<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://sekatanews.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://sekatanews.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>H. Husni Tamrin, SH : Pancasila Harus Menjadi Jiwa dalam Setiap Pengabdian Kita</title><link>https://sekatanews.com/detail/2200/h-husni-tamrin-sh--pancasila-harus-menjadi-jiwa-dalam-setiap-pengabdian-kita</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pelalawan (Sekatanews.com) – &lt;/strong&gt;Wakil Bupati Pelalawan H. Husni Tamrin, S.H. memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Kantor Bupati Pelalawan, pada Senin, 01 Juni 2026. Upacara yang berlangsung khidmat tersebut diikuti oleh para pejabat daerah, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa dalam mengamalkan nilai&#45;nilai luhur Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam amanatnya, Wabup Husni Tamrin, menegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi juga pedoman dalam menjalankan pemerintahan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, nilai&#45;nilai Pancasila harus hadir dalam setiap kebijakan yang diambil pemerintah, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Nilai&#45;nilai Pancasila harus menjadi landasan dalam setiap langkah pembangunan. Seluruh jajaran pemerintah daerah, OPD, camat hingga pemerintah desa harus memastikan setiap kebijakan dan pelayanan publik berorientasi pada keadilan sosial serta benar&#45;benar berpihak kepada kepentingan masyarakat,&quot; kata Husni Tamrin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga mengajak seluruh aparatur pemerintah untuk terus memperkuat semangat gotong royong, menjaga persatuan, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik sebagai bentuk nyata pengamalan sila&#45;sila Pancasila.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, tantangan pembangunan ke depan membutuhkan aparatur yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki integritas dan semangat pengabdian yang tinggi kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pancasila harus menjadi jiwa dalam setiap pengabdian kita. Dengan menjunjung tinggi nilai persatuan, keadilan, dan kemanusiaan, kita dapat mewujudkan Pelalawan yang maju, harmonis, dan semakin Menawan,&quot; terangnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Kabupaten Pelalawan diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat untuk terus menjaga persatuan bangsa serta menjadikan nilai&#45;nilai Pancasila sebagai fondasi dalam membangun daerah dan melayani rakyat.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/65899806040-img-20260602-wa0005.jpg"/><pubDate>Mon, 01 Jun 2026 12:27:11 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2200/h-husni-tamrin-sh--pancasila-harus-menjadi-jiwa-dalam-setiap-pengabdian-kita</guid></item><item><title>Suara Keras Pemuda Duri untuk Bengkalis 2026</title><link>https://sekatanews.com/detail/2199/suara-keras-pemuda-duri-untuk-bengkalis-2026</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Duri&lt;/strong&gt; adalah kota yang tumbuh dari denyut industri, tetapi hari ini kita menyaksikan kenyataan yang menghadirkan kegelisahan. Di tengah geliat pembangunan dan kemajuan zaman, masih ada sejumlah persoalan yang terus menghantui kehidupan masyarakat, yaitu : narkoba yang merenggut masa depan generasi muda, kebakaran hutan dan lahan yang mengaburkan langit harapan, kriminalitas yang mengusik rasa aman, jalan&#45;jalan berlubang dan sampah yang menjadi simbol lambannya perhatian terhadap kebutuhan publik, hingga persoalan air bersih yang belum sepenuhnya terselesaikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita hidup di negeri yang kaya, tetapi masih menyaksikan anak&#45;anak muda terjebak dalam lingkaran narkotika. Kita berdiri di atas tanah yang subur, tetapi setiap musim kemarau masih dihantui oleh asap dan kebakaran lahan. Kita berbicara tentang kemajuan, tetapi masih melewati jalan&#45;jalan berlubang yang merenggut kenyamanan bahkan nyawa. Kita menggaungkan kesejahteraan, tetapi masih ada masyarakat yang harus menunggu berjam&#45;jam demi mendapatkan air bersih.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Data terbaru menunjukkan bahwa situasi ini bukan sekadar asumsi. Dalam periode Januari hingga Februari 2026 saja, Polres Bengkalis berhasil mengungkap 105 kasus narkoba dengan 162 tersangka. Barang bukti yang diamankan mencapai hampir 20 kilogram sabu serta ribuan gram ganja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bahkan pada April 2026, Polres Bengkalis kembali mengungkap 84 kasus narkoba dengan 135 tersangka. Wilayah Mandau, yang menjadi pusat aktivitas Duri, tercatat sebagai salah satu daerah dengan jumlah pengungkapan tertinggi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih mengkhawatirkan lagi, dalam Operasi Antik Lancang Kuning 2026, aparat berhasil mengungkap 74 kasus dengan 101 tersangka dan menemukan indikasi keterlibatan jaringan narkoba lintas wilayah bahkan internasional yang memanfaatkan posisi geografis Bengkalis sebagai jalur masuk peredaran barang haram.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ini bukan sekadar angka. Di balik setiap tersangka, ada keluarga yang hancur. Ada masa depan yang runtuh. Ada mimpi&#45;mimpi pemuda yang terkubur sebelum sempat tumbuh.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di sisi lain, ancaman karhutla masih menjadi luka tahunan Riau. Meski jumlah titik panas sempat mengalami penurunan signifikan pada 2025, ancaman kebakaran lahan tetap menjadi persoalan serius yang memerlukan kewaspadaan bersama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, persoalan air bersih di Duri masih menjadi pekerjaan rumah besar. Monitoring DPRD Bengkalis terhadap PDAM Duri menunjukkan bahwa pelayanan air bersih belum optimal akibat keterbatasan sumber air baku dan distribusi yang masih terbatas. Ribuan pelanggan masih menanti pelayanan yang lebih baik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Semua persoalan ini seakan saling terhubung. Ketika lapangan pendidikan karakter melemah, narkoba tumbuh. Ketika kesadaran lingkungan rendah, masalah sampah dan karhutla muncul. Ketika pengawasan sosial menurun, kriminalitas meningkat. Ketika pembangunan tidak merata, jalan rusak menjadi pemandangan biasa. Ketika tata kelola belum maksimal, air bersih menjadi barang yang sulit dijangkau sebagian masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun sejarah selalu membuktikan bahwa perubahan besar tidak lahir dari mereka yang hanya mengeluh. Perubahan lahir dari mereka yang bergerak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;Pemuda Duri harus menjadi pelopor solusi&lt;/i&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pertama, membangun Gerakan Kampung Anti Narkoba berbasis masjid, sekolah, kampus, dan komunitas pemuda. Pencegahan harus lebih masif daripada penindakan. Literasi bahaya narkoba perlu masuk ke ruang&#45;ruang publik dan media sosial yang dekat dengan generasi muda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kedua, membentuk Relawan Pemuda Peduli Lingkungan dan Karhutla yang aktif melakukan edukasi, patroli lingkungan, penghijauan, serta kampanye digital menjaga hutan dan lahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketiga, menghadirkan Pos Pemuda Aman Lingkungan yang menjadi ruang kolaborasi masyarakat, tokoh agama, dan aparat dalam mencegah kenakalan remaja serta kriminalitas sejak dini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keempat, menggerakkan Pemuda Pengawas Infrastruktur Daerah, yakni komunitas yang aktif mendokumentasikan dan melaporkan jalan rusak, fasilitas publik bermasalah, serta mengawal transparansi pembangunan melalui teknologi digital.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kelima, mendorong lahirnya Gerakan Pemuda Peduli Air Bersih, melalui edukasi konservasi air, pembuatan embung kecil masyarakat, penanaman pohon di kawasan resapan, serta pengawalan kebijakan pelayanan air bersih yang lebih merata.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton yang mengutuk keadaan dari kejauhan. Pemuda harus menjadi aktor yang turun langsung ke lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena sesungguhnya ancaman terbesar bagi Duri bukanlah narkoba, bukan karhutla, bukan jalan berlubang, dan bukan pula krisis air bersih. Ancaman terbesar adalah ketika generasi mudanya kehilangan kepedulian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Duri membutuhkan pemuda yang berani berpikir, berani bersuara, dan berani bekerja. Pemuda yang tidak hanya hadir saat seremoni, tetapi juga saat masyarakat membutuhkan solusi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebab masa depan Bengkalis tidak akan ditentukan oleh seberapa banyak masalah yang datang, melainkan oleh seberapa besar keberanian generasinya untuk menyelesaikan masalah tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan hari ini, sejarah sedang menunggu: apakah pemuda Duri akan menjadi saksi keadaan, atau menjadi pelaku perubahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari Duri untuk Indonesia, mari menjadi generasi yang tidak sekadar hidup dalam sejarah, tetapi menulis sejarah melalui karya, pengabdian, dan perubahan nyata bagi indonesia.***&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penulis : Efri Su&apos;if (Ketua Umum KAMMI Duri ) dan penulis&amp;nbsp;&amp;nbsp;buku Berperan Indonesia (Bersama Pemuda Perubahan Indonesia)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Catatan redaksi : Semua isi tulisan bukan mewakili sikap redaksi, melainkan murni dari pandangan dan gagasan penulis&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/34114345139-screenshot_2026-05-30-14-16-03-35_99c04817c0de5652397fc8b56c3b3817.jpg"/><pubDate>Sat, 30 May 2026 14:54:14 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2199/suara-keras-pemuda-duri-untuk-bengkalis-2026</guid></item><item><title>Skandal Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Guncang Golkar Sungai Penuh, Fikar Azami Dilaporkan ke Polisi</title><link>https://sekatanews.com/detail/2198/skandal-dugaan-pemalsuan-tanda-tangan-guncang-golkar-sungai-penuh-fikar-azami-dilaporkan-ke-polisi</link><description>&lt;p&gt;Sakatanews.com.SungaiPenuh,&#45;Dugaan skandal pemalsuan dokumen mulai mengguncang tubuh Partai Golkar Kota Sungai Penuh menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD II. Ketua DPD II Partai Golkar Kota Sungai Penuh, Fikar Azami, kini resmi dilaporkan ke Polres Kerinci atas dugaan pemalsuan tanda tangan dalam dokumen pemberhentian delapan pimpinan kecamatan (PK).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Laporan tersebut tercatat dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan Nomor: LP/B/55/V/2026/SPKT/POLRES KERINCI/POLDA JAMBI tertanggal 20 Mei 2026. Kasus ini dinilai serius karena menyangkut dugaan penggunaan dokumen palsu untuk kepentingan pengambilan keputusan organisasi partai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelapor berinisial J, warga Kumun Debai, melaporkan dugaan tindak pidana pemalsuan sebagaimana diatur dalam Pasal 391 Ayat (1) Undang&#45;Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam laporan polisi disebutkan, dugaan pemalsuan terjadi pada dokumen absensi dan surat kesepakatan pemberhentian pimpinan kecamatan di delapan wilayah Kota Sungai Penuh. Nama sejumlah kader diduga dicatut tanpa persetujuan, bahkan tanda tangan mereka disebut dipalsukan untuk melengkapi administrasi pemberhentian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kasus ini mulai terungkap pada Senin, 19 Mei 2026 sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu pelapor mengaku dihubungi seseorang bernama Rusdi yang disebut sebagai pengurus Partai Golkar Kabupaten Kerinci untuk bertemu di Morris Cafe.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pertemuan tersebut, Rusdi datang bersama Romi Indra dan memperlihatkan dokumen internal partai yang diduga menjadi alat dalam proses pemberhentian delapan PK.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat memeriksa dokumen, pelapor mengaku terkejut karena namanya tercantum sebagai pihak yang ikut menandatangani surat kesepakatan tersebut. Namun ia menegaskan tidak pernah merasa menandatangani dokumen apa pun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Temuan itu kemudian diperkuat oleh pengakuan Romi Indra yang juga menyatakan tanda tangan atas namanya bukan asli.