusahaan yang beroperasi di Negeri Seiya Sekata wajib melaporkan realisasi program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) tahun 2025 kepada pemerintah daerah melalui Bappeda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kewajiban pelaporan CSR sudah diatur dalam Perda Nomor 1 Tahun 2018. Tidak ada alasan untuk tidak melaporkan, karena sifatnya wajib,” tegas Sukron, Selasa (15/4/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menekankan, dokumen hasil penyelenggaraan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) menjadi instrumen penting untuk mengukur kontribusi nyata perusahaan terhadap pembangunan di wilayah operasionalnya. Dokumen tersebut juga menjadi dasar pemerintah daerah dalam menyinkronkan program CSR dengan prioritas pembangunan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Banyak program strategis yang tidak bisa dibiayai APBD. Di sinilah peran perusahaan dibutuhkan, terutama untuk mendukung pembangunan infrastruktur vital seperti jalan dan fasilitas publik lainnya,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sukron menegaskan, pelaporan TJSLP kepada Tim Koordinasi dan Fasilitasi Pelaksanaan TJSLP bukan sekadar formalitas, melainkan alat kontrol pemerintah untuk memastikan program CSR tidak tumpang tindih dan tepat sasaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Tanpa pelaporan yang jelas, program CSR berpotensi tidak terarah dan tidak memberi dampak signifikan,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga mengingatkan, kepatuhan perusahaan dalam melaporkan CSR akan berdampak langsung pada citra dan kepercayaan publik. Sebaliknya, perusahaan yang abai akan dinilai tidak transparan dan tidak bertanggung jawab.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pelaporan CSR bukan hanya kewajiban hukum, tetapi juga ukuran komitmen perusahaan kepada masyarakat dan daerah,” tegasnya lagi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih jauh, Sukron menegaskan bahwa pengabaian kewajiban tersebut memiliki konsekuensi hukum. Perusahaan yang tidak patuh akan dikenakan sanksi administratif sesuai ketentuan yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Ini bukan imbauan semata. Ada sanksi bagi perusahaan yang tidak melaporkan CSR,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Data Bappeda mencatat, dari 45 perusahaan yang terdaftar, hanya 29 perusahaan yang rutin melaporkan CSR dalam lima tahun terakhir. Sementara itu, hingga Maret 2026, baru 11 perusahaan yang menyampaikan laporan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami sudah menyurati seluruh perusahaan. Jika masih membandel, sanksi akan diterapkan,” tegas Sukron.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menargetkan seluruh laporan CSR sudah masuk sebelum Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) 2027, agar dapat dijadikan dasar dalam penyelarasan program pembangunan daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pelaporan harus dilakukan di awal tahun sebelum Musrenbang. Ini akan menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam memberikan CSR Award kepada perusahaan yang benar&#45;benar menjalankan programnya secara tepat sasaran,” pungkasnya.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/23401193295-img20260413121514.jpg"/><pubDate>Tue, 14 Apr 2026 16:37:46 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2128/tak-patuh-lapor-csr-perusahaan-terancam-sanksi</guid></item><item><title>Dinilai Ingkar Janji, Aktivis dan Warga Kompak Tolak Perpanjangan Izin PT. Arara Abadi</title><link>https://sekatanews.com/detail/2127/dinilai-ingkar-janji-aktivis-dan-warga-kompak-tolak-perpanjangan-izin-pt-arara-abadi</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pelalawan (SekataNews.com) &#45;&lt;/strong&gt; Berbagai aktivis yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Pelalawan (HIPMAWAN) Pekanbaru bersama Ikatan Mahasiswa Pekanbaru (IMP) dan warga masyarakat Kelurahan Sorek Satu menyatakan penolakan keras terhadap rencana perpanjangan izin penggunaan Jalan Datuk Laksamana oleh PT Arara Abadi atau Sinarmas Grup.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Umum HIPMAWAN Pekanbaru, Taufik Hidayat, menegaskan bahwa penggunaan jalan tersebut oleh kendaraan operasional perusahaan bertentangan dengan aturan yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Jalan Datuk Laksamana adalah jalan kelas III C (TP 3C) dengan batas muatan sekitar 8–9 ton, sebagaimana diatur dalam UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, PP No. 34 Tahun 2006 tentang Jalan, serta ketentuan Kementerian PUPR. Namun kendaraan PT Arara Abadi mencapai 40 ton lebih, ini pelanggaran serius,” tegasnya kepada SekataNews.com, baru&#45;baru ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain persoalan pelanggaran tonase, HIPMAWAN juga menyoroti janji perusahaan yang tidak ditepati alias ingkar janji terkait perbaikan jalan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Taufik saapnnya itu, mengatakan awalnya PT. Arara Abadi menyatakan akan memperbaiki jalan setelah Februari 2026 tetapi tidak kunjung di perbaiki, kemudian kembali menjanjikan menjelang Lebaran. Namun hingga saat ini, lebih dari satu bulan berlalu setelah lebaran, tidak ada realisasi perbaikan jalan sama sekali.