Pelalawan (SekataNews.com) - Usai dilantik Hj.Rohani Tamrin, SE, sebagai Ketua Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Kabupaten Pelalawan yang juga istri Wakil Bupati (Wabup) Pelalawan H.Husni Tamrin,SH, menyerahkan penghargaan kepada 4 perusahaan PT.Musim Mas, PT. RAPP, PT. EMP, dan PT Surya Bratasena Plantations yang telah mendukung program perlindungan dan pemenuhan hak anak dan program APSAI.
Penghargaan tersebut diserahkan di sela-sela Pelantikan Pengurus APSAI Kabupaten Pelalawan periode 2026-20231 bertempat di Gedung Daerah Datuk Laksamana Mangkudiraja, Pangkalan Kerinci, Jumat 30 Januaru 2026 kemarin, disaksikan langsung Wabup Husni Tamrin, Sekretaris Umum DPP APSAI Johanna Ginting dan para tamu undangan.

"APSAI adalah bentuk nyata keterlibatan dunia usaha maupun perusahaan dalam mendukung perlindungan anak. Anak-anak adalah aset daerah. 20 tahun kedepan merekalah yang mrnjadi pemimpin di negeri ini,” kata Husni Tamrin, dalam sambutannya kemarin.
Wabup Tamrin, juga menyampaikan bahwa pada tahun sebelumnya Kabupaten Pelalawan berhasil masuk dalam empat besar penilaian Kabupaten Layak Anak (KLA) di Provinsi Riau. Dengan dilantiknya APSAI, Pemerintah Daerah (Pemda) menargetkan Pelalawan mampu menembus tiga besar pada tahun 2026.
"Komitmen Pemda Pelalawan dalam menciptakan lingkungan yang ramah anak, termasuk di pusat-pusat pelayanan publik. Sejumlah kantor pelayanan seperti perizinan dan kantor pajak telah menyediakan ruang bermain anak agar anak-anak merasa nyaman saat orang tuanya mengurus administrasi," tegasnya.
Husni Tamrin, juga mengajak seluruh perusahaan di Kabupaten Pelalawan untuk menerapkan kebijakan ramah anak serta menyalurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang berdampak langsung bagi tumbuh kembang anak.
Bak gayung bersambut, usai mendapat penghargaa , Manager Humas PT Musim Mas Malinton H Purba,SH, kepada media ini menyampaikan komitmen perusahaan dalam upaya mendukung program perlindungan dan pemenuhan hak anak di Kabupaten Pelalawan.
"Kita sangat komit dengan program anak terlebih dalam mensukseskan Kabupaten Layak Anak untuk menuju generasi emas tahun 2045," ungkap Malinton, menerangkan.***