Sempat di Blacklist HO PT. RAPP/APRIL GRUP, PT. BPP Kembali Beroperasi

Sempat di Blacklist HO PT. RAPP/APRIL GRUP, PT. BPP Kembali Beroperasi
Pimpinan PT RAPP/APRIL Grup, saat Menerina Pengaduan Terlapor

Pelalawan (Sekatanews.com) - Dugaan penipuan dan penggelapan dana investasi oleh PT. BPP subkontraktor PT. RAPP atau APRIL Grup tersebut telah bergulir dua tahun lamanya. Korban saat itu telah berusaha keras mencari jalan keluar secara kekeluragaan, sesampainya bertemu dengan pihak manajemen PT RAPP, namun akhirnya tidak membuahkan hasil.

Sebelum melaporkan ke Satreskrim Polres Pelalawan, korban sempat berjumpa dan meminta mediasi kepada General Menager Stakeholder Reletion atau Manager Humas PT RAPP Wan M. Jack Anza dan juga melalui anggotanya Mabrur. Dari komunikasi intens, mereka sempat duduk bersama. Alhasil, PT. BPP tersebut dikabarkan sempat di Blacklist, namun akhirnya tak lama kemudian aktif beroperasi kembali.

"Sebelum melapor, klien kami juga sempat duduk bersama menajemen PT RAPP menanyakan hal terkait. Ada profit sekitar Rp. 467 juta lebih. Dari situ sempat menajemen mengubungi orang-orang keterlibatan proses pekerjaan oleh perusahana terlapor GR dan sempat di Blaclist PT nya di RAPP. Namun, tak ada tindak lanjut sampai sekarang. Bahkan, dikabarkan PT BPP milik terlapor kembali beroperasi," beber pelapor melalui Kuasa Hukumnya Jhon Hendry, SH.,MH., kepada awak media.

Dari hal tersebut, pihaknya menilai makin banyak kejanggalan dari bukti tiga (3) bulan yang didapat dari pertemuan itu saja ratusan juga, belum lagi jika telah berlansung selama 2 tahun lebih berjalan.

Menurutnya, dari manajemen sekelas PT. RAPP atau APRIL grup masih melindungi dugaan keterlibatan karyawan seperti User-user yang bertanggung jawab dalam PO sebuah pekerjaan di Subkontraktor PT RAPP tersebut.

"Nantinya kami tentu juga meminta dihadirkan keterlibatan dari manajemen PT RAPP itu sendiri sebegai pemberi kontrak kerja seperti laporan klien kami, minimal sebagai saksi dalam kasus ini. Jika memang PT RAPP sengaja melindungi kejahatan investasi ini. Maka kami juga akan mencari asbab musabab lain dari sini," pungkas Jhon, menegaskan.***

#RAPP RGE APRIL Group

Index

Berita Lainnya

Index