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Ini jelas bentuk ingkar janji. Jalan rusak dibiarkan, masyarakat yang menanggung dampaknya,” tegas Taufik, melanjutkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mereka juga mengecam masih adanya&amp;nbsp; permohonan perpanjangan izin penggunaan jalan tersebut, yang dinilai sebagai bentuk pengabaian terhadap aturan dan keselamatan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Pelalawan turut disorot karena dinilai belum maksimal dalam pengawasan, khususnya terkait aturan yang berlaku di Dishub itu sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Seperti Tidak adanya rambu kelas jalan (TP 3C), tidak jelasnya batas tonase di lapangan, dan lemahnya pengawasan kendaraan over tonase (ODOL),&quot; bebernya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Atas kondisi tersebut, mereka secara bersama&#45;sama gabungan aktivis dan warga masyarakat Kelurahan Sorek Satu menyatakan sikap&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami Menolak total perpanjangan izin Jalan Datuk Laksamana, mengecam PT Arara Abadi atas pelanggaran aturan dan ingkar janji, mendesak penghentian kendaraan berat di jalan tersebut, dan menuntut perbaikan jalan segera tanpa penundaan,&quot; tegas mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;HIPMAWAN yambah Taufik, juga menegaskan, jika tuntutan tidak diindahkan, maka pihaknya bersama masyarakat akan mengambil langkah lanjutan berupa aksi massa dan jalur hukum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ini bukan sekadar soal jalan, ini soal keselamatan masyarakat dan kepatuhan terhadap hukum. Kami akan terus melawan jika ini dipaksakan,” pungkasnya, menegaskan.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/48208090322-img-20260413-wa0031.jpg"/><pubDate>Mon, 13 Apr 2026 16:30:00 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2127/dinilai-ingkar-janji-aktivis-dan-warga-kompak-tolak-perpanjangan-izin-pt-arara-abadi</guid></item><item><title>Usai Ringkus Penimbun BBM Subsidi, Polisi Ciduk Direktur dan Manager SPBU</title><link>https://sekatanews.com/detail/2126/usai-ringkus-penimbun-bbm-subsidi-polisi-ciduk-direktur-dan-manager-spbu</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pelalawan (SekataNews.com) &#45;&lt;/strong&gt; Pengambangan dan penanganan enanganan kasus dugaan penimbunan BBM bersubsidi jenis Solar di wilayah Kabupaten Pelalawan terus bergulir. Satreskrim Polres Pelalawan melalui Unit II Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) kini menitikberatkan penindakan terhadap pihak pengelola SPBU yang diduga terlibat dalam praktik ilegal diwilayah hukumnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Baru&#45;baru ini, aparat kepolisian mengamankan dua orang dari SPBU Kompak Kecamatan Kuala Kampar, yakni Z selaku Direktur dan J yang menjabat sebagai Manajer. Keduanya diduga memiliki keterlibatan dalam pengelolaan distribusi solar subsidi yang tidak sesuai ketentuan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Pelalawan AKBP John Louis melalui Kanit Tipidter Iptu Asbon Mairizal, pada Senin, 13 April 2026 kepada SekataNews.com, membenarkan penangkapan terhadap kedua tersangka merupakan bagian dari pengembangan kasus yang sebelumnya telah diungkap.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Perkara ini terus kami kembangkan. Dari hasil pemeriksaan sebelumnya, kami mengarah pada pihak pengelola SPBU, sehingga dilakukan penindakan terhadap direktur dan manajer,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelumnya, Unit Tipidter Polres Pelalawan juga telah mengeksekusi barang bukti berupa BBM jenis solar subsidi dengan jumlah mencapai lebih dari 12 ton. Seluruh barang bukti kini telah diamankan di Mapolres Pelalawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Asbon, peran kedua tersangka sedang didalami lebih lanjut, termasuk alur distribusi BBM yang diduga disalahgunakan. Polisi juga tidak menutup kemungkinan adanya pihak lain yang turut terlibat dalam jaringan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami masih melakukan pendalaman, termasuk menelusuri apakah ada keterlibatan pihak lain dalam praktik ini,” ungkapnya menegaskan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penangkapan, itu menyusul pengungkapan sebelumnya, di mana polisi telah lebih dulu mengamankan dua tersangka berinisial H yang merupakan warga keturunan tionghoa alias Cindo dan NDP seorang tenaga honorer di Pelalawan, dalam kasus yang sama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan bertambahnya jumlah tersangka, aparat kepolisian menegaskan komitmennya untuk menindak tegas segala bentuk penyalahgunaan BBM subsidi yang merugikan negara dan masyarakat luas, khususnya di wilayah Pelalawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Saat ini, Z dan J telah ditahan di Mapolres Pelalawan guna menjalani proses hukum,&quot; pungkasnya kepada SekataNews.com.