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Setelah saya cek langsung, tanda tangan itu bukan tanda tangan saya. Saya tidak pernah menyetujui ataupun menandatangani surat pemberhentian tersebut,” ujar Romi Indra.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pernyataan serupa disampaikan Diki Hanesa yang mengaku siap memberikan kesaksian di hadapan penyidik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saya siap menjadi saksi jika diperlukan. Tanda tangan di surat itu bukan tanda tangan saya,” tegas Diki.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika dugaan tersebut terbukti, maka perkara ini berpotensi masuk dalam kategori pemalsuan surat sebagaimana diatur dalam Pasal 391 Ayat (1) KUHP baru. Dalam pasal tersebut ditegaskan bahwa setiap orang yang membuat surat palsu atau memalsukan surat yang dapat menimbulkan hak, perikatan, atau dijadikan alat bukti dengan maksud digunakan seolah&#45;olah asli, dapat dipidana penjara paling lama enam tahun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tidak hanya itu, penggunaan dokumen yang diduga palsu dalam proses organisasi juga dapat membuka ruang pemeriksaan lebih luas terhadap pihak&#45;pihak yang mengetahui, menggunakan, ataupun memerintahkan pembuatan dokumen tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kasus ini kini tidak lagi dipandang sekadar konflik internal partai, melainkan telah bergeser menjadi persoalan hukum pidana yang serius. Sebab, apabila benar terjadi pemalsuan tanda tangan kader, maka terdapat dugaan adanya tindakan manipulasi administrasi organisasi untuk melegitimasi keputusan politik tertentu menjelang Musda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejumlah kader internal Golkar mulai mendesak agar aparat penegak hukum mengusut tuntas perkara tersebut secara profesional dan transparan. Mereka menilai dugaan pemalsuan dokumen organisasi merupakan tindakan yang mencederai demokrasi internal partai dan merusak kepercayaan kader di tingkat bawah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di sisi lain, sorotan publik juga mengarah pada keabsahan keputusan pemberhentian delapan pimpinan kecamatan yang kini dipertanyakan legitimasi hukumnya. Jika dokumen dasar yang digunakan terbukti palsu, maka keputusan organisasi yang lahir dari dokumen tersebut berpotensi cacat prosedur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hingga berita ini diterbitkan, Fikar Azami belum memberikan klarifikasi ataupun tanggapan resmi terkait laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang kini tengah ditangani Polres Kerinci.(Ung)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/91362585281-12img20220807wa0032.jpg"/><pubDate>Thu, 28 May 2026 15:18:14 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2198/skandal-dugaan-pemalsuan-tanda-tangan-guncang-golkar-sungai-penuh-fikar-azami-dilaporkan-ke-polisi</guid></item><item><title>Potong 7 Ekor Hewan Kurban, Ketua PWI Riau : Alhamdulillah, Semoga Jadi Amal Ibadah</title><link>https://sekatanews.com/detail/2197/potong-7-ekor-hewan-kurban-ketua-pwi-riau--alhamdulillah-semoga-jadi-amal-ibadah</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pekanbaru (Sekatanews.com) –&lt;/strong&gt; Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau menggelar kegiatan pemotongan hewan kurban dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di halaman belakang Kantor PWI Riau, pada Kamis, 28 Mei 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada pelaksanaan kurban tahun ini, PWI Riau menyembelih sebanyak enam ekor sapi dan satu ekor kambing. Hewan kurban tersebut merupakan partisipasi dari keluarga besar PWI Riau bersama sejumlah mitra, di antaranya Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, BSP Siak, dan Bank Riau Kepri Syariah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua PWI Riau, Raja Isyam Azwar, mengatakan kegiatan kurban ini menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan serta meningkatkan semangat berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Alhamdulillah, tahun ini jumlah hewan kurban yang terkumpul cukup baik. Ini menunjukkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial dari keluarga besar PWI Riau dan para mitra yang ikut berkurban bersama kami,” kata Raja Isyam Azwar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung pelaksanaan kurban di PWI Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Semoga ibadah kurban yang dilaksanakan menjadi amal ibadah yang diterima Allah SWT dan membawa keberkahan bagi semua,” tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Daging kurban selanjutnya dibagikan kepada anggota PWI Riau, masyarakat sekitar, serta pihak&#45;pihak yang berhak menerima.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/65550354932-20260528_122107.jpg"/><pubDate>Thu, 28 May 2026 12:26:17 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2197/potong-7-ekor-hewan-kurban-ketua-pwi-riau--alhamdulillah-semoga-jadi-amal-ibadah</guid></item><item><title>Bikin Hoaks Pocong di Pelalawan, Pelajar Siak Dipanggil Polisi</title><link>https://sekatanews.com/detail/2196/bikin-hoaks-pocong-di-pelalawan-pelajar-siak-dipanggil-polisi</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pelalawan (Sekatanews.com) &#45;&lt;/strong&gt; Polsek Pangkalan Kerinci Polres Pelalawan berhasil meredam keresahan masyarakat akibat viralnya foto pocong yang beredar luas di media sosial. Hoaks tersebut awalnya menyebar melalui grup WhatsApp Desa Makmur SP6 pada Minggu 24 Mei 2026 lalu pukul 23.50 WIB saat kondisi mati lampu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam foto yang beredar, sosok pocong digambarkan membawa parang dan diklaim mendatangi rumah warga. Informasi tersebut cepat meluas ke masyarakat Kec. Pangkalan Kerinci hingga menimbulkan kepanikan di tengah warga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui penyelidikan, Polsek Pangkalan Kerinci menemukan bahwa pembuat dan penyebar pertama informasi tersebut adalah pelaku inisia, RH, 16 tahun, pelajar SMA asal Kabaupaten Siak. Ia mengakui membuat foto menggunakan aplikasi AI hanya untuk iseng dan mengirimkannya ke temannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penanganan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Aipda Wempi Kamri, yang membawa yang bersangkutan ke Polsek untuk dimintai klarifikasi. RH membenarkan perbuatannya dan menyatakan tidak ada niat menimbulkan keresahan, hanya sekadar bercanda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepada media ini Kapolsek Pangkalan Kerinci AKP Shilton, SIK., MH, melalui Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedera, S.IK,&amp;nbsp; menjelaskan pihaknya langsung mengambil langkah pencegahan dengan membuat video klarifikasi, surat pernyataan, serta melakukan pengawasan terhadap yang bersangkutan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami imbau masyarakat agar tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Apalagi yang bisa menimbulkan keresahan publik,” katanya, menegaskan, baru&#45;baru ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan penanganan berlangsung lancar dan situasi di wilayah hukum Polsek Pangkalan Kerinci kembali kondusif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Polri mengingatkan bahwa penyebaran informasi hoaks dapat dikenai sanksi hukum sesuai undang&#45;undang yang berlaku,&quot; pungkasnya.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/48724265886-img-20260528-wa0015.jpg"/><pubDate>Thu, 28 May 2026 12:24:33 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2196/bikin-hoaks-pocong-di-pelalawan-pelajar-siak-dipanggil-polisi</guid></item><item><title>BEM Hangtuah Kokohkan Nilai Kritis Mahasiswa Lewat Ini</title><link>https://sekatanews.com/detail/2195/bem-hangtuah-kokohkan-nilai-kritis-mahasiswa-lewat-ini</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pekanbaru (Sekatanews.com) &#45; &lt;/strong&gt;Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Hang Tuah Pekan Baru(BEM UHTP), Selenggarakan Latihan Dasar Organisasi Kampus (LDOK), Pada Jum&apos;at 23 Mei Hingga Minggu, 24 Mei 2026 Di bumi perkemahan Sialang Rampai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam rangka menumbuhkan nalar kritis mahasiswa yang adaptif dan responsif serta mampu menghasilkan dampak nyata dalam menjawab tantangan zaman, Di apresiasi oleh berbagai tokoh dan lembaga di provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;LDOK yang di selenggarakan BEM UHTP di apresiasi oleh Rektor Universitas Hang Tuah Pekanbaru Assoc. Prof. Ns. Lita, M.Kep., Ph.D. dan di hadiri oleh Wakil rektor lll Ahmad Satria Effendi, SKM., M.Kes.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Turut hadir Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Riau Dodi Irawan, S.H.I.., M.H., Dirbinmas Polda Riau Kombes Pol. Eko Budhi Purwono, S.I.K, Ketua yayasan Al&#45;aziz Riau Muhammad Satria, SKM.,M.Kes, sekaligus presiden mahasiswa generasi ke tiga BEM STIKES Hang Tuah. Akademisi dan Guru Besar terkemuka di Pekanbaru Prof. Dr. Syafrani, M.Si, Ervan Ibsahrodan, S.H.,LL.M. CEO sekaligus pendiri Sonjakindonesia, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Tekad Indra Pradana Abidin, S.T., M.Eng, Ketua Umum Riau Youth Era Muhammad Sambu Harman, S.A.P. Aktivis mahasiswa, tokoh pemuda, dan profesional hukum Yudi Utama Tarigan, S.H. Anggota KPU Provinsi Riau Supriyanto, S.Pi., M.Si. Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GMNI Riau Teguh Azmi S.I.Kom.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Presiden Mahasiswa dan Wakil Presiden Mahasiswa BEM UHTP Syahradi Ramatul dan Ahmad Dani, beserta jajaran kabinet mengucapkan rasa bangga atas antusiasme peserta kegiatan yang berasal dari berbagai delegasi organisasi mahasiswa dan terbuka umum untuk mahasiswa Universitas Hang Tuah Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami sangat bangga dan apresiasi pada panitia dan peserta yang sangat antusias terhadap kegiatan ini,&quot; kata Syahradi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Pelaksana Wendi Ramadhan sekaligus menteri PSDM BEM UHTP, dalam sambutannya menyampaikan bahwa hirearki organisasi di kampus ini ibaratkan sebuah rumah.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Setiap kita adalah kamar&amp;nbsp; yang hari ini perlu kita tata dengan rapi, namun kawan&#45;kawan harus ingat&amp;nbsp; bahwa kita semua juga berada di rumah yang sama , di payung yang sama yakni Universitas Hang Tuah Pekanbaru, untuk itu mari kita renovasi dan berkolaborasi, mari kita tingkatkan integritas agar kesejahteraan mahasiswa kita rasakan bersama,&quot; pungkas Wendi, memegaskan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Latihan Dasar Organisasi Kampus Universitas Hang Tuah Pekanbaru di apresiasi dari berbagai tokoh, instansi, pemerintah provinsi Riau dan berbagai elemen mahasiswa Universitas Hang Tuah Pekanbaru, kegiatan berjalan dengan lancar&amp;nbsp; dan sukses dalam membentuk kaderisasi terbaik yang di persiapkan dari sekarang untuk masa depan.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/56854406947-img-20260526-wa0045.jpg"/><pubDate>Sun, 24 May 2026 18:11:39 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2195/bem-hangtuah-kokohkan-nilai-kritis-mahasiswa-lewat-ini</guid></item><item><title>Diduga Bermain Harga TBS, Pemda Pelalawan Buat Regulasi 1 Harga</title><link>https://sekatanews.com/detail/2194/diduga-bermain-harga-tbs-pemda-pelalawan-buat-regulasi-1-harga</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pelalawan (SekataNews.com) &#45; &lt;/strong&gt;Sebagai otonomi daerah yang mayoritas masyarakatnya bergantung pada komoditas sawit Pemerintah Daerah (Pemda) Pelalawan mengumpulkan para pengusaha Pabrik Kelapa Sawit (PKS) guna menjaga keresahan akan harga Tandan Buah Sawit (TBS) ditengah&#45;tengah masyarakat yang saat ini mengalami penurunan signifikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Diduga ada permainan harga pembelian TBS di setiap PKS. Bupati Pelalawan H. Zukri, didampingi Forkompinda memanggil puluhan menegemen perusahaan PKS ke ruang rapat hijau, kantor Bupati Pelalawan, Provinsi Riau. Rapat yang dimulai sejak Selasa, 26 Mei 2026 siang, itu berakhir dengan beberapa catatan hinggal sore tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kesimpulan hari ini, agar tak menzolimi masyarakat petani sawit, untuk harga sejak Kamis (28 Mei 2026) mendatang minimal harga dibeli PKS kisaran Rp 2.960,&#45; sampai dengan Rp. 3.050. Dan ini akan disesuaikan kembali saat harga CPO kembali normar,&quot; kata Zukri, menegaskan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Bupati dua periode, itu sudah dihitung sesuai harga Crude Palm Oil (CPO) yang terbaru dari dinas hingga kementrian terkait.