Seleksi Dirut Perumda Dinilai Ganjal, GP3 : Kenapa Bisa Diloloskan?

Rabu, 07 Januari 2026 | 18:16:45 WIB
Seleksi Dirut Perumda Dinilai Ganjal, GP3 : Kenapa Bisa Diloloskan?

Pelalawan (SekataNews.com) - Munculnya satu nama calon dirut Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tuah Sekata, yakni Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Pelalawan yang di duga memiliki rekam jejak bermasalah memicu perhatian dan sorotan tajam dari publik. 

Dari data yang ditemukan ketua Gerakan Pemuda Peduli Pelalawan (GP3), Juhendri. Salah satu calon direktur atas nama Akhmad Fauzi Lindung Lubis, pernah dicopot dari jabatannya sebagai Direktur Utama PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Pekanbaru (Perseroda) setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menemukan sejumlah pelanggaran saat pemeriksaan.

Namun saat ini masuk sebagai kandidat direktur Perumda Tuah Sekata Kabupaten Pelalawan. Sontak hal tersebut membuat ketua GP3 yang akrab disapa Joe Kacaw, mempertanyakan keganjalan yang membuat resah ditengah-tengah masyarakat Pelalawan, itu mengingat rekam jejak calon direktur yang bakal memimpin di BUMD Pelalawan kedepan.

"Kenapa bisa di loloskan, padahal trek records nya pernah di berhentikan di tengah jalan berdasarkan temuan OJK, mau di bawak kemana Perumda Pelalawan ini kedepannya, kalau direkturnya memiliki rekam sejak seperti itu," tegas Joe Kacaw, mempertanyakan, Rabu 7 Januari 2026.

Jika seluruh tahapan seleksi seperti administrasi, penulisan makalah, hingga wawancara dijalankan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Namun, pigaknya mengingatkan jangan sampai seperti memilih kucing dalam karung, terkait nama yang memiliki catatan negatif namun tetap lolos seleksi.

"Jangan sampai kita kehilangan momentum untuk memperbaiki. Ini saatnya Perumda Tuah Sekata dikelola lebih serius, dan itu dimulai dari siapa yang duduk di direktur utama nya,” beber Joe Kacaw.

Aktivis pemerhati yang peduli Kabupaten Pelalawan, itu juga menekankan pentingnya kehati-hatian Pemerintah Daerah atau Bupati Pelalawan dalam menentukan pilihan. Ia menilai, sosok direktur utama sangat menentukan nasib dan arah perumda tuah sekata kedepannya, khususnya dalam mengelola unit usaha strategis dan berkontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD).

“Harapan kita tentu yang dipilih nanti benar-benar sosok yang layak, profesional, dan punya visi yang jelas untuk membenahi Perumda Tuah Sekata. Ini bukan hanya soal jabatan, tapi tanggung jawab besar untuk membawa perubahan,” pungkasnya.***

Terkini