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/4149140005-20260413_153105.jpg"/><pubDate>Mon, 13 Apr 2026 11:30:00 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2126/usai-ringkus-penimbun-bbm-subsidi-polisi-ciduk-direktur-dan-manager-spbu</guid></item><item><title>IPM&#45;KP Desak Camat Pelalawan Panggil PT SHL, Transparansi Beasiswa Jadi Sorotan</title><link>https://sekatanews.com/detail/2125/ipmkp-desak-camat-pelalawan-panggil-pt-shl-transparansi-beasiswa-jadi-sorotan</link><description>&lt;p&gt;PELALAWAN (Sekatanews) &#45; Kepala Bidang Sosial Politik Ikatan Pelajar Mahasiswa Kecamatan Pelalawan, Irsadul Fikri, mendesak Camat Pelalawan untuk segera memanggil PT SHL guna memberikan klarifikasi terbuka terkait program beasiswa di Kecamatan Pelalawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Desakan tersebut disampaikan menyusul belum adanya kejelasan informasi mengenai pelaksanaan program beasiswa yang menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan. Fikri menilai, hingga saat ini PT SHL belum menunjukkan transparansi maupun komitmen nyata dalam mendukung pendidikan masyarakat lokal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Perusahaan memiliki kewajiban untuk melaksanakan CSR secara nyata, bukan sekadar formalitas,” tegas Fikri, Jumat (10/4/2026).&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia merujuk pada ketentuan dalam Undang&#45;Undang Nomor 40 Tahun 2007, khususnya Pasal 74, yang mewajibkan perusahaan di sektor sumber daya alam untuk menjalankan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan secara konsisten serta dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, ketidakjelasan terkait jumlah penerima beasiswa, mekanisme seleksi, hingga laporan penyaluran dana menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat. Kondisi ini dinilai berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap komitmen perusahaan dalam bidang pendidikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Fikri juga meminta Camat Pelalawan segera mengeluarkan undangan resmi kepada PT SHL untuk hadir dalam forum terbuka. Ia menilai langkah tersebut penting agar perusahaan dapat memberikan penjelasan langsung dan tidak lagi terkesan tertutup.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Sudah saatnya ada forum terbuka agar semua jelas. Jangan sampai masyarakat terus bertanya tanpa ada jawaban,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ikatan Pelajar Mahasiswa Kecamatan Pelalawan menegaskan akan terus mengawal persoalan ini hingga perusahaan membuka data secara transparan. IPM&#45;KP juga menekankan bahwa CSR bukan hanya kewajiban administratif, melainkan bentuk tanggung jawab nyata perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan adanya dorongan ini, diharapkan PT SHL dapat segera memberikan klarifikasi dan memastikan program beasiswa berjalan secara terbuka, adil, dan tepat sasaran bagi pelajar serta mahasiswa di Kecamatan Pelalawan.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/99423575788-screenshot_2026-04-11-10-17-36-52_6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7.jpg"/><pubDate>Sat, 11 Apr 2026 11:15:43 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2125/ipmkp-desak-camat-pelalawan-panggil-pt-shl-transparansi-beasiswa-jadi-sorotan</guid></item><item><title>PT NSR Salurkan Bantuan Program Pemberdayaan Masyarakat di Sekitar Operasional Perusahaan</title><link>https://sekatanews.com/detail/2124/pt-nsr-salurkan-bantuan-program-pemberdayaan-masyarakat-di-sekitar-operasional-perusahaan</link><description>&lt;p&gt;KAMPAR KIRI HILIR (Sekatanews) – Sebagai bentuk komitmen dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan, PT Nusantara Sentosa Raya (NSR) kembali menyalurkan rangkaian bantuan program pemberdayaan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beragam bantuan ini menyasar beberapa program yakni infrastruktur religi, kesehatan, hingga kesiapsiagaan bencana di wilayah operasional perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di Desa Rantau Kasih, Kecamatan Kampar Kiri Hilir, perwakilan manajemen PT NSR menyerahkan bantuan mesin pemadam kebakaran jenis Ministriker kepada kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penyerahan ini bertujuan untuk memperkuat kesiapsiagaan warga dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), mengingat mesin tersebut dikenal praktis dan efektif untuk pemadaman di medan sulit.