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Nanti kita juga bakal memanggil tengkulak dan ram&#45;ram sawit yang menerima TBs petani sawit dengan harga sembarangan, agar harga TBS kita bisa sikron, dan petanj bisa betul&#45;betul terbantu dengan keadaan saat ini,&quot; terangnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam hal ini juga, Pemda Pelalawan tambahnya, bakal mengisiasi regulasi dan payung hukim atau aturan&#45;aturan yang menjadi penengah atau penyeimbang antara PKS dan petani sawit. Kedepan jika ada yang bermain&#45;main dengan harga TBS, bakal ada sanksi sesuai aturan berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Nanti segera kita akan buat regulasi uang mengatur ini semua, agar semua tidak ada yang merasa terzolimi, khususnya masyarakat yang bergantung hidup pada petani sawit,&quot; pungkas Zukri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal sedana juga diaminkan oleh Kapolres Pelalawan AKBP John lois Letedera, S.IK, saat rapat bahwa, dengan bisa menetapkan harga yang sesuai denga regulasi tersebut, pihaknya juga merasa tenang terhadap keluhan&#45;keluhan masyarakat pentani sawit yang saat ini resah akan TBS mereka. Apalagi yang tinggal jauh di pelosok negeri Kabupaten Pelalawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Hari ini kami sepakat ya mendukung hajat baik Pemda Pelalawan. Karena ini bagian dari keamanan dan kondusifitas ekonomi masyarakat Kabupaten Pelalawan yang banyak bergantung pada komoditas sawit. Semoga keseimbangan ekonomi ini bisa berjalan sebagai mana mestinya nanti kedepan,&quot; pungkasnya, berharap.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/36687886404-20260526_180344.jpg"/><pubDate>Tue, 26 May 2026 18:09:55 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2194/diduga-bermain-harga-tbs-pemda-pelalawan-buat-regulasi-1-harga</guid></item><item><title>Anggota DPRD Feri Hardito Bersama Dinas PUPR Tinjau Lokasi Rencana Pembangunan Tembok Penahan Sungai Bungkal</title><link>https://sekatanews.com/detail/2193/anggota-dprd-feri-hardito-bersama-dinas-pupr-tinjau-lokasi-rencana-pembangunan-tembok-penahan-sungai-bungkal</link><description>&lt;p&gt;Sakatanews.com.Sungai Penuh – Anggota DPRD Kota Sungai Penuh, Feri Hardito bersama Dinas PUPR Kota Sungai Penuh Bidang Sumber Daya Air (SDA) melakukan peninjauan lokasi rencana pembangunan tembok penahan Sungai Bungkal di Desa Gedang, Dusun Cangkin Indah, Senin (25/5).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Peninjauan tersebut dilakukan sebagai langkah awal dalam melihat langsung kondisi bantaran sungai yang dinilai rawan abrasi dan longsor, terutama saat debit air meningkat pada musim hujan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Dalam kegiatan itu, rombongan meninjau sejumlah titik yang mengalami pengikisan tanah di sepanjang aliran sungai. Warga setempat juga menyampaikan harapan agar pembangunan tembok penahan sungai dapat segera direalisasikan demi menjaga keamanan permukiman masyarakat di sekitar lokasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Sungai Penuh menyebutkan, hasil peninjauan lapangan nantinya akan menjadi bahan perencanaan teknis sebelum proses pembangunan dilakukan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Sementara itu, Feri Hardito mengatakan dirinya akan mendorong agar usulan pembangunan tersebut dapat menjadi prioritas demi mengantisipasi dampak kerusakan yang lebih besar di kemudian hari.&lt;br&gt;“Harapan kita pembangunan tembok penahan sungai ini dapat segera direalisasikan karena menyangkut keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Masyarakat Dusun Cangkin Indah menyambut baik peninjauan tersebut dan berharap pemerintah segera merealisasikan pembangunan agar abrasi sungai tidak semakin mengancam rumah warga dan akses jalan di kawasan tersebut.(Ung)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/92332515693-img20260525144236.jpg"/><pubDate>Tue, 26 May 2026 12:16:15 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2193/anggota-dprd-feri-hardito-bersama-dinas-pupr-tinjau-lokasi-rencana-pembangunan-tembok-penahan-sungai-bungkal</guid></item><item><title>Winner.!!! Raih Mahkota Duta Pariwisata Riau 2026, WTP Maju Tingkat Nasional</title><link>https://sekatanews.com/detail/2192/winner-raih-mahkota-duta-pariwisata-riau-2026-wtp-maju-tingkat-nasional</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pekanbaru (Sekatanews.com) &#45;&lt;/strong&gt; Gelaran bergengsi Grand Final Duta Pariwisata Riau 2026 telah berakhir dengan sukses malam ini. Setelah melalui serangkaian karantina intensif dan penilaian ketat dari dewan juri, Wahyu Trinanda Puteri, resmi dinobatkan sebagai pemenang utama atau Duta Pariwisata Riau 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penobatan ini dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau, H.Tekad Parbatas Setia Dewa &lt;a href=&quot;http://st.mt/&quot;&gt;ST.MT&lt;/a&gt; didampingi istrinya, serta para pejabat terkait. Dengan menyandang mahkota ini, Wahyu Trinanda Puteri yang akrab disapa WTP, itu akan mewakili Provinsi Riau untuk berkompetisi di tingkat nasional dalam ajang Duta Pariwisata Indonesia 2026 yang akan diselenggarakan di Bali pada bulan mendatang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemenangan Berbasis Kompetensi dan Wawasan Ketua Dewan Juri, menjelaskan bahwa pemilihan Wahyu Trinanda didasarkan pada keseimbangan antara penampilan fisik, wawasan pariwisata, kemampuan bahasa serta kedalaman pemahaman terhadap budaya Melayu Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Wahyu Trinanda Puteri menunjukkan kecerdasan luar biasa dalam menjawab pertanyaan terkait potensi wisata unggulan Riau, mulai dari destinasi alam hingga pelestarian cagar budaya. Ia memiliki karisma dan diplomasi yang dibutuhkan untuk menjadi &apos;wajah&apos; pariwisata Riau di kancah nasional,&quot; ujar Ketua Juri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Apresiasi Pemerintah Daerah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau H.Tekad, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi tinggi kepada Wahyu Trinanda Puteri serta seluruh finalis. Beliau menekankan bahwa tugas Duta Pariwisata tidak berhenti pada saat penobatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Selamat kepada Wahyu Trinanda. Ini adalah amanah besar. Kami berharap ia dapat memanfaatkan platform ini untuk mempromosikan &apos;Visit Riau&apos; secara maksimal. di Bali nanti, tunjukkan bahwa Riau bukan hanya tentang minyak sawit, tetapi juga tentang kekayaan budaya Melayu, kuliner khas, dan keindahan alam yang memukau,&quot; tegas Kadispar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemerintah Provinsi Riau juga berkomitmen memberikan pendampingan penuh, termasuk pelatihan public speaking, materi promosi digital, dan pengenalan destinasi prioritas agar wakil Riau siap bersaing dengan duta dari provinsi lain.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Profil Singkat Pemenang&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wahyu Trinanda, seorang Mahasiswi UIR semester Delapan Usia 22 Tahun tahun asal Kabupaten Pelalawan dikenal aktif dalam kegiatan sosial dan pelestarian budaya lokal.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sesi wawancara, ia mengusung program kerja &quot;Riau Go Global through Culture and Eco&#45;Tourism&quot;, yang berfokus pada pengemasan destinasi wisata alam Riau dengan narasi budaya yang kuat untuk Pariwisata Riau yang maju.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/5667424639-img-20260525-wa0023.jpg"/><pubDate>Sun, 24 May 2026 15:52:25 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2192/winner-raih-mahkota-duta-pariwisata-riau-2026-wtp-maju-tingkat-nasional</guid></item><item><title>Apel Siaga Karhutla, Bupati Zukri : Siapkan Fisik dan Alat Hadapi Musim Kemarau</title><link>https://sekatanews.com/detail/2191/apel-siaga-karhutla-bupati-zukri--siapkan-fisik-dan-alat-hadapi-musim-kemarau</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pelalawan (Sekatanews.com) &#45; &lt;/strong&gt;Apel Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Karhutla Kabupaten Pelalawan digelar Senin 25 Mei 2026 pukul 07.45 WIB di Lapangan Apel Kantor Bupati Pelalawan. Kegiatan dipimpin langsung oleh Bupati Pelalawan H. Zukri Misran, SM,.MM, sebagai bentuk kesiapan menghadapi musim kemarau dan potensi El Nino yang diprediksi meningkat tahun ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bertindak selaku Perwira Apel adalah Kabag Ops Polres Pelalawan AKP Yulhairi, S.H., M.H., dengan Komandan Apel Kanit III Sat Reskrim IPDA Pernando Silitonga, S.H. Apel diikuti unsur Forkopimda dan instansi terkait yang menunjukkan sinergi lintas sektor dalam menjaga wilayah Pelalawan dari ancaman kebakaran lahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam amanatnya, Bupati H. Zukri Misran menekankan bahwa Pelalawan merupakan wilayah yang sangat rentan Karhutla, terutama saat memasuki musim kemarau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Apel ini penting untuk memastikan kita semua, TNI, Polri, BPBD, Camat, Kepala Desa, dan perusahaan siap fisik dan siap alat. Segera lakukan mapping wilayah gambut, wilayah rawan air, dan lakukan patroli rutin di titik&#45;titik rawan,” kata Bupati Zukri, menegaskan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bupati juga meminta perusahaan agar melakukan pemetaan wilayah, membersihkan kanal, dan membuat parit baru untuk pencegahan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Sementara aparat penegak hukum diminta menyamakan persepsi dalam penindakan tegas terhadap pelaku pembakaran lahan yang berdampak besar. Masyarakat diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar,&quot; harapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K, menegaskan Polri siap bersinergi dengan semua pihak untuk mencegah dan menanggulangi Karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami akan terus melakukan patroli, edukasi, dan penegakan hukum agar bencana kebakaran tidak terulang. Ini demi keselamatan dan kemaslahatan masyarakat Pelalawan,” pungkasnya menegaskan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Turut hadir dalam kegiatan Wakil Bupati H. Husni Tamrin, S.H., Sekda Tengku Zulfan, S.E., Kajari Dr. Eka Nugraha, S.H., M.H., Ketua PN Dr. Andry Simbolon, S.H., M.H., Pabung TNI Mayor Inf. Lilik Haryono mewakili Dandim 0313/KPR, Kepala BPBD Zulfan, &lt;a href=&quot;http://s.pi/&quot;&gt;http://S.Pi&lt;/a&gt;., &lt;a href=&quot;http://m.si/&quot;&gt;http://M.Si&lt;/a&gt;., Kepala Dinas Damkar Indrawan, S.E., perwakilan Satpol PP Yusman Efendi, S.E., Wakapolres Kompol Asep Rahmat, S.H., S.I.K., para PJU dan Kapolsek jajaran, serta manajemen perusahaan di wilayah Pelalawan.