Acara Jambore PKK Kota Sungai Penuh Sukses, Namun Tercoreng Lonjakan Tarif Parkir hingga Rp10 Ribu

Acara Jambore PKK Kota Sungai Penuh Sukses, Namun Tercoreng Lonjakan Tarif Parkir hingga Rp10 Ribu

Sekatanews.com,-SUNGAI PENUH – Gelaran Jambore PKK dan Pesta Rakyat Kota Sungai Penuh berlangsung meriah dan sukses menarik antusias ribuan warga dari berbagai penjuru daerah. Acara yang digelar di kawasan pusat kota tersebut menjadi ajang kebersamaan sekaligus hiburan bagi masyarakat setelah sekian lama menantikan kegiatan besar berskala kota.

Namun, di balik kemeriahan itu, muncul keluhan dari sejumlah pengunjung terkait tarif parkir kendaraan yang melonjak hingga Rp10 ribu per mobil. Banyak warga mengaku keberatan dengan besaran tarif tersebut yang dinilai tidak sesuai dengan aturan dan sangat memberatkan.

“Acara memang bagus, ramai dan seru, tapi kami kaget waktu diminta bayar parkir mobil Rp10 ribu. Biasanya paling Rp3 ribu atau Rp5 ribu,” ujar salah satu pengunjung, Rudi, kepada wartawan.

Beberapa pengunjung lainnya bahkan mempertanyakan dasar penetapan tarif parkir tersebut dan menduga ada oknum yang memanfaatkan momen keramaian untuk menarik keuntungan pribadi.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Perhubungan Kota Sungai Penuh belum memberikan keterangan resmi terkait kenaikan tarif parkir tersebut. Kondisi ini menimbulkan kekecewaan di kalangan masyarakat yang berharap pemerintah daerah lebih tegas mengawasi pengelolaan parkir di setiap kegiatan publik.

Meski demikian, secara umum pelaksanaan Jambore PKK Kota Sungai Penuh berjalan lancar, menampilkan berbagai kegiatan lomba antar kecamatan, pameran UMKM, dan pertunjukan seni budaya lokal yang memukau pengunjung.

Warga berharap ke depan, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dengan pengelolaan yang lebih baik dan tanpa praktik pungutan parkir yang meresahkan.(die)

#Sosial/Budaya

Index

Berita Lainnya

Index