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelumnya, bantuan juga didistribusikan di Desa Mentulik, dukungan diberikan dalam bentuk unit genset untuk Masjid Baiturrahman. Bantuan ini diharapkan dapat menjamin kelancaran ibadah dan kegiatan keagamaan masyarakat, terutama saat terjadi gangguan aliran listrik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk meningkatkan layanan kesehatan dasar, PT NSR menyalurkan bantuan alat kesehatan (Alkes) kepada Puskesmas Pembantu (Pustu) di Desa Gading Permai. Kelengkapan alat medis ini diharapkan dapat membantu tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada warga desa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Manajemen perusahaan juga menunjukkan kepedulian terhadap pembangunan rumah ibadah dengan menyerahkan bantuan material bangunan untuk pembangunan Mushala di Dusun Tasik Indah, Desa Segati, Pelalawan. Humas PT Nusantara Sentosa Raya, Rio Purba kepada media ini, Jumat (10/4) menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang, baik dalam menjaga lingkungan, meningkatkan fasilitas ibadah, maupun kualitas kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasional kami,&quot; ujarnya.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/44809940232-screenshot_2026-04-10-16-12-13-56_6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7.jpg"/><pubDate>Fri, 10 Apr 2026 16:25:02 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2124/pt-nsr-salurkan-bantuan-program-pemberdayaan-masyarakat-di-sekitar-operasional-perusahaan</guid></item><item><title>Timbun 12 Ton BBM Subsidi, Polisi Ringkus Keturunan Tionghoa dan Honorer Pelalawan</title><link>https://sekatanews.com/detail/2123/timbun-12-ton-bbm-subsidi-polisi-ringkus-keturunan-tionghoa-dan-honorer-pelalawan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pelalawan (SekataNews.com) &#45; &lt;/strong&gt;Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelalawan melalui Unit Tipidter Satreskrim, berhasil mengungkap penimbunan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis solar di Kelurahan Teluk Dalam, Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polisi juga berhasil menangkap dua orang pelaku, yakni Ha (38) warga keturunan Tionghoa selaku pemilik dan NDP (37) pegawai honor (honorer) di Kantor Kecamatan Kuala Kampar, selaku pekerja, pada Selasa 7 April 2026 kemarin. Dengan menyita barang bukti BBM solar ilegal sebanyak 12 ton atau 12.000 liter.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengungkapan penyelewengan BBM ini berawal adanya informasi yang diterima tim Unit Tipidter Satreskrim Polres Pelalawan adanya penjualan BBM jenis solar subsidi tanpa izin, di daerah Kuala Kampar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemudian Kasat Reskrim AKP Bayu Ramadhan Efendi STrk S.IK MH, memerintahkan Kanit 2 Tipidter IPTU Asbon Mairizal, S.Pi,.S.IK, bersama anggotanya untuk turun melakukan penyelidikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hingga Unit Tipidter berhasil menemukan ruko yang dijadikan gudang penimbunan BBM ilegal tersebut, tanpa menunggu langsung dilakukan pengerebekan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Alhasil ditemukan berisi 8 unit Baby Tank berisi BBM jenis Solar dengan volume 1 Baby tank 1000 Liter, 25 drum plastik berisi BBM jenis solar dengan volume 1 drum berisi 200 liter.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemudian ikut disita 2 unit mesin robin, 2 selang isap, 2 selang buang dan 5 buah jerigen berisi BBM jenis solar dengan volume 1 jerigen 32 liter.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain menyita BBM jenis solar ilegal sebanyak 12 ton, polisi juga langsung mengamankan pemiliknya yang merupakan seorang warga Tionghoa alias dan seorang pegawai honor yang bekerja sambilan di penimbunan BBM Ilegal tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selanjutnya dua pelaku digiring ke Mapolsek Kuala Kampar untuk menjalani pemeriksaan. Setelah diperiksa dan ditetapkan tersangka, bos penimbun BBM Ilegal dan pekerjanya digelandang ke Mapolres Pelalawan, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara SIK mengatakan bahwa pengungkapan kasus BBM&amp;nbsp; ini merupakan hasil kerja keras tim Unit Tipidter Satreskrim Polres Pelalawan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kini kedua tersangka telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Ke depan kami akan terus melakukan upaya pencegahan dan penindakan terhadap penjualan BBM subsidi ilegal di wilayah Pelalawan,&quot; kata Kapolres Pelalawan kepada awak media, baru&#45;baru ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kasat Reskrim menambahkan atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 55 Undang&#45;undang No 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah dengan Pasal 40 Angka 9 Undang&#45;Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kini kasusnya terus dikembangkan dan akan terus melakukan penyelidikan serta penindakan terhadap kasus&#45;kasus penyelewengan BBM subsidi tersebut,&quot; pungkasnya.