***&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/68658530439-20260525_153001.jpg"/><pubDate>Mon, 25 May 2026 15:39:52 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2191/apel-siaga-karhutla-bupati-zukri--siapkan-fisik-dan-alat-hadapi-musim-kemarau</guid></item><item><title>Perkuat Sinergi Cegah Karhutla di Pelalawan, PT. Musim Mas Gandeng TNI&#45;Polri hingga MPA</title><link>https://sekatanews.com/detail/2190/perkuat-sinergi-cegah-karhutla-di-pelalawan-pt-musim-mas-gandeng-tnipolri-hingga-mpa</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pelalawan (Sekatanews.com) –&lt;/strong&gt; PT. Musim Mas kembali menunjukkan komitmennya dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan menggelar pelatihan terpadu di wilayah Desa Batang Kulim, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Riau. Kegiatan yang digelar pada Senin, 25 Mei 2026, itu sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau yang rawan terjadinya Karhutla di wilayah Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelatihan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan unsur TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perkebunan dan Peternakan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta melibatkan tim pemadam kebakaran perusahaan dan masyakat sekitar perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain aparat pemerintah dan keamanan, kegiatan ini juga melibatkan kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) dari desa dan kelurahan sekitar perusahaan. Keterlibatan masyarakat dinilai penting untuk memperkuat koordinasi dan meningkatkan kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi ancaman karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan terkait pencegahan dini kebakaran, teknik penanganan titik api, penggunaan peralatan pemadam kebakaran, hingga simulasi penanggulangan kebakaran langsung di lapangan. Kegiatan berlangsung interaktif dengan praktik lapangan guna memastikan seluruh peserta memahami prosedur penanganan karhutla secara cepat dan tepat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Manager Humas Musim Mas, Malinton H Purba SH, mengatakan pelatihan ini merupakan agenda rutin perusahaan sebagai bentuk tanggung jawab dalam menjaga lingkungan dan memperkuat sinergi lintas sektor menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Melalui pelatihan ini diharapkan seluruh unsur yang terlibat dapat semakin siap, sigap, dan solid dalam menghadapi potensi karhutla sehingga lingkungan tetap aman dan kondusif,” kata Malinton, sapaan akrabnya ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga menegaskan bahwa perusahaan mendukung penuh program Green Policing yang digagas Polda Riau dalam upaya pencegahan karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Camat Pangkalan Lesung Abdul Ghafur SH memberikan apresiasi kepada PT Musim Mas atas konsistensinya menggelar pelatihan karhutla secara berkelanjutan. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan seluruh unsur dalam menghadapi musim kemarau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami berharap melalui pelatihan ini seluruh unsur, baik pemerintah, perusahaan, aparat keamanan maupun masyarakat dapat terus meningkatkan koordinasi dan kesiapsiagaan sehingga potensi karhutla dapat dicegah sejak dini,” terang Abdul Ghafur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal senada disampaikan Camat Pangkalan Kuras Rudiyanto SE yang menilai penanganan karhutla tidak dapat dilakukan sendiri&#45;sendiri. Ia mengapresiasi langkah PT Musim Mas yang terus membangun kolaborasi bersama pemerintah, TNI&#45;Polri, dan masyarakat melalui pelatihan serta simulasi lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Kapolsek Pangkalan Kuras melalui Kanit Samapta AKP Haris menjelaskan upaya kepolisian dalam penanganan dan penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan. Ia juga memaparkan penggunaan aplikasi pemantauan hotspot untuk mendeteksi titik api di wilayah Provinsi Riau.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama dan simulasi penanggulangan kebakaran di lapangan sebagai simbol sinergi bersama menjaga Pelalawan tetap aman dari ancaman karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Turut hadir dalam kegiatan itu Kanit Samapta AKP Haris beserta anggota, Aiptu D Hutapea, unsur Koramil 04/Pangkalan Kuras, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pelalawan, Disbunnak, Dinas Damkar dan Penyelamatan, serta para Kades/Lurah, dan MPA di sekitar wilayah operasional perusahaan.***&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/27062111121-20260525_153155.jpg"/><pubDate>Mon, 25 May 2026 13:30:00 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2190/perkuat-sinergi-cegah-karhutla-di-pelalawan-pt-musim-mas-gandeng-tnipolri-hingga-mpa</guid></item><item><title>Anggota DPRD Provinsi Jambi Amrizal, Hadiri Diskusi Rabuan Roadshow TAG Provinsi Jambi</title><link>https://sekatanews.com/detail/2189/anggota-dprd-provinsi-jambi-amrizal-hadiri-diskusi-rabuan-roadshow-tag-provinsi-jambi</link><description>&lt;p&gt;Sakatanews.com.SUNGAI PENUH – Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Hutri Randa, S.Sos., MM menghadiri kegiatan Diskusi Rabuan Roadshow yang diselenggarakan oleh Tenaga Ahli Gubernur (TAG) Provinsi Jambi Tahun 2026, bertempat di Aula Kantor Walikota Sungai Penuh, Kamis (21/05).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut diikuti oleh unsur pemerintah daerah, Forkopimda, OPD, akademisi serta berbagai pemangku kepentingan dari Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci. Diskusi ini menjadi wadah strlategis dalam memperkuat sinergi pembangunan daerah antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Turut hadir Para Tenaga Ahli Gubernur Jambi, Anggota DPRD Provinsi Jambi Amrizal S.A.P, Wakil Walikota Azhar Hamzah, Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Kerinci Dr Yannizar S.E M.Si, para Asisten, Kepala OPD, Bappeda Merangin, BPS, Bank Jambi, Akademisi, MUI, Lembaga Adat Melayu, serta para pejabat struktural dan fungsional lingkup Pemerintah Kota Sungai Penuh.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adapun tema yang diangkat dalam kegiatan ini yakni “Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas melalui Peningkatan SDM dan Tata Kelola, Pengembangan Infrastruktur dan Hilirisasi Pemerintah Daerah.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua DPRD Hutri Randa menyambut baik pelaksanaan Diskusi Rabuan Roadshow tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sangat penting sebagai forum bertukar gagasan dan menyusun langkah strategis guna mempercepat pembangunan daerah yang berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Melalui kegiatan ini diharapkan lahir berbagai masukan dan rekomendasi yang mampu mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, tata kelola pemerintahan yang baik, serta percepatan pembangunan infrastruktur di daerah,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga menegaskan bahwa DPRD Kota Sungai Penuh siap mendukung berbagai program pembangunan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat serta mendorong terwujudnya pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih maju dan berdaya saing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Diskusi Rabuan Roadshow (DRR) TAG Provinsi Jambi Tahun 2026 ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jambi dalam memperkuat koordinasi dan kolaborasi lintas daerah guna mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jambi. (Die)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/9020851729-fb_img_1779347831461.jpg"/><pubDate>Thu, 21 May 2026 14:20:20 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2189/anggota-dprd-provinsi-jambi-amrizal-hadiri-diskusi-rabuan-roadshow-tag-provinsi-jambi</guid></item><item><title>Tak Hanya Reses Amrizal Juga Serahkan Bantuan di Bengkolan Dua, Bupati Monadi Turut Hadir</title><link>https://sekatanews.com/detail/2188/tak-hanya-reses-amrizal-juga-serahkan-bantuan-di-bengkolan-dua-bupati-monadi-turut-hadir</link><description>&lt;p&gt;sakatanews.com.KERINCI – Kegiatan reses Amrizal di Desa Bengkolan II, Selasa (19/5/2026), berlangsung penuh antusias masyarakat. Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Kerinci, Monadi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tak hanya menjadi ajang penyerapan aspirasi masyarakat, dalam kegiatan itu Amrizal juga menyerahkan berbagai bantuan untuk mendukung sektor pertanian, peternakan, UMKM, dan penguatan ekonomi masyarakat desa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masyarakat memanfaatkan momentum reses untuk menyampaikan berbagai usulan pembangunan, mulai dari kebutuhan infrastruktur, peningkatan sektor pertanian, hingga dukungan terhadap pelaku usaha kecil di desa.(Die)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/90847028045-fb_img_1779216619159.jpg"/><pubDate>Wed, 20 May 2026 01:56:34 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2188/tak-hanya-reses-amrizal-juga-serahkan-bantuan-di-bengkolan-dua-bupati-monadi-turut-hadir</guid></item><item><title>Jamin Kamtibmas Warga, Kapolres Pelalawan Sambangi Tempat Ini</title><link>https://sekatanews.com/detail/2187/jamin-kamtibmas-warga-kapolres-pelalawan-sambangi-tempat-ini</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pelalawan (Sekatanews.com) – &lt;/strong&gt;Dalam upaya meningkatkan keamanan lingkungan dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, Kapolres Pelalawan John Louisa Letdara, S.IK, melakukan kunjungan ke Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) warga di Perumahan BKP 6, Kelurahan Pangkalan Kerinci Barat, Sabtu, 16 Mei 2027 malam kemarin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kunjungan Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letdara turut dihadiri Kasat Binmas AKP Edi Haryanto, Kasat Reskrim, AKP Bayu Ramadhan Effendi, Kasat Lantas AKP Rizkyan Tatit Hanafi, Kapolsek Pangkalan Kerinci AKP Shilton, Bhabinkamtibmas dan jajaran Polres Pelalawan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap keamanan masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan warga dalam menjaga ketertiban lingkungan dari berbagai potensi tindak kriminalitas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kegiatan itu, Kapolres didampingi sejumlah personel Polres Pelalawan dan disambut antusias oleh warga yang sedang melaksanakan ronda malam. Suasana penuh keakraban terlihat saat Kapolres berdialog langsung dengan masyarakat mengenai kondisi keamanan di lingkungan mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letdara SIK mengatakan bahwa keberadaan Poskamling memiliki peran penting dalam membantu menciptakan situasi aman dan nyaman di tengah masyarakat. Menurutnya, keamanan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Poskamling merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian masyarakat terhadap keamanan lingkungannya sendiri. Dengan adanya ronda malam dan pengawasan bersama, potensi tindak kriminalitas dapat diminimalisir,” kata Kapolres John.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga mengapresiasi semangat warga yang tetap aktif melaksanakan ronda malam demi menjaga keamanan lingkungan tempat tinggal mereka. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat membantu kepolisian dalam mendeteksi dini potensi gangguan kamtibmas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, Kapolres mengimbau masyarakat agar terus menjaga kekompakan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai tindak kejahatan seperti pencurian, penyalahgunaan narkoba, balap liar, maupun gangguan keamanan lainnya yang dapat meresahkan warga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Jika ada hal&#45;hal mencurigakan atau gangguan keamanan, segera laporkan kepada pihak kepolisian melalui call center 110 atau Bhabinkamtibmas setempat agar dapat segera ditindaklanjuti,” tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, warga Perumahan BKP 6 turut menyampaikan rasa terima kasih dan kebanggaan atas kunjungan langsung Kapolres Pelalawan ke lingkungan komplek perumahan mereka. Warga menilai perhatian dan kehadiran pimpinan kepolisian tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan secara bersama&#45;sama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Warga juga mengucapkan terima kasih atas bantuan peralatan ronda berupa senter dan jas hujan yang diberikan untuk menunjang kegiatan ronda malam. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu dan memudahkan warga dalam melaksanakan patroli lingkungan, terutama saat kondisi cuaca hujan maupun minim penerangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami merasa bangga dan sangat berterima kasih atas perhatian dari Kapolres Pelalawan. Bantuan peralatan ronda ini tentu sangat bermanfaat bagi warga dalam meningkatkan keamanan lingkungan,” ujar salah seorang warga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan kunjungan Poskamling tersebut juga menjadi bagian dari upaya Polres Pelalawan dalam membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan humanis serta memperkuat sinergitas antara Polri dan warga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Dengan adanya kegiatan sambang Poskamling ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keamanan lingkungan semakin meningkat sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kabupaten Pelalawan,&quot; pungkasnya, berharap.