Bendahara IWAPI Rohil Klarifikasi Video Viral, Fice: Hoaks, Tak Ada Kaitannya dengan IWAPI, DPR RI, maupun BSPS

Selasa, 30 Desember 2025 | 11:25:17 WIB
Bendahara Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Fice K Watania.

Rokan Hilir, Sekatanews.com – Bendahara Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Fice K Watania, memberikan klarifikasi tegas terkait beredarnya video viral di media sosial TikTok yang menyeret namanya dan dikaitkan dengan dugaan penipuan, korupsi, hingga menyebut IWAPI, anggota DPR RI Dr. Karmila Sari, serta program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Fice menegaskan, seluruh narasi yang beredar dalam video tersebut adalah tidak benar alias hoaks, serta telah mencemarkan nama baik dirinya dan sejumlah pihak yang disebutkan.

“Pemberitaan yang menyebut saya melakukan penipuan, korupsi, atau memiliki utang miliaran rupiah itu sama sekali tidak benar. Itu hoaks,” tegas Fice kepada wartawan, Selasa (30/12/2025).

Ia menjelaskan, video yang viral itu murni persoalan pribadi dan tidak ada kaitannya dengan IWAPI, pemerintahan daerah, anggota DPR RI, maupun program BSPS.

“Video itu berkaitan dengan masalah pribadi direktur perusahaan saya, PT Indomulti Berlian Lestari (IBL). Saat kejadian, saya sedang bersilaturahmi di rumah direktur. Ketika ada pihak yang datang dan terjadi keributan, saya hanya membela direktur saya. Tidak lebih dari itu,” jelasnya.

Fice juga membantah keras tudingan adanya penagihan utang miliaran rupiah sebagaimana disebut dalam narasi video yang beredar.

“Tidak ada penagihan utang miliaran, tidak ada korban, dan saya tidak pernah memakan uang orang seperti yang dituduhkan. Silakan dicek,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa profesinya sebagai kontraktor dan posisinya sebagai pengurus IWAPI Rohil tidak ada hubungannya dengan peristiwa dalam video tersebut.

“Saya memang pengurus IWAPI, itu benar. Tapi jangan seenaknya menggoreng berita dan menyeret IWAPI, BSPS, atau nama Ibu Dr. Karmila Sari selaku anggota DPR RI. Tidak ada sangkut pautnya sama sekali,” tegas Fice.

Ia juga memastikan bahwa kejadian dalam video tersebut tidak terjadi di Rokan Hilir, melainkan di Bogor, dan hal itu dapat dibuktikan melalui lokasi serta alamat rumah tempat kejadian.

“Itu bukan di Rohil, tapi di Bogor. Saya bisa tunjukkan bukti lokasi dan rumahnya,” tambahnya.

Fice mengaku keberatan karena informasi yang beredar telah menyeret banyak pihak dan berpotensi merusak reputasi.

“Apa hubungannya masalah pribadi saya sampai dikait-kaitkan dengan pejabat, DPR RI, kementerian, BSPS, atau organisasi? Saya tidak pernah melobi, menyogok, atau memberikan uang kepada siapa pun, termasuk kepada Ibu Karmila Sari,” katanya.

Ia menegaskan, hubungannya dengan Dr. Karmila Sari hanya sebatas urusan organisasi, bukan proyek atau pekerjaan apa pun.

“Kalau mau dikonfirmasi, silakan tanya langsung. Saya siap dan terbuka. Saya juga siap membuktikan semua ini,” ujarnya.

Menurut Fice, klarifikasi ini disampaikannya karena ia sudah tidak tahan dengan penyebaran informasi yang tidak sesuai fakta dan merugikan banyak pihak.

“Saya tidak pernah mengatakan medianya bodong. Yang saya sampaikan adalah pemberitaannya yang palsu karena tidak sesuai fakta. Klarifikasi ini saya sampaikan agar semuanya jelas,” pungkasnya.

Ia pun berharap masyarakat lebih bijak dalam menyikapi informasi di media sosial dan tidak mudah percaya pada potongan video yang telah diedit tanpa konteks yang utuh. (*)

Terkini