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/93794734717-20260410_095356.jpg"/><pubDate>Fri, 10 Apr 2026 06:00:00 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2123/timbun-12-ton-bbm-subsidi-polisi-ringkus-keturunan-tionghoa-dan-honorer-pelalawan</guid></item><item><title>PD Hima Persis, Desak Usut Tuntas Dugaan Kelalaian K3 Sebabkan Kematian Pekerja</title><link>https://sekatanews.com/detail/2122/pd-hima-persis-desak-usut-tuntas-dugaan-kelalaian-k3-sebabkan-kematian-pekerja</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pelalawan (SekataNews.com) &#45; &lt;/strong&gt;Pengurus Daerah Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (PD Hima Persis) menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya seorang pekerja PT Sari Lembah Subur (SLS), Ollyses Octavianus, dalam insiden kecelakaan kerja yang terjadi pada 25 Maret 2026 lalu, di area Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS), Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kabid Sosial dan Politik Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam, Muhammad Khairul Fikri, menegaskan bahwa kejadian ini tidak boleh dianggap sebagai kecelakaan kerja biasa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Peristiwa tersebut diduga terjadi akibat korban tertimbun tumpukan cangkang sawit saat berada di area kerja. Insiden ini menjadi perhatian serius, khususnya terkait penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan perusahaan,&quot; tegasnya baru&#45;baru ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelumnya, pada Senin 6 April 2026 lalu, telah dilaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Komisi IV, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Pelalawan, serta pihak terkait guna membahas insiden tersebut. Namun, pihak karyawan PT SLS tidak hadir dalam forum tersebut dengan alasan masih menunggu validasi dari pihak provinsi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Jika benar terdapat kelalaian dalam penerapan K3, maka ini merupakan bentuk kegagalan sistem yang harus dipertanggungjawabkan secara serius, baik secara hukum maupun moral,” bebernya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga menekankan bahwa keselamatan pekerja merupakan hak dasar yang wajib dijamin oleh perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Nyawa pekerja tidak boleh dipertaruhkan. Setiap perusahaan memiliki kewajiban mutlak untuk memastikan standar keselamatan kerja dijalankan secara optimal di lapangan,” ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam menyayangkan ketidakhadiran tersebut karena dinilai menghambat proses keterbukaan informasi kepada publik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Forum RDP seharusnya menjadi ruang transparansi untuk mengungkap fakta dan mencari solusi bersama. Ketidakhadiran ini justru menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat,” tegas Muhammad Khairul Fikri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai bentuk sikap, Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam menyatakan:&lt;br&gt;Mendesak pengusutan menyeluruh terhadap dugaan kelalaian K3 oleh pihak berwenang Mendorong transparansi penuh dari pihak perusahaan terkait hasil investigasi meminta evaluasi total terhadap sistem keselamatan kerja di PT. SLS.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menuntut penegakan sanksi tegas apabila ditemukan pelanggaran Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam menegaskan akan terus mengawal kasus ini dan tidak menutup kemungkinan mengambil langkah lanjutan apabila tidak ada kejelasan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Keselamatan pekerja adalah hal utama yang tidak bisa ditawar. Kami akan terus mengawal kasus ini hingga ada kejelasan dan keadilan bagi korban,” pungkasnya mengakhiri.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/88398167905-img-20260408-wa0017.jpg"/><pubDate>Thu, 09 Apr 2026 18:26:43 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2122/pd-hima-persis-desak-usut-tuntas-dugaan-kelalaian-k3-sebabkan-kematian-pekerja</guid></item></channel></rss>