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/53948674304-img-20260519-wa0007.jpg"/><pubDate>Sun, 17 May 2026 09:09:07 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2187/jamin-kamtibmas-warga-kapolres-pelalawan-sambangi-tempat-ini</guid></item><item><title>Harumkan Pelalawan, Wabup Husni Tamrin Toreh Juara 1 Turnamen Golf Internasional</title><link>https://sekatanews.com/detail/2186/harumkan-pelalawan-wabup-husni-tamrin-toreh-juara-1-turnamen-golf-internasional</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Bogor (Sekatanews.com) &#45; &lt;/strong&gt;Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Wakil Bupati Pelalawan Husni Tamrin. Dari total sekitar 150 peserta yang berasal dari berbagai negara, H. Husni Tamrin berhasil keluar sebagai pemenang nomor satu dalam ajang turnamen golf internasional “THE SAGA” yang digelar di Bogor Raya pada Jumat, 15 Mei 2026 kemarin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kompetisi bergengsi tersebut, H. Husni Tamrin sukses meraih penghargaan kategori “Best Nett Overall”, sebuah kategori prestisius yang diberikan kepada pegolf dengan performa terbaik berdasarkan perhitungan nett score selama turnamen berlangsung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Piala penghargaan yang diterima menjadi simbol keberhasilan dan konsistensi permainan H. Husni Tamrin di tengah ketatnya persaingan para peserta dari berbagai negara. Keberhasilan ini sekaligus menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Pelalawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam keterangannya, H. Husni Tamrin, mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, kemenangan itu bukan hanya soal trofi, tetapi juga pengalaman dan semangat sportivitas dalam olahraga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa meraih penghargaan ini. Turnamen ini luar biasa karena diikuti banyak peserta hebat dari berbagai negara. Ini menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi untuk terus menjaga semangat sportivitas dan disiplin,” kata Husni Tamrin, baru&#45;baru ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga menyampaikan bahwa olahraga golf bukan sekadar permainan, tetapi juga sarana membangun relasi, menjaga kesehatan, dan melatih fokus dalam mengambil keputusan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Yang paling penting adalah bagaimana kita menikmati proses pertandingan dengan fair play dan tetap rendah hati. Saya dedikasikan kemenangan ini untuk masyarakat Pelalawan,” terangnya, menegaskan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ajang “THE SAGA” sendiri dikenal sebagai salah satu event golf bergengsi yang mempertemukan pegolf profesional maupun amatir dalam suasana kompetitif dan penuh sportivitas. Prestasi yang diraih H. Husni Tamrin diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda Pelalawan untuk terus berprestasi di berbagai bidang, termasuk olahraga.***&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/62383070590-img-20260519-wa0006.jpg"/><pubDate>Fri, 15 May 2026 09:07:18 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2186/harumkan-pelalawan-wabup-husni-tamrin-toreh-juara-1-turnamen-golf-internasional</guid></item><item><title>Polda Riau Komitmen Berantas Korporasi Perusak DAS, Aktivis Sebut Menjamur di Pelalawan</title><link>https://sekatanews.com/detail/2185/polda-riau-komitmen-berantas-korporasi-perusak-das-aktivis-sebut-menjamur-di-pelalawan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pelalawan (Sekatanews.com) &#45; &lt;/strong&gt;Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Kecamatan Langgam (IPMKL), Adrian Ahmad Juanda, meminta langsung kepada Kapolda Riau Herry Heryawan untuk turun ke Kabupaten Pelalawan, guna melakukan investigasi terhadap dugaan aktivitas korporasi sawit yang menanam di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) dan bibir sungai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pernyataan tersebut disampaikan Adrian sebagai respons atas statemen Kapolda Riau sebelumnya yang menyatakan siap memberantas korporasi sawit yang membuka dan menanam di kawasan DAS maupun sempadan sungai. Menurut Adrian, komitmen tersebut harus dibuktikan dengan tindakan nyata di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami menantang Kapolda Riau untuk datang langsung ke Kecamatan Langgam dan melihat kondisi yang terjadi. Jangan sampai pernyataan pemberantasan korporasi sawit di area DAS hanya menjadi slogan tanpa realisasi,” kata Adrian, menegaskan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menilai, persoalan korporasi di kawasan DAS bukan lagi isu baru di Kabupaten Pelalawan, dari data yang ada ada beberapa seperti DAS Telayap&#45;Sungai Buluh di PT Adei P&amp;amp;I, DAS Air Hitam&#45;Nilo PT Musimmas, DAS Terusan&#45;Nilo PT. PHI, DAS Kerinci PT. PNBM atau Asian Agri Grup, DAS Geringging&#45;Kepojan PT Arara Abadi, dan banyak lagi seperti di Kecamatan Langgam. Namun, hingga kini, kata dia, masyarakat masih mempertanyakan ketegasan aparat terhadap perusahaan&#45;perusahaan besar yang diduga tetap beroperasi dan melakukan penanaman di kawasan yang seharusnya dilindungi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Adrian, keberadaan sawit di bibir sungai dan area DAS berpotensi merusak ekosistem lingkungan, memperparah abrasi, menyebabkan pendangkalan sungai, serta meningkatkan risiko banjir bagi masyarakat sekitar. Ironisnya, masyarakat kecil sering kali cepat ditindak ketika dianggap melanggar aturan, sementara korporasi besar terkesan sulit disentuh hukum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Jangan sampai hukum hanya keras terhadap rakyat kecil, tetapi melemah ketika berhadapan dengan pemodal besar. Jika memang Kapolda serius ingin membersihkan praktik perusakan lingkungan, maka Kecamatan Langgam harus menjadi salah satu titik investigasi utama,” bebernya mengungkapkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adrian juga meminta agar investigasi dilakukan secara terbuka dan melibatkan instansi terkait untuk memastikan apakah terdapat pelanggaran terhadap aturan tata ruang, lingkungan hidup, maupun kawasan sempadan sungai. Ia menegaskan bahwa mahasiswa dan masyarakat akan terus mengawal persoalan tersebut demi menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Pelalawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami tidak ingin kerusakan lingkungan diwariskan kepada generasi mendatang hanya karena lemahnya pengawasan dan ketidaktegasan terhadap korporasi. Negara harus hadir dan menunjukkan keberpihakan kepada lingkungan serta, kelangsungan hidup masyarakat, khususnya masyarakat nelayan yang sangat bergantung pada sungai,” pungkas Adrian, baru&#45;baru ini.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/24655084539-img-20260519-wa0003.jpg"/><pubDate>Tue, 19 May 2026 09:04:40 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2185/polda-riau-komitmen-berantas-korporasi-perusak-das-aktivis-sebut-menjamur-di-pelalawan</guid></item><item><title>Lagi, SMPN 2 Sungai Penuh  Raih Juara Umum O2SN Tingkat Kota 2026</title><link>https://sekatanews.com/detail/2184/lagi-smpn-2-sungai-penuh--raih-juara-umum-o2sn-tingkat-kota-2026</link><description>&lt;p&gt;Sungai Penuh, sakatanews com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh SMP Negeri 2 Sungai Penuh. Sekolah yang dikenal konsisten melahirkan siswa berprestasi itu kembali berhasil meraih Juara Umum dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Kota Sungai Penuh tiga kali berturut turut dari Tahun 2024 &#45; 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keberhasilan ini semakin menegaskan posisi SMPN 2 Sungai Penuh sebagai salah satu sekolah unggulan di Kota Sungai Penuh, tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga dalam pembinaan olahraga dan pengembangan bakat siswa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kompetisi bergengsi tersebut, para atlet pelajar SMPN 2 Sungai Penuh berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya di berbagai cabang olahraga dengan raihan medali yang membanggakan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adapun perolehan prestasi siswa&#45;siswi SMPN 2 Sungai Penuh pada O2SN 2026 yakni:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Cabang Atletik&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Putra: Gavyn Maleakhi Aklan – Medali Perunggu&lt;br&gt;Putri: Wa Ode Malkia Nurul Almira – Medali Emas&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Cabang Badminton&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Putra: M. Azzam Sarief – Medali Perunggu&lt;br&gt;Putri: Inaya Athifa Ramadhani – Medali Emas&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Cabang Panjat Tebing&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Putra: Hafiz Alfikri – Medali Perunggu&lt;br&gt;Putri: Bunga Mutiara Risti – Medali Emas&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Cabang Silat&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Putra: Diego Okto Fernando – Medali Perak&lt;br&gt;Putri: Ratu Bilqis Yusuf Innayahtullah – Medali Emas&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan torehan tersebut, SMPN 2 Sungai Penuh sukses mengoleksi total:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;4 Medali Emas&lt;/p&gt;&lt;p&gt;1 Medali Perak&lt;/p&gt;&lt;p&gt;3 Medali Perunggu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Atas prestasi tersebut SMP Negeri 2 Sungai Penuh berhasil mengumpulkan mendali terbanyak, sehingga berhak menjadi juara umum O2SN tingkat kota Sungai Penuh&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala SMP Negeri 2 Sungai Penuh, Mulyadi, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi&#45;tingginya kepada seluruh siswa, pelatih, guru pendamping, serta orang tua yang telah memberikan dukungan penuh.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Alhamdulillah, prestasi ini merupakan hasil kerja keras bersama. Anak&#45;anak telah menunjukkan semangat juang, disiplin, dan sportivitas yang luar biasa. Kami sangat bangga karena SMPN 2 Sungai Penuh kembali mampu mempertahankan tradisi prestasi di ajang O2SN tingkat kota yang ke tiga kali berturut turut,” ujar Mulyadi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa SMPN 2 Sungai Penuh terus berkomitmen menciptakan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga berprestasi di bidang olahraga, berkarakter, dan mampu bersaing secara positif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Prestasi ini tentu menjadi motivasi bagi seluruh keluarga besar SMPN 2 Sungai Penuh untuk terus berkembang dan memberikan yang terbaik bagi dunia pendidikan Kota Sungai Penuh. Kami berharap para juara dapat kembali mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi nantinya,” tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keberhasilan SMPN 2 Sungai Penuh meraih juara umum O2SN 2026 sekaligus menjadi bukti nyata bahwa sekolah tersebut tetap menjadi salah satu pusat pembinaan siswa berprestasi dan sekolah kebanggaan masyarakat Kota Sungai Penuh.(Ung)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/50229311531-img-20260518-wa0070.jpg"/><pubDate>Mon, 18 May 2026 21:30:26 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2184/lagi-smpn-2-sungai-penuh--raih-juara-umum-o2sn-tingkat-kota-2026</guid></item><item><title>KAMMI Duri dan Aliansi Mahasiswa Gelar Nobar Pesta Babi, Ini Pesan Mereka</title><link>https://sekatanews.com/detail/2183/kammi-duri-dan-aliansi-mahasiswa-gelar-nobar-pesta-babi-ini-pesan-mereka</link><description>&lt;p&gt;DURI (Sekatanews) — Semangat intelektual dan kepedulian terhadap isu kemanusiaan di Papua mewarnai agenda diskusi panel dan nonton bareng film dokumenter Pesta Babi yang digelar oleh gabungan Aliansi Mahasiswa Pemuda Duri Bengkalis (16/05/2026). Kegiatan yang diprakarsai oleh Ketua Umum Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Komisariat Duri ini menjadi ruang refleksi kritis atas berbagai persoalan sosial, kemanusiaan, dan pembangunan yang hingga kini masih membayangi tanah Papua.