Pelalawan (Sekatanews.com) - Kebakaran hebat melanda SPBU nomor seri 14.283.624 di jalan lintas timur (Jalintim) Desa Lubuk Terap, Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan, Riau pada Jumat, 14 Agustus 2026 sekitar pukul 11.00 WIB. Api menghanguskan 2 unit pompa BBM dan 1 unit mobil Daihatsu Terios. Warga setempat menyebutkan mobil yang terbakar diduga mobil pelansir BBM, supirnya sempat kabur usai terbakar.
"Setelah api padam, banyak bekas jeriken di dalam mobil terbakar itu. Kami menduga kuat mobil pelansir," ucap Atan, warga saat dilokasi.
Selain itu, kronologi berdasarkan laporan Polsek Bunut, kejadian bermula pukul 10.50 WIB. Saat itu petugas pengisian pompa 2, Indah Permatasari (21), sedang mengisi BBM jenis Pertalite ke mobil Daihatsu Terios warna hitam sebanyak 32 liter.
Setelah pengisian selesai dan tangki ditutup, pengemudi membayar Rp320.000 lalu menghidupkan mesin mobil. Saat itu langsung terdengar bunyi ledakan dan keluar asap dari kap mesin. Kaca pintu sopir juga pecah.
Petugas SPBU panik dan berlari menyelamatkan diri. Api dengan cepat membesar dan membakar mobil tersebut. Posisi mobil yang terparkir di pompa 2 membuat api kemudian menjalar ke pompa 2 dan pompa 1.
Petugas SPBU berusaha memadamkan api secara manual. Tidak lama kemudian, 2 unit mobil damkar dari Pemerintah Kecamatan Pkl Kuras dan PT Serikat Putra tiba di lokasi. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.45 WIB. Proses pemadaman memakan waktu 55 menit.
Dari hasil olah TKP awal, petugas menemukan sejumlah fakta bahwa pengemudi mobil Daihatsu Terios terpantau sedang melakukan video call saat pengisian BBM berlangsung. Mesin mobil juga dalam keadaan mati.
Pemilik mobil diketahui bernama Ari. Ia mengalami luka bakar di bagian bahu kanan. Keberadaannya saat ini belum diketahui.
Kerugian sementara 2 unit pompa pengisian, yaitu Pompa 1 untuk Pertamax dan Pertalite, Pompa 2 untuk Pertalite, Dexlite dan Biosolar, serta 1 unit mobil Daihatsu Terios hangus terbakar.
Kapolsek Bunut AKP Markus Timbul Sinaga, bersama Kanit Reskrim dan anggota Polsek Bunut langsung turun ke lokasi. Saat ini garis polisi telah dipasang di area SPBU 14.283.624 Lilubuk Terap.
Kapolres Pelalawan AKBP John louis, melalui Kapolsek Bunut AKP Markus Timbul Sinaga membenarkan kejadian kebakara tersebut dan bakal melakukan pendalaman yang lebih lanjut.
"Tim INAFIS Polres Pelalawan juga dijadwalkan turun ke TKP untuk melakukan olah TKP lanjutan," katanga mengungkapkan.
Polisi masih meminta keterangan dari 2 orang saksi, yaitu Indah Permatasari petugas pompa 2 dan Fitri Dwi Yanti (20) petugas pompa 1.***