Sekatanews.com,-KERINCI – Kondisi Danau Kerinci kembali menjadi sorotan. Kawasan wisata keb pride masyarakat Kerinci itu kini tampak dikelilingi tumpukan sampah yang berserakan di sepanjang bibir danau. Pemandangan memprihatinkan ini dikeluhkan pengunjung dan warga setempat yang menilai bahwa pengelolaan kawasan wisata mulai diabaikan.
Dari pantauan di lapangan, berbagai jenis sampah—mulai dari plastik, botol minuman, hingga sisa makanan—menumpuk dan menurunkan estetika kawasan yang selama ini menjadi ikon pariwisata Kabupaten Kerinci. Selain mencemari lingkungan, kondisi ini juga menimbulkan bau tidak sedap dan mengganggu kenyamanan wisatawan.
Sejumlah warga menyayangkan minimnya perhatian pemerintah daerah, khususnya Dinas Pariwisata. Mereka menilai instansi terkait seolah tutup mata terhadap persoalan kebersihan yang terus berulang setiap tahun.
“Sampah makin banyak, tapi tak ada tindakan. Seakan-akan dibiarkan begitu saja,” ujar rudi salah satu warga yang ditemui di lokasi.
Para pedagang di sekitar danau juga mengaku ikut terdampak. Penurunan jumlah pengunjung dirasakan dalam beberapa minggu terakhir karena keadaan lingkungan yang tak terurus.
Warga dan pengunjung berharap Dinas Pariwisata bersama OPD terkait segera turun tangan, melakukan pembersihan menyeluruh, serta menata sistem pengelolaan sampah jangka panjang agar Danau Kerinci kembali nyaman dikunjungi dan tetap menjadi kebanggaan masyarakat.
Jika dibiarkan, kerusakan lingkungan dan turunnya minat wisatawan dikhawatirkan akan berdampak pada sektor ekonomi dan citra pariwisata daerah.
Sementara itu, kepala dinas pariwisata kabupaten kerinci, selhanudin dikonfirmasi awak media ini tidak menanggapi pesan whats app meskipun pesan sudah dibaca.(Die)