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Acara yang dihadiri mahasiswa lintas organisasi (BEM ITMG, HMI Duri, IMKM, Duri Hijau), akademisi, Alumni KAMMI dan HMI serta pemuda daerah tersebut berlangsung hangat namun penuh makna walaupun ada intimidasi dari aparat. Film Pesta Babi dijadikan medium untuk membuka ruang dialog mengenai realitas kehidupan masyarakat Papua, ketimpangan pembangunan, pendekatan keamanan, hingga persoalan hak asasi manusia yang dinilai masih membutuhkan perhatian serius dari negara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Umum Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Duri, Efri Su&apos;if dalam penyampaiannya menegaskan bahwa kritik yang disampaikan mahasiswa bukanlah bentuk kebencian terhadap negara, melainkan panggilan moral agar pemerintah lebih serius menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, termasuk masyarakat Papua.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Papua tidak cukup hanya dipandang dari sisi konflik dan keamanan. Papua adalah tentang manusia, tentang keadilan, pendidikan, kesehatan, dan masa depan generasi muda yang harus diperjuangkan bersama,” ujarnya dalam forum diskusi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menilai film Pesta Babi menjadi pengingat bahwa pendekatan represif semata tidak akan mampu menyelesaikan akar persoalan di Papua. Menurutnya, negara perlu membuka ruang dialog yang lebih luas, mengedepankan pendekatan kemanusiaan, serta melibatkan masyarakat adat, tokoh agama, pemuda, dan mahasiswa dalam proses penyelesaian konflik sosial di Papua.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam forum tersebut, Ketum HMI Duri, Maratoga juga menyampaikan harapan agar pemerintah pusat tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi turut memastikan pembangunan sumber daya manusia berjalan merata. Pendidikan berkualitas, akses kesehatan, perlindungan masyarakat adat, serta pemberdayaan ekonomi lokal disebut sebagai langkah mendesak yang harus diprioritaskan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, forum mahasiswa dan pemuda yang hadir turut menawarkan beberapa solusi konkret terhadap persoalan Papua, di antaranya mendorong dialog nasional yang inklusif dengan melibatkan tokoh adat, pemuda Papua, akademisi, dan pemerintah secara terbuka serta berkelanjutan..&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kedua memperluas akses pendidikan dan beasiswa bagi generasi muda Papua agar tercipta pemerataan kualitas sumber daya manusia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Sokusi ketiganya mengutamakan pendekatan kesejahteraan dibanding pendekatan keamanan, terutama dalam menangani konflik sosial di wilayah&#45;wilayah rawan,&quot; bebernya&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk solusi ketlempat, Penguatan perlindungan hak masyarakat adat terhadap tanah, budaya, dan identitas lokal yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Papua.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Meningkatkan transparansi penegakan hukum dan perlindungan HAM, sehingga masyarakat memperoleh rasa aman dan kepercayaan terhadap negara.&quot; Imbuhnya&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Diskusi panel tersebut juga menjadi simbol bahwa mahasiswa masih memegang peran penting sebagai penyambung suara rakyat dan penjaga nilai demokrasi. Para peserta berharap kegiatan semacam ini dapat menjadi budaya intelektual yang terus hidup di tengah masyarakat kampus dan ruang publik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan mengangkat isu Papua melalui film dan dialog terbuka, mahasiswa Duri ingin menunjukkan bahwa persoalan bangsa tidak boleh disikapi dengan kebencian atau stigma, melainkan dengan empati, keberanian berdialog, dan kesungguhan mencari solusi bersama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di akhir acara, peserta menyalakan semangat persatuan dan menyerukan agar seluruh elemen bangsa menjaga ruang demokrasi yang sehat, menjunjung nilai kemanusiaan, serta bersama&#45;sama mengawal terciptanya keadilan sosial bagi masyarakat Papua dan seluruh rakyat Indonesia. ***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/70051009724-screenshot_2026-05-17-12-07-54-33_99c04817c0de5652397fc8b56c3b3817.jpg"/><pubDate>Sun, 17 May 2026 12:41:17 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2183/kammi-duri-dan-aliansi-mahasiswa-gelar-nobar-pesta-babi-ini-pesan-mereka</guid></item><item><title>Cetak Kader Intelektual dan Entrepreneur, KABAH V PD Himapersis Tegaskan Peran Mahasiswa</title><link>https://sekatanews.com/detail/2182/cetak-kader-intelektual-dan-entrepreneur-kabah-v-pd-himapersis-tegaskan-peran-mahasiswa</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pelalawan (Sekatanews.com) &#45;&lt;/strong&gt; Pimpinan Daerah (PD) Hima Persis Pelalawan sukses menyelenggarakan Kaderisasi Anggota Baru Hima Persis (KABAH) Angkatan ke&#45;V. Mengusung tema &quot;Menyiapkan Kader Intelektual dan Entrepreneur untuk Pelalawan Menawan&quot;, agenda ini dilaksanakan secara khidmat di Aula Perpustakaan Daerah Kabupaten Pelalawan dan menjadi gerbang utama dalam melahirkan regenerasi mahasiswa yang kritis sekaligus mandiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Pelaksana KABAH V PD Hima Persis Pelalawan, Luthfi Alhuwaidi, menegaskan bahwa pelaksanaan perkaderan ini merupakan pengejawantahan langsung dari konstitusi tertinggi organisasi. Acara ini bukan sekadar seremonial, melainkan amanat sakral organisasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;KABAH V ini adalah bentuk komitmen nyata kami dalam menjalankan perintah Qanun Asasi (QA) Hima Persis Bab I Pasal 5 Ayat 2, yang menetapkan Hima Persis sebagai organisasi kader. Melalui forum ini, para peserta dipersiapkan secara ideologis dan administratif untuk disahkan menjadi Anggota Biasa sesuai mandat Qanun Dakhili (QD) Bab IV Pasal 10,&quot; ujar Luthfi dalam keterangannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Luthfi juga menambahkan bahwa pemilihan tema intelektual dan entrepreneur didasari oleh kebutuhan riil ekosistem daerah saat ini. Menurutnya, Pelalawan yang kaya akan potensi daerah membutuhkan corak kader Ulul Albab yang tidak hanya mahir dalam berwacana ilmiah, tetapi juga adaptif dalam menangkap peluang usaha dan membangun kemandirian ekonomi umat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kita ingin kader Hima Persis Pelalawan ke depan memiliki tradisi baca&#45;tulis yang kuat, namun di saat yang sama punya jiwa kewirausahaan yang tangguh. Kombinasi inilah yang akan menjadi modal besar bagi kita untuk mewujudkan visi &apos;Pelalawan Menawan&apos;—sebuah daerah yang maju, bermartabat, dan sejahtera lewat sumbangsih pemikiran serta aksi nyata para pemudanya,&quot; tambah Luthfi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum PD Hima Persis Pelalawan, Agung Prayoga, memberikan apresiasi tinggi atas soliditas panitia dan semangat para peserta. Dalam arahannya, Agung menekankan pentingnya keberlanjutan pasca&#45;pelatihan agar nilai&#45;nilai yang didapat selama KABAH V bisa langsung diimplementasikan di tengah masyarakat Pelalawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Hima Persis Pelalawan harus menjadi motor penggerak perubahan yang solutif. Melalui momentum KABAH V ini, saya berharap lahir kader&#45;kader yang tidak hanya cakap di ruang akademis, tetapi juga mampu mandiri secara finansial melalui gerakan entrepreneurship. Kemandirian ekonomi kader akan memperkuat posisi tawar mahasiswa dalam mengawal kebijakan dan membangun daerah menuju Pelalawan Menawan,&quot; tegas Agung Prayoga, baru&#45;baru ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah melalui berbagai tahapan skrining dan forum yang ketat selama pelatihan intensif, sebanyak 16 orang peserta dinyatakan lulus dan sah menyandang status sebagai Anggota Biasa Hima Persis. Seluruh peserta digembleng dengan berbagai materi wajib organisasi yang meliputi penguatan Tauhid, ke&#45;Persis&#45;an, ke&#45;Hima Persis&#45;an (QA&#45;QD), serta suplemen materi kewirausahaan berbasis digital dan analisis potensi lokal Pelalawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pasca kelulusan dari KABAH V ini, ke&#45;16 kader baru tersebut secara resmi berhak untuk berdiaspora di struktur komisariat serta diproyeksikan untuk melanjutkan jenjang kaderisasi tingkat menengah, yakni MAKKAH (Training Menengah), di masa yang akan datang.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/58760462482-img-20260516-wa0008.jpg"/><pubDate>Sat, 16 May 2026 16:47:33 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2182/cetak-kader-intelektual-dan-entrepreneur-kabah-v-pd-himapersis-tegaskan-peran-mahasiswa</guid></item><item><title>Ketika Amanah Diuji: Refleksi Tata Kelola Pesantren</title><link>https://sekatanews.com/detail/2181/ketika-amanah-diuji-refleksi-tata-kelola-pesantren</link><description>&lt;p&gt;&lt;i&gt;Oleh: Budi Maulana Al Ghiffary&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;Mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Islam &lt;strong&gt;IAIN Kerinci&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;JAMBI &#45; Pesantren selama ini dikenal sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi juga menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan amanah. Nilai&#45;nilai tersebut menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter santri sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan Islam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun dalam beberapa tahun terakhir, muncul berbagai pemberitaan yang menyoroti dugaan persoalan dalam pengelolaan dana di sebagian lembaga pendidikan keagamaan. Fenomena ini tidak dapat disederhanakan sebagai masalah individu semata, tetapi juga berkaitan dengan sistem tata kelola yang perlu terus diperkuat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah satu sumber pendanaan yang sering menjadi perhatian publik adalah Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Pengelolaan dana ini berada dalam sistem pengawasan yang melibatkan berbagai pihak, termasuk lembaga pengawas sektor pendidikan dan keuangan negara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tantangan Lapangan dalam Tata Kelola Pendidikan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di lapangan, sebagian lembaga pendidikan masih menghadapi kesenjangan antara kebutuhan operasional dan ketersediaan sumber daya. Kondisi ini sering memunculkan tantangan dalam pengelolaan administrasi, termasuk pelaporan keuangan dan pengadaan fasilitas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, keterbatasan sistem transparansi di sejumlah lembaga dapat memengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat. Jika tidak ditangani secara sistematis, kondisi ini berpotensi menciptakan persepsi negatif terhadap lembaga pendidikan keagamaan secara umum, meskipun mayoritas pesantren tetap berjalan dengan baik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena itu, penting untuk membedakan antara kasus tertentu dan kondisi umum pesantren di Indonesia yang sebagian besar tetap berfungsi secara positif dalam pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan sosial.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Model Kemandirian: Pembelajaran dari Pesantren Gontor&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam diskursus tata kelola pesantren, Pesantren Gontor di Ponorogo sering menjadi salah satu rujukan dalam penguatan sistem kemandirian kelembagaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pesantren ini mengembangkan berbagai unit usaha seperti pertanian, perdagangan, dan sektor produktif lainnya untuk menopang operasional pendidikan. Sistem ini menunjukkan bahwa kemandirian ekonomi dapat menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga stabilitas lembaga pendidikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, Gontor menerapkan pola kepemimpinan kolektif dengan mekanisme pergantian jabatan secara berkala serta evaluasi internal yang terstruktur. Sistem tersebut membantu menjaga kesinambungan organisasi sekaligus memperkuat akuntabilitas internal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari sisi output, banyak lulusan pesantren ini berkiprah di berbagai bidang seperti pendidikan, pemerintahan, bisnis, dan sosial kemasyarakatan. Hal ini menunjukkan bahwa sistem pendidikan yang tertata dengan baik dapat menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Integritas sebagai Fondasi Pendidikan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tata kelola yang tidak optimal tidak hanya berdampak pada aspek administratif, tetapi juga pada pembentukan budaya dan nilai di lingkungan pendidikan. Integritas menjadi elemen utama dalam menjaga kepercayaan publik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika kepercayaan masyarakat menurun, partisipasi dalam mendukung lembaga pendidikan juga dapat ikut terdampak, baik dalam bentuk dukungan moral maupun finansial. Oleh karena itu, penguatan integritas tidak hanya bersifat etis, tetapi juga strategis bagi keberlanjutan lembaga pendidikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perspektif Publik dan Tuntutan Transparansi&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masyarakat saat ini semakin kritis terhadap pengelolaan lembaga pendidikan. Transparansi dan akuntabilitas menjadi indikator penting dalam menilai kredibilitas sebuah institusi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Diskusi publik menunjukkan bahwa keterbukaan informasi, khususnya terkait pengelolaan dana pendidikan, menjadi perhatian utama. Jika lembaga gagal memenuhi ekspektasi ini, maka tingkat kepercayaan dapat menurun dan berdampak pada keberlanjutan dukungan sosial.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penguatan Kebijakan dan Sistem Pengawasan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perbaikan tata kelola pesantren tidak dapat dibebankan pada satu pihak saja. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, pengelola lembaga, dan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penguatan sistem pengawasan menjadi kunci penting dalam menjaga tata kelola yang sehat. Sinergi antara lembaga pengawas seperti Komisi Pemberantasan Korupsi dan kementerian terkait dapat memperkuat sistem pengawasan yang sudah berjalan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, digitalisasi sistem pelaporan keuangan dapat menjadi langkah strategis untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akurasi data dalam pengelolaan lembaga pendidikan keagamaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Analisis SWOT Kepemimpinan Pesantren&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari sisi kekuatan, pesantren memiliki nilai keagamaan yang kuat, kedekatan dengan masyarakat, serta tradisi pendidikan karakter yang telah mengakar lama. Beberapa pesantren juga telah mengembangkan kemandirian ekonomi melalui unit usaha produktif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, tantangan masih muncul pada aspek administrasi, transparansi, dan digitalisasi yang belum merata di semua lembaga. Perbedaan kapasitas ini menyebabkan variasi kualitas tata kelola antar pesantren.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di sisi peluang, perkembangan teknologi dan dukungan regulasi pemerintah membuka ruang besar untuk modernisasi sistem pengelolaan. Sementara itu, tantangan utama yang dihadapi adalah meningkatnya tuntutan publik terhadap transparansi dan akuntabilitas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rekomendasi Penguatan Tata Kelola&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beberapa langkah strategis yang dapat dilakukan antara lain:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penguatan transparansi digital melalui sistem pelaporan keuangan berbasis teknologi agar informasi lebih terbuka bagi pemangku kepentingan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penguatan audit internal dan eksternal untuk memastikan pengelolaan berjalan sesuai prinsip akuntabilitas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penyusunan standar etika dan pedoman tata kelola nasional bagi lembaga pendidikan keagamaan sebagai acuan bersama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penutup&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pesantren merupakan bagian penting dari sistem pendidikan nasional yang berperan besar dalam pembentukan karakter dan moral generasi muda. Oleh karena itu, tata kelola lembaga ini perlu dipahami sebagai tanggung jawab kolektif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penguatan sistem yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan menjadi kunci dalam menjaga keberlangsungan peran pesantren di tengah perubahan zaman. Sinergi antara pemerintah, lembaga pengawas, dan pengelola pendidikan menjadi fondasi penting untuk memperkuat kepercayaan publik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan tata kelola yang lebih baik, pesantren diharapkan tidak hanya unggul dalam pendidikan agama, tetapi juga menjadi model lembaga pendidikan yang modern, profesional, dan berintegritas tinggi.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/8029337295-img-20260515-wa0006.jpg"/><pubDate>Fri, 15 May 2026 08:39:20 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2181/ketika-amanah-diuji-refleksi-tata-kelola-pesantren</guid></item><item><title>Pekerja PT. SSS Kembali Gelar Aksi, Tuntut 9 Tahun Gaji Tak Terealisasi</title><link>https://sekatanews.com/detail/2180/pekerja-pt-sss-kembali-gelar-aksi-tuntut-9-tahun-gaji-tak-terealisasi</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pelalawan (Sekatanews.com) &#45;&lt;/strong&gt; Lagi&#45;lagi puluhan perwakilan karyawan PT Sumber Sawit Sejahtera (PT. SSS) kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Pelalawan, Pangkalan Kerinci, pada Rabu, 13 Mei 2026 siang. Mereka menuntut pembayaran hak pekerja yang disebut belum diselesaikan perusahaan sejak bertahun&#45;tahun, dengan total tunggakan ditaksir mencapai Rp 9 miliar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aksi tersebut juga mempersoalkan pencopotan segel resmi Pemerintah Kabupaten Pelalawan di area perusahaan, meski persoalan hak pekerja disebut belum tuntas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Koordinator lapangan aksi, Zulkhawari, menyebut hak pekerja PT SSS yang belum dibayarkan mencakup periode 2017 hingga 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Hak pekerja belum ditunaikan dan nilainya ditaksir mencapai Rp9 miliar. Kami meminta pemerintah bertindak tegas terhadap pihak perusahaan,” ujarnya dalam orasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam tuntutannya, massa meminta pemerintah daerah kembali menyegel operasional PT SSS hingga seluruh hak pekerja diselesaikan. Mereka juga mendesak aparat menindak pihak yang diduga membuka segel resmi pemerintah tanpa penyelesaian persoalan ketenagakerjaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, para pekerja menuntut pemilik lama maupun investor baru PT SSS bertanggung jawab penuh terhadap pembayaran hak karyawan, termasuk tunggakan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan yang disebut telah lama tidak dibayarkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tidak hanya soal upah dan jaminan sosial, pekerja juga meminta kepastian tempat tinggal. Mereka menolak direlokasi dari mess perusahaan sebelum seluruh hak diselesaikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Jangan pindahkan kami dari mess sebelum hak&#45;hak pekerja dibayarkan,” teriak salah seorang peserta aksi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Petugas Pengawas Ketenagakerjaan Pemerintah Provinsi Riau, Budi S, mengatakan pihaknya telah menangani persoalan hak pekerja PT SSS. Namun, muncul persoalan baru terkait pencopotan segel pemerintah daerah setelah perusahaan disebut telah diambil alih investor baru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Terkait hak pekerja sudah kami tangani. Tetapi sekarang muncul persoalan lain karena segel dari Pemda Pelalawan dicopot, sementara hak pekerja belum diselesaikan. Informasinya perusahaan sudah take over ke investor baru,” ujarnya saat meninjau aksi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Suasana aksi sempat memanas ketika seorang perempuan yang mewakili keluarga pekerja menyampaikan kekecewaannya terhadap pemerintah daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menilai janji penyelesaian persoalan pekerja yang sebelumnya disampaikan Bupati Pelalawan hingga kini belum terealisasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami sudah terlalu lama menunggu. Dari 2024 sampai sekarang hak pekerja belum selesai. Kami minta Bupati hadir menemui kami hari ini,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga menyoroti pencopotan segel pemerintah daerah yang dinilai mencederai wibawa pemerintah sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kalau segel pemerintah saja bisa dicopot, lalu di mana marwah pemerintah daerah?” katanya dalam orasi yang disambut sorakan massa aksi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hingga aksi berakhir, belum ada pernyataan resmi dari pihak manajemen PT SSS maupun Pemerintah Kabupaten Pelalawan terkait tuntutan pekerja dan polemik pencopotan segel perusahaan tersebut.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/24632757801-screenshot_20260513_175048_chrome.jpg"/><pubDate>Wed, 13 May 2026 15:30:00 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2180/pekerja-pt-sss-kembali-gelar-aksi-tuntut-9-tahun-gaji-tak-terealisasi</guid></item><item><title>Polres dan Pemkab Pelalawan Bersatu Perang Lawan Narkoba</title><link>https://sekatanews.com/detail/2179/polres-dan-pemkab-pelalawan-bersatu-perang-lawan-narkoba</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pelalawan (Sekatanews.com) &#45;&lt;/strong&gt; Polres Pelalawan dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan nyalakan perang terhadap narkoba. Hal ini ditandai saat apel kesiapan satuan tugas (Satgas) Anti Narkoba dan pelantikan Duta Anti Narkoba 2026, di halaman Kantor Bupati Pelalawan, pada Rabu, 13 Mei 2026 itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pembentukan Satgas dan pengukuhan Duta Anti Narkoba adalah bukti keseriusan Pemkab bersinergi dengan Forkopimda untuk pencegahan dan pemberantasan narkoba secara terpadu, terarah, dan berkelanjutan,” kata Bupati Zukri, menegaskan dalam arahannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Didampingi, Kapolres AKBP&amp;nbsp; Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K, dan forkompinda lainnya, ia menekankan narkoba ancaman serius bagi generasi muda dan stabilitas daerah.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Diperlukan langkah bersama melalui deteksi dini, pengawasan, dan sosialisasi masif. Ini tanggung jawab kita semua. Saya harap Polres terus bangun sinergi dengan TNI, BNNK, tokoh masyarakat, adat, dan dunia pendidikan untuk wujudkan Pelalawan bersih narkoba,” ujar Zukri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bupati dua periode, itu juga menitipkan pesan kepada Duta Anti Narkoba yang baru dilantik, agar bisa mensosialisasikan dan mengedukasi kepada generasi muda kedepannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Generasi muda adalah agen perubahan. Jadilah pelopor edukasi bahaya narkoba di lingkungan masing&#45;masing, terutama di kalangan pelajar. Sampaikan pemahaman agar teman&#45;teman kalian menjauhi penyalahgunaan narkoba,” pesannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembentukan Satgas dan Duta Anti Narkoba, itu diharapkan jadi langkah nyata sinergi Forkopimda dan masyarakat Pelalawan perang melawan narkoba. Dengan deklarasi bersama, diharapkan deteksi dini dan pencegahan bisa menyentuh seluruh lapisan, sehingga Pelalawan 2026 benar&#45;benar bersih dari peredaran dan penyalahgunaan narkoba.***&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/79874915046-img-20260513-wa0037.jpg"/><pubDate>Wed, 13 May 2026 11:30:00 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2179/polres-dan-pemkab-pelalawan-bersatu-perang-lawan-narkoba</guid></item><item><title>Beraksi di 7 TKP, Residivis Curanmor Diringkus Polres Pelalawan</title><link>https://sekatanews.com/detail/2178/beraksi-di-7-tkp-residivis-curanmor-diringkus-polres-pelalawan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pelalawan (Sekatanews.com) &#45; &lt;/strong&gt;Sempat viral di berbagai platform media sosial (medsos). Tim Opsnal Polres Pelalawan meringkus residivis pencurian motor (curanmor) diwilayah hukum Polres Pelalawan. Pelaku diketahui baru 14 hari bebas dari penjara, yakni inisial YP alias Y kembali berulah,&amp;nbsp;bersama 1 pelaku lainnya.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengungkapan dilakukan berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/44/V/2026/SPKT/Polres Pelalawan/Polda Riau tanggal 11 Mei 2026. Para tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tempat kejadian perkara (TKP) utama terjadi pada Minggu 10 Mei 2026 sekira pukul 10.30 WIB di parkiran Hendsy Gym Jalan Pemda, Kecamatan Pangkalan Kerinci. Tim opsnal langsung bergerak setelah mendapat info pada pukul 11.30 WIB.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Alhasil, tersangka Y P alias Y 30 tahun, yang merupakan Ketua Komplotan, residivis curanmor 2024 berdasarkan Putusan PN Pekanbaru Nomor: 1372/Pid.B/2024/PN Pbr., bershasil diciduk bersama tersangka inisial MH alias R 27 tahun, warga Jl. Kaharudin Nasution Gg. Libas Pekanbaru, berperan sebagai penadah dan penjual hasil curian. Sementara tersangka lain masih dalam pengejaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kronologis penangkapan para tersangka, itu pada Senin, 11 Mei 2026 pukul 23.45 WIB, tim gabungan&amp;nbsp; yang dipimpin&amp;nbsp; Kanit IV Intelkam Polres Pelalawan IPTU Azuardi&amp;nbsp; S.H dan Kanit 1 Pidum Reskrim Polres Pelalawan IPDA Erwin Naibaho, S.H&amp;nbsp; menggerebek salah satu hotel di Kota Pekanbaru dan mengamankan insial&amp;nbsp; Y. Dari interogasi, Y mengaku sudah 7 kali beraksi di wilayah hukum Polres Pelalawan dengan TKP berbeda seperti Hendsy Gym, Raja Bebek Jl. Akasia, Gapura Km 55, Seikijang, Simpang Pasar, Jembatan Kembar Kantor Bupati, dan Hotel Jalur 2, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari 7 aksi tersebut, motor curian dijual ke berbagai penadah dengan harga Rp2,7 juta hingga Rp8,5 juta. Salah satu motor Scoopy dijual berinisial H,&amp;nbsp; Barang bukti yang diamankan berupa 1 unit Honda Beat merah BM 2548 ACN yang dipakai saat mencuri di Hendsy Gym, pakaian pelaku, kunci letter T, dan 1 unit HP Oppo milik Yogi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada Selasa, 12 Mei 2026 sekira pukul 03.00 WIB, tim kembali menangkap MH di Jalan Utama Pekanbaru. Dari keterangannya, terungkap peran sebagai penadah yang menjual motor hasil curian ke jaringan lain. Polres Pelalawan kini memburu pelaku dan penadah lainnya yang masih daftar pencarian orang (DPO).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal ini dibenarkan Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K, kepada awak.media dan menegaskan pihaknya tidak memberi ruang bagi residivis komplotan curanmor.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pelaku baru 14 hari bebas sudah kembali mencuri. Ini bentuk komitmen kami berantas kejahatan jalanan. Untuk masyarakat, pastikan motor diparkir di tempat aman dan gunakan kunci ganda. Kami akan mengamankan semua yang terlibat sampai tuntas,” tegas AKBP John, berharap, baru&#45;baru ini.***&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/28315712743-20260513_213628.jpg"/><pubDate>Tue, 12 May 2026 21:42:27 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2178/beraksi-di-7-tkp-residivis-curanmor-diringkus-polres-pelalawan</guid></item><item><title>Pemkab Pelalawan Tak Tinggal Diam Soal Jalan Rusak ke Kelurahan Pelalawan</title><link>https://sekatanews.com/detail/2177/pemkab-pelalawan-tak-tinggal-diam-soal-jalan-rusak-ke-kelurahan-pelalawan</link><description>&lt;p&gt;PELALAWAN (Sekatanews) &#45; Merespon keluhan masyarakat di Kecamatan Pelalawan terkait rusak parahnya jalan yang menjadi satu satu nya akses transportasi menuju kota Pangkalan Kerinci, Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kabupaten Pelalawan, Tengku Muhammad Syukran S.Sos, ME menegaskan bahwa Pemerintah daerah saat ini tengah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Riau terkait perbaikan jalan yang dikeluhkan masyarakat di Kelurahan Pelalawan itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pemeliharaan jalan itu merupakan kewenangan Pemprov Riau, karena jalan itu kan jalan Provinsi sebagaimana Keputusan Gubernur Riau No. 7464/x/2023 tentang Penetapan Ruas Jalan Menurut Statusnya sebagai Jalan Provinsi Riau,, apalagi dengan kondisi UPT jalan dan jembatan PUPR Riau saat ini jadi kendala untuk melakukan kegiatan perbaikan jalan. Tapi kita (Pemkab Pelalawan red) selalu mencari solusi untuk itu, Bahkan usulan penanganan 2 ruas jalan provinsi riau yang berada di kabupaten Pelalawan yakni Ruas Simpang Perak &#45; Istana Sayap sepanjang 28 km dan Ruas Lintas Bono sepanjang 189 km yang usulannya ditandatangan oleh Pak Bupati, sudah kita sampaikan diawal maret kemaren &quot;jelas Tengku Syukran, Rabu (13/5/2026)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meski berada dalam kewenangan PUPR Provinsi Riau untuk melakukan perbaikan jalan menuju Kelurahan tempat berdirinya Istana Sayap itu tidak lantas membuat Pemkab Pelalawan lepas tangan terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat yang melakukan rutinitas harian melintasi jalan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kita akan koordinasi bentuk penanganan cepat yqng bisa dilakukan&quot;lanjut Syukran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemkab Pelalawan, kata Syukran, sangat menyadari fungsi jalan sebagai satu satunya akses transportasi ke Kelurahan Pelalawan dan desa sekitar dalam mendukung kegiatan ekonomi masyarakat, apalagi dengan kondisi sekarang jalan banyak berlobang hingga beberapa kali menyebabkan kecelakaan bagi pengguna jalan menjadi masalah baru bagi pelintas disana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Karena pengerjaan jalan yang dimaksudkan tersebut butuh waktu penanganan oleh Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas PUPR, masyarakat di harapkan berhati hati melintasi jalan tersebut agar resiko terjadinya kecelakaan dapat di hindari.,&quot;pungkasnya***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/69184726792-screenshot_2026-05-13-15-17-52-00_6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7.jpg"/><pubDate>Wed, 13 May 2026 15:42:06 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2177/pemkab-pelalawan-tak-tinggal-diam-soal-jalan-rusak-ke-kelurahan-pelalawan</guid></item><item><title>RSUD Tipe C Kerinci Disetujui, Usulan Bupati Monadi Direspons Menkes: Pembangunan Dimulai 2026</title><link>https://sekatanews.com/detail/2176/rsud-tipe-c-kerinci-disetujui-usulan-bupati-monadi-direspons-menkes-pembangunan-dimulai-2026</link><description>&lt;p&gt;JAKARTA &#45; Pemerintah Kabupaten Kerinci menerima kabar penting terkait pembangunan sektor kesehatan. Kementerian Kesehatan menyetujui percepatan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe C di Kabupaten Kerinci. Pemerintah pusat menargetkan pembangunan dimulai pada tahun 2026 di kawasan Bukit Tengah, Kecamatan Siulak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bupati Kerinci, Monadi, menyampaikan langsung usulan tersebut kepada Menteri Kesehatan dalam sebuah agenda resmi di Jambi. Forum itu juga dihadiri Gubernur Jambi serta sejumlah kepala daerah lain. Dalam kesempatan tersebut, Menkes langsung menegaskan persetujuan dengan pernyataan singkat bahwa pembangunan akan berjalan pada 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;RSUD Baru Jadi Solusi Kebutuhan Layanan Kesehatan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selama ini masyarakat Kerinci menghadapi kendala serius dalam mengakses layanan kesehatan lanjutan. Banyak pasien harus menempuh perjalanan jauh ke Kota Jambi atau rumah sakit rujukan lain di luar daerah. Kondisi ini sering menyulitkan keluarga pasien, terutama saat menghadapi keadaan darurat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan adanya RSUD Tipe C, pemerintah daerah menargetkan perubahan besar dalam sistem pelayanan kesehatan. Rumah sakit ini akan menyediakan layanan spesialis dasar seperti penyakit dalam, bedah, anak, kebidanan, radiologi, serta laboratorium lengkap. Fasilitas rawat inap juga akan meningkat sehingga pasien tidak lagi bergantung pada rumah sakit provinsi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Monadi Dorong Pemerataan Layanan Kesehatan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bupati Monadi menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat pemerataan layanan kesehatan. Ia menilai seluruh masyarakat Kerinci berhak memperoleh layanan medis yang cepat, mudah, dan berkualitas tanpa harus menempuh perjalanan jauh.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Monadi juga menekankan bahwa pembangunan RSUD tidak hanya menyentuh aspek fisik. Ia melihat proyek ini sebagai bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menyampaikan langsung harapannya kepada Kementerian Kesehatan agar pembangunan berjalan sesuai jadwal. “Kami ingin masyarakat Kerinci mendapatkan layanan kesehatan yang layak tanpa harus dirujuk ke daerah lain,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lokasi Strategis di Bukit Tengah Siulak&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Kerinci menetapkan Bukit Tengah, Kecamatan Siulak, sebagai lokasi pembangunan RSUD Tipe C. Pemkab memilih lokasi ini karena wilayah tersebut berada di posisi strategis dan mudah diakses dari berbagai kecamatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, pemerintah daerah menilai kawasan tersebut memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi pusat layanan kesehatan modern. Pemkab juga merancang konsep rumah sakit yang tidak hanya fokus pada pelayanan medis, tetapi juga menghadirkan lingkungan yang nyaman dan asri bagi pasien.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Konsep Rumah Sakit Modern dan Nyaman&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemerintah daerah mengembangkan konsep layanan kesehatan berbasis kenyamanan pasien. Rumah sakit ini akan mengusung pendekatan modern dengan lingkungan yang lebih terbuka, hijau, dan tenang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Konsep ini bertujuan mendukung proses pemulihan pasien secara lebih optimal. Pemkab juga mendorong penerapan standar pelayanan modern yang sejalan dengan perkembangan sistem kesehatan nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dampak Ekonomi yang Meluas&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembangunan RSUD Tipe C tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan. Kehadiran rumah sakit baru ini juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi di sekitarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Banyak peluang kerja baru akan terbuka, mulai dari tenaga medis, perawat, administrasi, hingga sektor pendukung seperti UMKM, transportasi, dan usaha kos&#45;kosan. Aktivitas ekonomi di sekitar rumah sakit diperkirakan meningkat secara signifikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, keberadaan rumah sakit juga dapat menarik minat investor untuk menanamkan modal di Kerinci. Infrastruktur kesehatan yang kuat akan meningkatkan kepercayaan terhadap perkembangan daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemerintah Siapkan Penguatan SDM Kesehatan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain membangun fasilitas, pemerintah daerah juga mulai mempersiapkan sumber daya manusia. Pemkab Kerinci fokus menambah tenaga dokter spesialis, memperkuat tenaga kesehatan, serta meningkatkan standar layanan rumah sakit.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemerintah juga menargetkan ketersediaan obat&#45;obatan dan peralatan medis yang memadai. Semua langkah ini dilakukan agar RSUD Tipe C dapat beroperasi secara optimal sejak awal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Harapan Masyarakat Semakin Menguat&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masyarakat Kerinci menyambut positif keputusan pembangunan RSUD Tipe C. Selama bertahun&#45;tahun, mereka berharap hadirnya fasilitas kesehatan rujukan di daerah sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kini, dengan adanya kepastian dari pemerintah pusat, harapan tersebut mulai menemukan titik terang. Masyarakat menantikan realisasi pembangunan yang tepat waktu, fasilitas lengkap, serta pelayanan kesehatan yang lebih dekat dan cepat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika seluruh rencana berjalan sesuai jadwal, tahun 2026 akan menjadi tonggak penting dalam sejarah pelayanan kesehatan Kabupaten Kerinci.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://sekatanews.com/assets/berita/original/96927613148-img_20260511_152647.jpg"/><pubDate>Fri, 08 May 2026 19:27:00 +0700</pubDate><guid>https://sekatanews.com/detail/2176/rsud-tipe-c-kerinci-disetujui-usulan-bupati-monadi-direspons-menkes-pembangunan-dimulai-2026</guid></item></channel></rss>